{"id":12210,"date":"2023-09-08T09:42:19","date_gmt":"2023-09-08T02:42:19","guid":{"rendered":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/?p=12210"},"modified":"2023-09-08T09:46:57","modified_gmt":"2023-09-08T02:46:57","slug":"prosesi-pernikahan-adat-bali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/","title":{"rendered":"11 Prosesi Pernikahan Adat Bali yang Menguji Cinta dan Kesetiaan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adat istiadat Bali kaya akan tradisi dan perayaan, sama seperti budaya dari suku di Indonesia lainnya. Untuk melihat kekayaan tersebut, kamu bisa mulai dengan mengenal bagaimana <\/span><a href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">prosesi pernikahan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> adat Bali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena, keberagaman tradisi dan adat yang ada di Indonesia itu membuat prosesi pernikahannya beragam dan unik. Kamu bisa melihat keindahan setiap adat lewat prosesi yang sarat akan makna.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prosesi pernikahan adat Bali sendiri tidak terbentuk begitu saja. Setiap prosesnya memiliki pedoman. Aturan tersebut terdapat di dalam Kitab Weda dan hukum Hindu. Setiap masyarakat yang menganut kepercayaannya masih mengikuti aturan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap pasangan yang mengikutinya dipercaya akan mendapatkan kebahagiaan di dunia (Jagaditha) dan abadi (Moksa). Berbeda dengan pernikahan adat lain yang memulai prosesinya dari sebelum, saat, dan sesudah hari pernikahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam prosesi pernikahan adat Bali, umumnya terdapat dua bagian, yaitu memadik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(meminang)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan merangkat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(ngerorod).<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">memadik <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dilakukan di rumah mempelai wanita, sedangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">merangkat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebaliknya.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua prosesi ini dapat calon pengantin pilih berdasarkan kesepakatan dari keluarga. Satu hal yang menjadi persamaan antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">memadik<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">merangkat,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kedua prosesi ini panjang dan rumit. Tentu saja, setiap prosesnya pasti memiliki makna dan doa bagi kedua pengantin. Beginilah indahnya prosesi pernikahan adat Bali.<\/span><\/p>\n<h2><b>1. Mesedek<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_12211\" aria-describedby=\"caption-attachment-12211\" style=\"width: 853px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12211\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/84346894_862874417493585_3403223101080597440_n.jpg\" alt=\"Adat pernikahan Bali\" width=\"853\" height=\"569\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/84346894_862874417493585_3403223101080597440_n.jpg 853w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/84346894_862874417493585_3403223101080597440_n-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/84346894_862874417493585_3403223101080597440_n-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 853px) 100vw, 853px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12211\" class=\"wp-caption-text\">Foto: <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/B9D8I5qARCZ\/?img_index=2\">Bali Ratio Photography<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prosesi pertama yang harus dilalui oleh kedua calon pengantin adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mesedek.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Di momen ini, keluarga calon mempelai pria datang ke rumah pengantin wanita untuk memperkenalkan diri sekaligus meminangnya menjadi pendamping hidup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah waktu di mana keluarga calon mempelai wanita melihat bagaimana sikap dan kesungguhan pengantin prianya. Prosesi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mesedek<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dianggap sukses ketika keluarga calon mempelai wanita menyetujui pernikahan tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Medewasa Ayu<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_12212\" aria-describedby=\"caption-attachment-12212\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12212\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/309159728_657719432243345_1700381112730205739_n.jpg\" alt=\"prosesi lamaran nikah adat bali\" width=\"1080\" height=\"1350\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/309159728_657719432243345_1700381112730205739_n.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/309159728_657719432243345_1700381112730205739_n-384x480.jpg 384w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/309159728_657719432243345_1700381112730205739_n-819x1024.jpg 819w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/309159728_657719432243345_1700381112730205739_n-768x960.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12212\" class=\"wp-caption-text\">Foto: <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CjArgUOpaL5\/?img_index=10\">GH Bali Photography<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti pernikahan pada umumnya, setelah proses \u00e2\u20ac\u0153lamaran\u00e2\u20ac\u009d selesai, kedua keluarga calon pengantin akan menentukan tanggal baik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(dewasa)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menggelar acara pernikahan. Karena, mereka percaya dengan menikah di hari yang baik, kehidupan kedua pengantin akan mendapatkan keberkahan dan jauh dari segala kesialan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada pernikahan adat Bali, pemilihan hari baik\u00c2\u00a0 oleh calon mempelai pria berdasarkan nasihat seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sulinggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau orang yang paham tentang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">nikabang padewasaan.<\/span><\/i><\/p>\n<h2><b>3. Upacara Ngekeb<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernikahan adat Bali juga mewajibkan kedua <\/span><a href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/bubak-manten-prosesi-pernikahan-adat-jawa-2023-07-25\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">calon pengantin<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> menjalani siraman. Hal tersebut bernama \u00e2\u20ac\u0153Upacara Ngekeb\u00e2\u20ac\u009d. Ritual ini berbeda dengan siraman pada umumnya, calon mempelai wanita akan dilulur dengan ramuan dari daun merak, kunyit, bunga kenanga, dan beras yang telah ditumbuk halus sebelum disiram air <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">merang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk keramas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ngekeb<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dilakukan pada sore hari dan calon mempelai wanita masuk ke dalam kamar pengantin yang sudah disediakan sesajen setelah ritual selesai. Ia tidak boleh keluar kamar sampai calon mempelai pria menjemput keesokan harinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama di kamar, calon pengantin wanita memperbanyak doa kepada Sang Hyang Widhi agar memperoleh anugerah kebahagiaan di pernikahannya.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>4. Ngungkab Lawang<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_12213\" aria-describedby=\"caption-attachment-12213\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12213\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/274650566_626735678626752_3805940185780017321_n.jpg\" alt=\"upacara pernikahan adat bali\" width=\"1080\" height=\"722\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/274650566_626735678626752_3805940185780017321_n.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/274650566_626735678626752_3805940185780017321_n-480x321.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/274650566_626735678626752_3805940185780017321_n-1024x685.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/274650566_626735678626752_3805940185780017321_n-768x513.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12213\" class=\"wp-caption-text\">Foto: <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CaUZMtTvQMY\/?img_index=4\">Bali Ratio Photography<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ngungkab lawang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berarti membuka pintu, di mana prosesi ini merupakan rangkaian acara calon mempelai pria menjemput wanitanya. Ketika calon suaminya sampai di kamar, mempelai wanita wajib ditutupi dengan selembar kain tipis berwarna kuning dari ujung kepala hingga kaki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keduanya kemudian bertemu untuk menjalani sembilan rangkaian acara yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pejati <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">suci alit, peras pengambean, caru ayam brumbun asoroh, bayekawonan, prayascita, pangulapan, segehan panca warna, segehan seliwang atanding,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">segehan agung.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, sebelum melakukannya, calon mempelai pria mengucapkan syair Weda dan kemudian pengantin wanita membalasnya. Setelah itu, keduanya saling melempar daun sirih. Ritual ini sebagai penolak bala yang mungkin akan datang selama acara pernikahan berlangsung.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ngungkap lawang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga calon mempelai wanita dan harapan agar kelak mereka berdua hidup harmonis. Selanjutnya, calon mempelai wanita akan dibawa ke rumah suaminya menggunakan tandu tanpa diikuti keluarga.<\/span><\/p>\n<h2><b>5. Mesegehagung<\/b><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mesegehagung <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan <\/span><a href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/pernikahan-adat-jawa-2019-05-04\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">ritual penyambutan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> calon mempelai wanita di kediaman pria. Sampai di ritual ini, kain kuning masih menutupi wajah calon mempelai wanita dan begitu sampai mertuanya akan membawanya ke kamar pengantin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Calon mempelai wanita ditukar dengan uang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kepeng satakan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> setelah kain kuning yang menyelimuti tubuhnya dibuka. Menukarkan dirinya dengan mata uang tersebut merupakan simbol menyambut dunia baru dan mengubur masa lalunya. Penukaran mata uang masa lalu ini juga menjadi ungkapan selamat datang pada dirinya.<\/span><\/p>\n<h2><b>6. Madengen-dengen (Mekala-kalaan)<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_12214\" aria-describedby=\"caption-attachment-12214\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12214\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/80555764_526176858243080_2212733372900413603_n.jpg\" alt=\"tata cara pernikahan bali\" width=\"1080\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/80555764_526176858243080_2212733372900413603_n.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/80555764_526176858243080_2212733372900413603_n-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/80555764_526176858243080_2212733372900413603_n-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/80555764_526176858243080_2212733372900413603_n-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12214\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Instagram\/<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/B7V1BRcD5J7\/?img_index=1\">arniwidias<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ritual keenam ini bertujuan untuk menyucikan kedua pengantin dari segala hal negatif. Tepat setelah genta berbunyi, prosesi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">madengen-dengen<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dimulai dengan dipimpin oleh seorang pemimpin agama atau pemangku adat. Terdapat empat ritual yang harus dilakukan kedua pengantin, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Menyentuh kaki pada kala sepetan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ritual dimulai dengan kedua mempelai berputar sebanyak tiga kali mengelilingi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sanggat pesaksi, kemulan,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">penegteg. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Mempelai wanita membawa bakul perdagangan dan suaminya memikul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tegen-tegenan.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Baik mempelai wanita maupun pria harus menyentuhkan kakinya pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kala sepetan.<\/span><\/i><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Jual beli<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai doa agar kehidupan rumah tangga keduanya bisa saling melengkapi dan memberi hingga mencapai tujuan bersama, mempelai pria membeli bakul yang dibawa oleh pengantin wanita.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Menusuk tikeh dadakan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tikeh dadakan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah anyaman tikar dari daun pandang yang akan dipegang oleh pengantin wanita ketika mempelai pria sedang menyiapkan keris. Tradisi menusuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tikeh dadakan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini melambangkan kekuatan Sang Hyang Prakerti (kekuatan yoni), sedangkan keris sebagai simbol kekuatan Sang Hyang Purusa (kekuatan lingga).<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Memutuskan benang<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ritual terakhir adalah prosesi memutuskan benang pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cabang dadap (papegatan)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai perumpamaan bahwa keduanya siap meninggalkan masa remaja. Namun, sebelum memutuskan benang mereka akan menanamkan kunyit, talas, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">andong<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di belakang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">merajan <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sanggah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (tempat sembahyang keluarga). Prosesi ini bertujuan untuk melanggengkan keturunan keluarga.<\/span><\/p>\n<h2><b>7. Mewidhi Widana (Natab Banten Beduur)<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_12215\" aria-describedby=\"caption-attachment-12215\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12215\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/82776774_175767266825973_6787942096806482991_n.jpg\" alt=\"pakaian pernikahan adat bali\" width=\"1080\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/82776774_175767266825973_6787942096806482991_n.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/82776774_175767266825973_6787942096806482991_n-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/82776774_175767266825973_6787942096806482991_n-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/82776774_175767266825973_6787942096806482991_n-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12215\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Instagram<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/B7Xif-pjzKo\/?img_index=1\">\/ arniwidias<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prosesi ini merupakan penyampain doa oleh kedua mempelai akan hadirnya keluarga baru untuk melanjutkan keturunannya kepada para leluhur. Adapun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mewidhi widana<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dilangsungkan di pura keluarga pria dan dipimpin oleh pemangku sanggah serta diantar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pinisepuh.<\/span><\/i><\/p>\n<h2><b>8. Mejamuan (Ma Pejati)<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_12216\" aria-describedby=\"caption-attachment-12216\" style=\"width: 1019px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12216\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Balinese_Hindu_Blessing_Ceremony_1.jpg\" alt=\"pernikahan agama hindu\" width=\"1019\" height=\"680\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Balinese_Hindu_Blessing_Ceremony_1.jpg 1019w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Balinese_Hindu_Blessing_Ceremony_1-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Balinese_Hindu_Blessing_Ceremony_1-768x513.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1019px) 100vw, 1019px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12216\" class=\"wp-caption-text\">Foto: <a href=\"https:\/\/balihomewedding.com\/ceremony\/religious-wedding\/symbolic-balinese-wedding\/makna-arti-perkawinan-menurut-agama-hindu\/\">Website Bali Home Wedding<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah resmi menjadi suami istri, seorang wanita akan menjadi keluarga besar pihak pria. Oleh karena itu, kedua keluarga akan mengatur waktu untuk melakukan kunjungan ke kediaman wanita untuk melaksanakan prosesi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mejauman.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mejauman <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dilaksanakan untuk memohon pamit pada keluarga besar pihak wanita, terutama para leluhurnya. Keluarga pria datang mengunjungi dengan membawa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panganan <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kue khas Bali, seperti kue bantal, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kuskus, apem, alem, nagasari, kekupa, cerorot,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kopi, teh, gula, beras, sirih pinang, lauk pauk, dan buah-buahan.<\/span><\/p>\n<h2><b>9. Natab Pawetonan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mempelai pria mengucapkan terima kasih atas harapan kepada ibu mertuanya karena tugasnya untuk mendidik, membesarkan, serta melindungi anaknya telah selesai dengan baik dan kini berpindah pada dirinya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ritual ini dilakukan di atas tempat tidur dengan penyerahan seserahan berupa barang bernilai, seperti perhiasan dan pakaian oleh menantu kepada sang mertua.<\/span><\/p>\n<h2><b>10. Bekal (Tadtadan)\u00c2\u00a0<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_12217\" aria-describedby=\"caption-attachment-12217\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12217\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/330187686_725810475794170_7671358066697789781_n.jpg\" alt=\"adat pernikahan bali\" width=\"1080\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/330187686_725810475794170_7671358066697789781_n.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/330187686_725810475794170_7671358066697789781_n-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/330187686_725810475794170_7671358066697789781_n-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/330187686_725810475794170_7671358066697789781_n-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12217\" class=\"wp-caption-text\">Foto:<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CogFDFgyaR-\/?img_index=3\"> GH Bali Photography<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang giliran momen haru ibu dan anak perempuannya. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bekal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan prosesi pemberian seperangkat perhiasan atau pakaian ibadah dari sang ibu kepada anaknya. Adapun pemberian ini melambangkan harapan agar sang anak selalu mengingat jasa-jasa ibunya selama ini. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, pemberian pakaian\u00c2\u00a0 ibadah menjadi simbol harapan agar anak perempuannya tersebut ingat untuk terus beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.<\/span><\/p>\n<h2><b>11. Mejaya-jaya<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_12219\" aria-describedby=\"caption-attachment-12219\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12219\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/334099620_166912822778442_5445803628827845823_n.jpg\" alt=\"baju pengantin bali\" width=\"1080\" height=\"1349\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/334099620_166912822778442_5445803628827845823_n.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/334099620_166912822778442_5445803628827845823_n-384x480.jpg 384w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/334099620_166912822778442_5445803628827845823_n-820x1024.jpg 820w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/334099620_166912822778442_5445803628827845823_n-768x959.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12219\" class=\"wp-caption-text\">Foto: <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CpPgF2jPmWP\/?img_index=7\">GH Bali Photography<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sampailah di akhir prosesi pernikahan adat Bali. Kedua pengantin baru tidak boleh keluar atau bepergian selama tiga hari berturut-turut. Hal ini dilakukan karena mereka harus melakukan kewajibannya sebagai suami istri.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mejaya-jaya<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan doa agar kedua pengantin selalu diberikan kemudahan dan bimbingan dari para Sanghyang Pramesti Guru. Menurut kepercayaan,\u00c2\u00a0 tradisi ini dapat meningkatkan hubungan intim mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitulah indahnya prosesi pernikahan adat Bali yang akan menguji cinta dan kesetiaan kamu. Setiap prosesinya memiliki makna dan doa untuk kedua pengantin. Siap untuk menjalankan semua rangkaiannya?<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Adat istiadat Bali kaya akan tradisi dan perayaan, sama seperti budaya dari suku di Indonesia lainnya. Untuk melihat kekayaan tersebut, kamu bisa mulai dengan mengenal bagaimana prosesi pernikahan adat Bali. Karena, keberagaman tradisi dan adat yang ada di Indonesia itu membuat prosesi pernikahannya beragam dan unik. Kamu bisa melihat keindahan setiap adat lewat prosesi yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12220,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[69,117],"tags":[1924,1926,1925,1927,1923],"class_list":["post-12210","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","category-wedding","tag-adat-bali-pernikahan","tag-pakaian-pengantin-adat-bali","tag-pengantin-adat-bali","tag-pengantin-adat-bali-modern","tag-pernikahan-adat-bali"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>11 Prosesi Pernikahan Adat Bali yang Menguji Cinta dan Kesetiaan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mengenal bagaimana prosesi pernikahan adat Bali yang kaya akan tradisi dan perayaan, sama seperti budaya dari suku di Indonesia lainnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"11 Prosesi Pernikahan Adat Bali yang Menguji Cinta dan Kesetiaan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengenal bagaimana prosesi pernikahan adat Bali yang kaya akan tradisi dan perayaan, sama seperti budaya dari suku di Indonesia lainnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"V&amp;CO Jewellery News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-09-08T02:42:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-08T02:46:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/334131009_151194677787770_5222280070065438389_n.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1349\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"vncoartikeladmin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"vncoartikeladmin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/\"},\"author\":{\"name\":\"vncoartikeladmin\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8\"},\"headline\":\"11 Prosesi Pernikahan Adat Bali yang Menguji Cinta dan Kesetiaan\",\"datePublished\":\"2023-09-08T02:42:19+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-08T02:46:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/\"},\"wordCount\":1227,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/334131009_151194677787770_5222280070065438389_n.jpg\",\"keywords\":[\"adat bali pernikahan\",\"pakaian pengantin adat bali\",\"pengantin adat bali\",\"pengantin adat bali modern\",\"pernikahan adat bali\"],\"articleSection\":[\"Umum\",\"Wedding\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/\",\"name\":\"11 Prosesi Pernikahan Adat Bali yang Menguji Cinta dan Kesetiaan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/334131009_151194677787770_5222280070065438389_n.jpg\",\"datePublished\":\"2023-09-08T02:42:19+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-08T02:46:57+00:00\",\"description\":\"Mengenal bagaimana prosesi pernikahan adat Bali yang kaya akan tradisi dan perayaan, sama seperti budaya dari suku di Indonesia lainnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/334131009_151194677787770_5222280070065438389_n.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/334131009_151194677787770_5222280070065438389_n.jpg\",\"width\":1080,\"height\":1349,\"caption\":\"Foto: GH Bali Photography\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"11 Prosesi Pernikahan Adat Bali yang Menguji Cinta dan Kesetiaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/\",\"name\":\"V&amp;CO Jewellery News\",\"description\":\"V&amp;CO Jewelery Toko Perhiasan dan Cincin Kawin\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization\",\"name\":\"V&amp;CO Jewellery News\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png\",\"width\":206,\"height\":40,\"caption\":\"V&amp;CO Jewellery News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8\",\"name\":\"vncoartikeladmin\",\"sameAs\":[\"http:\/\/vncoartikel.local\"],\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/author\/vncoartikeladmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"11 Prosesi Pernikahan Adat Bali yang Menguji Cinta dan Kesetiaan","description":"Mengenal bagaimana prosesi pernikahan adat Bali yang kaya akan tradisi dan perayaan, sama seperti budaya dari suku di Indonesia lainnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"11 Prosesi Pernikahan Adat Bali yang Menguji Cinta dan Kesetiaan","og_description":"Mengenal bagaimana prosesi pernikahan adat Bali yang kaya akan tradisi dan perayaan, sama seperti budaya dari suku di Indonesia lainnya.","og_url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/","og_site_name":"V&amp;CO Jewellery News","article_published_time":"2023-09-08T02:42:19+00:00","article_modified_time":"2023-09-08T02:46:57+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":1349,"url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/334131009_151194677787770_5222280070065438389_n.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"vncoartikeladmin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"vncoartikeladmin","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/"},"author":{"name":"vncoartikeladmin","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8"},"headline":"11 Prosesi Pernikahan Adat Bali yang Menguji Cinta dan Kesetiaan","datePublished":"2023-09-08T02:42:19+00:00","dateModified":"2023-09-08T02:46:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/"},"wordCount":1227,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/334131009_151194677787770_5222280070065438389_n.jpg","keywords":["adat bali pernikahan","pakaian pengantin adat bali","pengantin adat bali","pengantin adat bali modern","pernikahan adat bali"],"articleSection":["Umum","Wedding"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/","name":"11 Prosesi Pernikahan Adat Bali yang Menguji Cinta dan Kesetiaan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/334131009_151194677787770_5222280070065438389_n.jpg","datePublished":"2023-09-08T02:42:19+00:00","dateModified":"2023-09-08T02:46:57+00:00","description":"Mengenal bagaimana prosesi pernikahan adat Bali yang kaya akan tradisi dan perayaan, sama seperti budaya dari suku di Indonesia lainnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/#primaryimage","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/334131009_151194677787770_5222280070065438389_n.jpg","contentUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/334131009_151194677787770_5222280070065438389_n.jpg","width":1080,"height":1349,"caption":"Foto: GH Bali Photography"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"11 Prosesi Pernikahan Adat Bali yang Menguji Cinta dan Kesetiaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/","name":"V&amp;CO Jewellery News","description":"V&amp;CO Jewelery Toko Perhiasan dan Cincin Kawin","publisher":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization","name":"V&amp;CO Jewellery News","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png","contentUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png","width":206,"height":40,"caption":"V&amp;CO Jewellery News"},"image":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8","name":"vncoartikeladmin","sameAs":["http:\/\/vncoartikel.local"],"url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/author\/vncoartikeladmin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12210","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12210"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12210\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12222,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12210\/revisions\/12222"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12220"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12210"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12210"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12210"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}