honeymoon di bali

Destinasi Honeymoon di Bali

Di sini kami akan memberikan destinasi anti-mainstream yang bisa dikunjungi yang akan membuat honeymoon-mu menjadi semanis madu.

Ingin honeymoon di Bali tapi bosan dengan honeymoon package mainstream yang ditawarkan agen? Bingung mencari destinasi cantik untuk dihabiskan bersama pasangan tetapi tidak membuat kocek kering?

Jika pasangan pengantin ingin berbulan madu ke Bali dengan budget hemat, itu merupakan ide yang sangat bagus. Bulan madu tidak selalu candle light dinner atau tinggal di resort mewah. Nyatanya, masih banyak sekali, pesona Pulau Dewata yang belum banyak dikenal oleh orang. Bali itu tidak melulu Pantai Kuta, Sanur, Nusa Dua, dan Ubud. Dan lagi, siapa bilang Bali itu mahal? Nyatanya, banyak sekali penginapan berbintang yang sangat terjangkau harganya.

Masalah transportasi? Tidak harus selalu ikut tur. Pasangan pengantin juga bisa menjelajahi Bali hanya dengan ponsel, seperti yang telah kami lakukan. Berikut adalah tips menjelajah pulau dewata dan rekomendasi itinerary yang keren untuk menyusun paket bulan madu pasangan pengantin, honeymoon di Bali.

Memilih Transportasi untuk Honeymoon

Tidak perlu khawatir soal transportasi saat honeymoon di Bali karena transportasi di sana begitu beragam. Jasa penyewaan sepeda motor bisa ditemui hampir di segala sudut kota dan tarif sewanya pun relatif murah untuk seharian penuh. Bukankah romantis menghabiskan waktu berdua sambil berboncengan dan menikmati keindahan Bali?

Selain sepeda motor, ada juga jasa penyewaan mobil. Ada yang menawarkan mobil saja hingga mobil beserta supir dengan batas waktu tertentu. Untuk destinasi yang dekat, kalian bisa naik taksi saja. Akan tetapi, amat disarankan untuk menaiki taksi yang memakai argo agar tarif yang kita bayarkan sesuai dengan argonya.

Destinasi Anti-mainstream

Selain dijuluki sebagai Pulau Dewata, Bali juga di kenal sebagai pulau yang penuh Romantisme. Jadi tak heran apabila banyak pengantin baru yang memilih Bali sebagai destinasi bulan madu mereka.

Tak perlu bingung lagi karena ada banyak tempat yang direkomendasikan untuk menikmati keindahan alam dan pesona Bali sambil berbulan madu bersama pasangan.

Pantai Prasi

Pantai yang terletak di Karangasem, lebih tepatnya di desa Perasi. Pantai ini tergolong sebagai salah satu hidden beach atau pantai tersembunyi yang belum banyak diketahui orang, cocok sekali menjadi salah satu destinasi honeymoon di Bali. Seperti namanya, pantai ini memiliki pasir berwarna putih dengan air laut yang biru.

Di pantai ini kebanyakan yang berkunjung adalah wisatawan asing yang ingin surfing. Jujur saja, malah lebih banyak wisatawan mancanegara di sini daripada wisatawan lokal. Pantainya juga masih bersih dan terawat. Itu akan membuat pasangan pengantin sangat puas untuk menghabiskan waktu di sini.

Pantai Gunung Payung

Lagi, pantai yang satu ini juga masih sangat tersembunyi. Pantai yang terletak di Desa Kutuh, Badung, ini cukup menantang. Bagaimana tidak? Cara untuk mencapai pantai ini saja pengunjung harus menuruni ratusan anak tangga.

Pantai ini masih sangat sepi dari pengunjung sehingga sangat cocok dijadikan tempat untuk quality time bersama pasangan saat honeymoon di Bali. Pasir pantai ini pun juga berwarna putih dengan air laut biru yang jernih.

Pantai ini tidak cocok dijadikan tempat untuk berselancar lantaran air lautnya tergolong air laut tenang dan juga banyak batu karangnya. Pantai ini akan membuat pasangan pengantin serasa berada di pantai milik sendiri.

Tirta Gangga

Untuk destinasi satu ini tidak termasuk hidden spot. Tirta Gangga sudah begitu terkenal dengan ruang luarnya yang sangat cocok untuk tempat foto-foto. Tirta Gangga terletak di bagian timur Bali, lebih tepatnya di Karangasem. Tirta Gangga dulunya merupakan taman air kerajaan Karangasem. Luas taman air ini sekitar 1,2 hektar dengan tingkatan yang berbeda-beda.

Tingkatan pertama ialah kolam hias dengan air mancur yang dilengkapi dengan banyak ikan mas yang ukurannya begitu besar. Kalian juga bisa memberi makan ikan-ikan tersebut. Di tingkatan kedua ialah kolam renang yang dapat pengunjung nikmati. Dan tingkatan selanjutnya ialah aliran mata air yang berada di bawah pohon beringin. Mengunjungi tempat ini pastinya akan menghasilkan foto yang instagramable.

Pantai Lovina

Jika pasangan pengantin merupakan pecinta hewan dan ingin melihat lumba-lumba melompat-lompat gembira di habitatnya, pantai Lovina tempatnya. Destinasi wisata ini tak begitu ramai karena beberapa faktor. Salah satunya adalah jaraknya yang jauh dari Kuta, pantai Lovina ini terletak di Bali Utara.

Kurang lebih jarak yang harus ditempuh mencapai 87 km dari Kuta. Apabila pasangan pengantin tinggal di Kuta amat disarankan untuk menyewa kendaraan saja lantaran ada jadwal yang harus di ikuti.

Biasanya rombongan bergerak dari hotel yang terletak di Kuta pukul 4 pagi menuju lokasi. Mengapa sepagi itu? Lumba-lumba yang akan di lihat nanti adalah lumba-lumba yang berhabitat di sana, tidak ada jaminan dapat menyaksikan gerombolan lumba-lumba yang berenang di lautan. Sesampainya di lokasi, rombongan akan menaiki kapal-kapal nelayan yang akan membawa mereka untuk menyusuri lautan saat matahari terbit.

Kemudian rombongan dibawa bersama kapal lainnya untuk mencari gerombolan lumba-lumba di laut. Saat lumba-lumba terlihat, kapal-kapal nelayan yang ikut membawa turis akan berlomba-lomba mengejar gerombolan lumba-lumba tersebut dan apabila beruntung, lumba-lumba itu tidak akan segan-segan untuk mempertontonkan atraksi alaminya untuk pengunjung. Euforianya begitu menyenangkan sekaligus memacu adrenalin, sangat cocok menjadi destinasi honeymoon di Bali.

Tidak perlu sedih jika rupanya perjalanan untuk mengarungi lautan tidak membuahkan hasil. Berada di atas kapal berdua sambil menikmati matahari terbit juga romantis, bukan?

Bagi pasangan pengantin yang memilih untuk menyetir sendiri, tidak perlu khawatir tersesat. Kami merekomendasikan aplikasi Waze untuk menjadi pemandu bagi pasangan pengantin di jalan.

Perlu diperhatikan untuk beberapa destinasi seperti Virgin Beach yang masih belum begitu dikenal, medan yang harus ditempuh untuk kesana cukup berat, belum lagi penunjuk jalan menuju lokasi masih belum begitu jelas. Jadi ingin bulan madu yang berbeda? Tidak ada salahnya mencoba untuk menjelajahi pulau dewata sendiri tanpa pemandu. Nah, bulan madu di Bali tidak selalu mainstream, bukan?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.