{"id":12631,"date":"2023-10-09T11:28:36","date_gmt":"2023-10-09T04:28:36","guid":{"rendered":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/?p=12631"},"modified":"2023-10-09T11:36:39","modified_gmt":"2023-10-09T04:36:39","slug":"13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/","title":{"rendered":"13 Urutan Upacara Panggih dalam Pernikahan Adat Jawa"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Upacara pernikahan adat Jawa memiliki rangkaian panjang yang perlu dilakukan jauh hari, dari prosesi akad hingga resepsi. Salah satu prosesi yang unik dalam adat Jawa adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang dilakukan pada hari pernikahan. Dalam artikel ini, kami akan menjabarkan urutan upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang perlu dilakukan dalam pernikahan adat Jawa. yuk simak!<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Apa Itu Upacara Panggih<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membahas tentang urutan upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, ada baiknya kamu mengetahui makna dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">itu sendiri. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Panggih <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam bahasa Jawa berarti bertemu. Prosesi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam pernikahan adat Jawa adalah proses bertemunya pengantin pria dan pengantin wanita yang sudah sah menjadi sepasang suami istri. Jadi, upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sendiri dilakukan setelah akad nikah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki doa dan harapan agar kedua pengantin baru diberikan kebahagiaan dan kebaikan di masa depan selama menjalani rumah tangga bersama. Selain itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sendiri didasari pada 2 hal, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perjodohan ditetapkan oleh kedua orang tua dengan mempertimbangkan bibit, bebet, dan bobot demi keselamatan dan kelangsungan rumah tangga sang anak di kemudian hari bersama pasangannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada kemungkinan kedua pengantin belum saling mengenal pada hari pernikahan, bahkan ada pula yang belum pernah bertemu sama sekali sebelumnya. Sehingga urutan upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini mengawali pertemuan kedua mempelai untuk membentuk rumah tangga.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Urutan Upacara Panggih<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_12642\" aria-describedby=\"caption-attachment-12642\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12642\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/327498010_1187656741854735_8966943015131665130_n.jpg\" alt=\"Panggih pernikahan Jawa\" width=\"1080\" height=\"1350\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/327498010_1187656741854735_8966943015131665130_n.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/327498010_1187656741854735_8966943015131665130_n-384x480.jpg 384w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/327498010_1187656741854735_8966943015131665130_n-819x1024.jpg 819w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/327498010_1187656741854735_8966943015131665130_n-768x960.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12642\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Faralljibrill Photo &amp; Film<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prosesi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah salah satu dari sekian banyak rangkaian prosesi pernikahan adat Jawa yang memiliki urutan upacara yang panjang. Prosesi ini cukup unik, karena orang tua pengantin pria tidak boleh ikut dalam upacara ini. Adapun keluarga dari pengantin pria yang boleh ikut serta adalah pengiring dan pendamping yang merupakan kerabat terdekat dari orang tua pengantin pria.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Syarat pengiring dan pendamping pengantin pria ini adalah keduanya harus lebih tua dari pengantin pria, dan tidak boleh berstatus sebagai duda. Pengiring dan pendamping ini nantinya akan berjalan di sini kiri dan kanan pengantin pria selama melakukan prosesi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah urutan upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang harus dilakukan secara runut:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Sanggan panebus panggih<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_12644\" aria-describedby=\"caption-attachment-12644\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12644\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/c45e2d0528c53a387bc7969c7bda0c3a53a716ef.webp\" alt=\"penyerahan sanggan\" width=\"1000\" height=\"665\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/c45e2d0528c53a387bc7969c7bda0c3a53a716ef.webp 1000w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/c45e2d0528c53a387bc7969c7bda0c3a53a716ef-480x319.webp 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/c45e2d0528c53a387bc7969c7bda0c3a53a716ef-768x511.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12644\" class=\"wp-caption-text\">Foto via <a href=\"https:\/\/weddingmarket.com\/artikel\/prosesi-panggih\">WeddingMarket<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Urutan upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang pertama adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sanggan panebus panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang artinya adalah penyerahan pisang sanggan. Sanggan sendiri adalah bokor berkaki yang berisi pisang raja, sirih ayu, kembang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">telon<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (mawar, melati, dan kenanga), dan benang lawai. Sanggan ini merupakan simbol dari pengantin pria yang diberikan kepada keluarga pengantin wanita untuk menebus pengantin wanita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prosesi ini diawali dengan pengantin wanita yang keluar dari kediamannya atau suatu ruangan menuju kursi pengantin yang sudah disediakan. Kursi ini sudah dihias sedemikian rupa dan diletakkan pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">petanen<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">krobongan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Upacara dilanjutkan dengan pengantin pria yang berjalan menghampiri orang tua pengantin wanita sambil diapit oleh pengiring dan pendamping. Ayah pengantin wanita kemudian akan menghitung isi sanggan, kemudian akan berkata, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00e2\u20ac\u0153sampun jangkep\u00e2\u20ac\u009d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang artinya \u00e2\u20ac\u0153sudah lengkap\u00e2\u20ac\u009d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sanggan panebus panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini memiliki makna bahwa pengantin pria wajib menafkahi secara lahir maupun batin, membimbing, menjaga, membina, dan bertanggung jawab penuh akan istrinya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Pemberian cikal<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, urutan upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggil<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dilakukan oleh orang tua pengantin pria yang memberikan cikal dengan bentuk menyerupai tunas kelapa kepada orang tua pengantin wanita. Prosesi ini menyimbolkan cikal bakal kehidupan rumah tangga yang baru.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Penyerahan kembang mayang<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah penyerahan cikal, prosesi dilanjutkan dengan penyerahan sepasang kembang mayang dengan bentuk menyerupai burung merak. Bentuk ini melambangkan cinta kasih yang terinspirasi dari dewi asmara, yaitu Dewi Ratih.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyerahan sepasang kembang mayang menyimbolkan bertemunya jejaka dengan gadis. Burung merak sendiri dimaknai sebagai kesetiaan antara pasangan dalam hubungan. Perlu diingat bahwa prosesi penyerahan kembang mayang tidak dilakukan jika yang menikah adalah seorang duda atau janda.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Balangan gantal<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_12645\" aria-describedby=\"caption-attachment-12645\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12645\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/50649875_1960038964122916_8118647760164998646_n.jpg\" alt=\"Balangan gantal\" width=\"1080\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/50649875_1960038964122916_8118647760164998646_n.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/50649875_1960038964122916_8118647760164998646_n-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/50649875_1960038964122916_8118647760164998646_n-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/50649875_1960038964122916_8118647760164998646_n-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12645\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Imagenic via House of Sekar<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Urutan upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dilanjutkan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">balangan gantal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Balang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam bahasa Jawa berarti lempar, sedangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gantal <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah daun sirih yang diisi dengan kapur sirih, gambir, bunga pinang, dan tembakau yang diikat dengan benang lawe. Ikatan pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gantal <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ini memiliki harapan agar tali kasih pada kehidupan rumah tangga pasangan pengantin akan semakin erat kelak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prosesi ini dilakukan dari arah berlawanan dengan jarak tertentu yang sudah ditentukan, biasanya sekitar 2 meter. Prosesi ini memiliki makna bahwa pasangan pengantin harus saling melempar rasa kasih sayang dalam menjalani rumah tangga bersama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengantin pria akan memegang 4 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gantal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sedangkan pengantin wanita akan memegang 3 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gantal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Jumlah yang berbeda ini juga memiliki arti, loh. Pengantin pria memegang lebih banyak gantal memiliki arti bahwa seorang pria hendaklah mengawali dan mengakhiri dalam rumah tangga, baik dalam keadaan suka maupun duka.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_12643\" aria-describedby=\"caption-attachment-12643\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12643\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/279451617_404237794879694_8844241574416602044_n.jpg\" alt=\"Balangan gantal adat jawa pernikahan\" width=\"1080\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/279451617_404237794879694_8844241574416602044_n.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/279451617_404237794879694_8844241574416602044_n-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/279451617_404237794879694_8844241574416602044_n-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/279451617_404237794879694_8844241574416602044_n-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12643\" class=\"wp-caption-text\">Foto via Pendhopo Ayem Tentrem<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengantin pria akan melemparkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gantal <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ke arah dahi, dada, dan lutut pengantin wanita. Lokasi pelemparan ini juga dilakukan bukan tanpa alasan. Melemparkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gantal <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ke arah dada pengantin wanita adalah tanda bahwa pengantin pria sudah memiliki hatinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk pengantin wanita sendiri akan melemparkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gantal <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ke arah dada dan lutut pengantin pria. Prosesi ini juga melambangkan bakti istri kepada suaminya. Hal yang menarik dari prosesi ini adalah kedua mempelai ditantang harus bisa melemparkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gantal <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan tepat sasaran agar maknanya tersampaikan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Ngidak tagan\/ngincak endog dan ranupada<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_12638\" aria-describedby=\"caption-attachment-12638\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12638\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/326070237_850694962884943_6287996990048826946_n.jpg\" alt=\"prosesi panggih dalam pernikahan adat jawa\" width=\"1080\" height=\"1350\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/326070237_850694962884943_6287996990048826946_n.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/326070237_850694962884943_6287996990048826946_n-384x480.jpg 384w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/326070237_850694962884943_6287996990048826946_n-819x1024.jpg 819w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/326070237_850694962884943_6287996990048826946_n-768x960.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12638\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Faralljibrill Photo &amp; Film<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Urutan upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> selanjutnya adalah menginjak telur. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ngidak tagan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> diawali dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pemaes <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang akan membawakan sebutir telur ayam mentah. Pemaes akan menyentuhkan telur tersebut ke dahi pengantin pria, kemudian dilanjutkan dengan menyentuhkannya ke dahi pengantin wanita sebanyak 3 kali.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prosesi ini dilanjutkan dengan telur diletakkan pada tempat yang sudah disediakan di bawah, lalu pengantin pria menginjakkan kakinya ke telur secara langsung hingga pecah. Kuning telur sendiri melambangkan darah anak, dan putih telur adalah ketuban. Prosesi ini memiliki harapan agar kedua pengantin segera diberikan keturunan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Acara dilanjutkan dengan ranupada, yaitu \u00e2\u20ac\u02dcranu\u00e2\u20ac\u2122 yang berarti air dan \u00e2\u20ac\u02dcpada\u00e2\u20ac\u2122 yang berarti kaki. Pengantin wanita akan membersihkan kaki pengantin pria dengan membilasnya menggunakan air yang sudah disediakan. Upacara ranupada biasanya membutuhkan gayung, bokor, baki, dan bunga setaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prosesi ranupada memiliki makna bakti dan kasih sayang pengantin wanita kepada pasangannya. Selain itu juga memiliki harapan agar semua rencana baik yang sudah dibuat bisa dijauhkan dari hal buruk dan marabahaya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">6. Lantingan dan kanten asto<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah pengantin wanita membersihkan kaki pengantin pria dari pecahan telur, pengantin pria akan melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lantingan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu prosesi di mana pengantin wanita akan dibimbing untuk berdiri oleh pengantin pria. Prosesi ini menyimbolkan bahwa kedudukan suami dan istri adalah sejajar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diingat bahwa pengantin wanita tidak boleh langsung memotong jalan pengantin pria untuk menuju ke arah pelaminan. Pengantin wanita perlu memutari suami sebagai bentuk hormat dan tunduk kepada kepala keluarga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prosesi dilanjutkan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kanten asto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu kedua pengantin jalan beriringan menuju kursi pelaminan dengan saling menautkan jari kelingking. Posisinya sendiri pengantin wanita berjalan di sebelah kiri, sedangkan pengantin pria berada di sebelah kanan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">7. Selimut sindur<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_12637\" aria-describedby=\"caption-attachment-12637\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12637\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/325969795_851706252721861_443272285147663945_n.jpg\" alt=\"Sinduran\" width=\"1080\" height=\"1350\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/325969795_851706252721861_443272285147663945_n.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/325969795_851706252721861_443272285147663945_n-384x480.jpg 384w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/325969795_851706252721861_443272285147663945_n-819x1024.jpg 819w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/325969795_851706252721861_443272285147663945_n-768x960.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12637\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Faralljibrill Photo &amp; Film<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum pasangan pengantin berjalan menuju pelaminan, ibu pengantin wanita akan menyelimutkan kain sindur berwarna merah dan putih ke bahu kedua pengantin. Dilanjutkan dengan ayah pengantin wanita yang akan berdiri di depan kedua mempelai sambil memegang ujung kain sindur sambil berjalan memandu kedua pengantin ke arah pelaminan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Urutan upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini melambangkan bahwa kedua orang tua telah melepaskan anaknya untuk menjalani kehidupan yang baru.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">8. Tanem jero<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika sampai di kursi pelaminan, kedua pengantin tidak akan langsung diminta untuk duduk. Namun mereka harus berdiri berdampingan menghadap ke tamu undangan. Kemudian dengan disaksikan ibu dari pengantin wanita, sang ayah pengantin wanita akan mendudukkan keduanya di kursi pelaminan sambil menepuk bahu keduanya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Prosesi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tanem jero<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini memiliki makna bahwa pasangan pengantin sudah \u00e2\u20ac\u02dcditanam\u00e2\u20ac\u2122 agar bisa mandiri dalam membangun rumah tangga yang harmonis.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">9. Kacar kucur<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_12636\" aria-describedby=\"caption-attachment-12636\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12636\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35523467_934528986729207_4159877844257734656_n.jpg\" alt=\"Kacar kucur upacara panggih\" width=\"1080\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35523467_934528986729207_4159877844257734656_n.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35523467_934528986729207_4159877844257734656_n-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35523467_934528986729207_4159877844257734656_n-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35523467_934528986729207_4159877844257734656_n-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12636\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Faralljibrill Photo &amp; Film<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Acara dilanjutkan dengan prosesi kacar kucur di mana pengantin pria akan memegang anyaman tikar berukuran kecil yang berisi beras kuning, biji-bijian, uang logam, dan kembang telon. Pengantin pria akan menuangkannya ke pangkuan pengantin wanita yang akan diterima dengan kain sindur. Pastikan semua isi tikar dituangkan ke kain sindur dan tidak ada yang tercecer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prosesi ini melambangkan tanggung jawab pengantin pria untuk memberikan nafkah lahir dan batin kepada istrinya. Pengantin wanita yang menerimanya juga memiliki makna bahwa ia sebagai istri harus bisa mengatur nafkah yang sudah diberikan agar tidak boros.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">10. Dhahar klimah<\/span><\/h3>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dhahar<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah makan dalam bahasa Jawa. Prosesi ini dilakukan dengan pengantin pria yang membuat 3 kepalan nasi kuning dan diletakkan di atas piring yang dipegang oleh pengantin wanita. Kemudian pengantin wanita akan memakannya satu persatu sambil disaksikan oleh pengantin pria. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Urutan upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini dilanjutkan dengan pengantin pria memberikan segelas air putih setelah pengantin wanita menandaskan nasi kepal tadi. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Prosesi ini memiliki makna kerukunan dan keharmonisan sepasang suami istri.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">11. Ngunjuk rujak degan<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_12634\" aria-describedby=\"caption-attachment-12634\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12634\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35617742_426910171148817_576117438387585024_n.jpg\" alt=\"Ngunjuk rujak degan\" width=\"1080\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35617742_426910171148817_576117438387585024_n.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35617742_426910171148817_576117438387585024_n-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35617742_426910171148817_576117438387585024_n-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35617742_426910171148817_576117438387585024_n-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12634\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Faralljibrill Photo &amp; Film<\/figcaption><\/figure>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ngunjuk<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam bahasa Jawa adalah minum. Jadi prosesi ini adalah upacara meminum rujak degan yang merupakan minuman dari campuran gula merah dan parutan kelapa muda. Pihak yang meminum rujak degan ini adalah kedua pasangan pengantin dan kedua orang tua dari mempelai wanita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Urutan upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini memiliki makna bahwa segala sesuatu yang manis dan membahagiakan tidak boleh hanya dinikmati sendiri, namun juga perlu dibagi dengan keluarga terdekat.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">12. Mapag besan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dilihat dari urutan upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di atas, kamu mungkin bertanya-tanya apa yang dilakukan oleh orang tua pengantin pria karena rangkaian prosesi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lebih banyak dilakukan oleh orang tua pengantin wanita. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nah,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di sinilah orang tua pengantin pria baru diperbolehkan untuk hadir dalam prosesi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mapag besan adalah prosesi di mana orang tua pengantin pria dijemput untuk menuju ke pelaminan dan menyaksikan anaknya bersanding di pelaminan bersama pujaan hatinya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">13. Sungkeman\u00c2\u00a0<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_12633\" aria-describedby=\"caption-attachment-12633\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12633\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35928098_478756419228134_4256609634569158656_n.jpg\" alt=\"Prosesi sungkeman pernikahan adat Jawa\" width=\"1080\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35928098_478756419228134_4256609634569158656_n.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35928098_478756419228134_4256609634569158656_n-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35928098_478756419228134_4256609634569158656_n-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35928098_478756419228134_4256609634569158656_n-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12633\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Faralljibrill Photo &amp; Film<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Urutan upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ditutup dengan prosesi sungkeman di mana kedua pengantin akan berlutut di hadapan kedua orang tua. Proses sungkeman ini menjadi momen di mana kedua pengantin meminta maaf atas segala kesalahannya serta meminta doa restu untuk membangun rumah tangga sendiri. Setelah sungkeman selesai, acara dilanjutkan dengan resepsi pernikahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cukup panjang bukan urutan upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">panggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam prosesi pernikahan adat Jawa? Setiap rangkaian prosesi yang memiliki makna dan harapan untuk kedua pengantin membuat upacara pernikahan ini menjadi lebih sakral dan berkesan. Tertarik untuk melangsungkan pernikahan dengan adat Jawa? Baca juga artikel lainnya seputar pernikahan adat lainnya di <\/span><a href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">V&amp;Co Jewellery<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, ya!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Upacara pernikahan adat Jawa memiliki rangkaian panjang yang perlu dilakukan jauh hari, dari prosesi akad hingga resepsi. Salah satu prosesi yang unik dalam adat Jawa adalah panggih yang dilakukan pada hari pernikahan. Dalam artikel ini, kami akan menjabarkan urutan upacara panggih yang perlu dilakukan dalam pernikahan adat Jawa. yuk simak! Apa Itu Upacara Panggih Sebelum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12640,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[69,117],"tags":[1952,361,1954,1953,1955],"class_list":["post-12631","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","category-wedding","tag-panggih","tag-pernikahan-adat-jawa","tag-tradisi-panggih","tag-upacara-panggih","tag-urutan-panggih-manten"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>13 Urutan Upacara Panggih dalam Pernikahan Adat Jawa<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Prosesi panggih adalah salah satu dari sekian banyak rangkaian prosesi pernikahan adat Jawa yang memiliki urutan upacara yang panjang.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"13 Urutan Upacara Panggih dalam Pernikahan Adat Jawa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Prosesi panggih adalah salah satu dari sekian banyak rangkaian prosesi pernikahan adat Jawa yang memiliki urutan upacara yang panjang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"V&amp;CO Jewellery News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-09T04:28:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-09T04:36:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/327582370_144348558167842_2798588213166041948_n.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1350\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"vncoartikeladmin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"vncoartikeladmin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/\"},\"author\":{\"name\":\"vncoartikeladmin\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8\"},\"headline\":\"13 Urutan Upacara Panggih dalam Pernikahan Adat Jawa\",\"datePublished\":\"2023-10-09T04:28:36+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-09T04:36:39+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/\"},\"wordCount\":1668,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/327582370_144348558167842_2798588213166041948_n.jpg\",\"keywords\":[\"panggih\",\"pernikahan adat jawa\",\"tradisi panggih\",\"upacara panggih\",\"urutan panggih manten\"],\"articleSection\":[\"Umum\",\"Wedding\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/\",\"name\":\"13 Urutan Upacara Panggih dalam Pernikahan Adat Jawa\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/327582370_144348558167842_2798588213166041948_n.jpg\",\"datePublished\":\"2023-10-09T04:28:36+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-09T04:36:39+00:00\",\"description\":\"Prosesi panggih adalah salah satu dari sekian banyak rangkaian prosesi pernikahan adat Jawa yang memiliki urutan upacara yang panjang.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/327582370_144348558167842_2798588213166041948_n.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/327582370_144348558167842_2798588213166041948_n.jpg\",\"width\":1080,\"height\":1350,\"caption\":\"Foto: Faralljibrill Photo & Film\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"13 Urutan Upacara Panggih dalam Pernikahan Adat Jawa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/\",\"name\":\"V&amp;CO Jewellery News\",\"description\":\"V&amp;CO Jewelery Toko Perhiasan dan Cincin Kawin\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization\",\"name\":\"V&amp;CO Jewellery News\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png\",\"width\":206,\"height\":40,\"caption\":\"V&amp;CO Jewellery News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8\",\"name\":\"vncoartikeladmin\",\"sameAs\":[\"http:\/\/vncoartikel.local\"],\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/author\/vncoartikeladmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"13 Urutan Upacara Panggih dalam Pernikahan Adat Jawa","description":"Prosesi panggih adalah salah satu dari sekian banyak rangkaian prosesi pernikahan adat Jawa yang memiliki urutan upacara yang panjang.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"13 Urutan Upacara Panggih dalam Pernikahan Adat Jawa","og_description":"Prosesi panggih adalah salah satu dari sekian banyak rangkaian prosesi pernikahan adat Jawa yang memiliki urutan upacara yang panjang.","og_url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/","og_site_name":"V&amp;CO Jewellery News","article_published_time":"2023-10-09T04:28:36+00:00","article_modified_time":"2023-10-09T04:36:39+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":1350,"url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/327582370_144348558167842_2798588213166041948_n.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"vncoartikeladmin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"vncoartikeladmin","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/"},"author":{"name":"vncoartikeladmin","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8"},"headline":"13 Urutan Upacara Panggih dalam Pernikahan Adat Jawa","datePublished":"2023-10-09T04:28:36+00:00","dateModified":"2023-10-09T04:36:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/"},"wordCount":1668,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/327582370_144348558167842_2798588213166041948_n.jpg","keywords":["panggih","pernikahan adat jawa","tradisi panggih","upacara panggih","urutan panggih manten"],"articleSection":["Umum","Wedding"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/","name":"13 Urutan Upacara Panggih dalam Pernikahan Adat Jawa","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/327582370_144348558167842_2798588213166041948_n.jpg","datePublished":"2023-10-09T04:28:36+00:00","dateModified":"2023-10-09T04:36:39+00:00","description":"Prosesi panggih adalah salah satu dari sekian banyak rangkaian prosesi pernikahan adat Jawa yang memiliki urutan upacara yang panjang.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/#primaryimage","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/327582370_144348558167842_2798588213166041948_n.jpg","contentUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/327582370_144348558167842_2798588213166041948_n.jpg","width":1080,"height":1350,"caption":"Foto: Faralljibrill Photo & Film"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/13-urutan-upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa-2023-10-09\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"13 Urutan Upacara Panggih dalam Pernikahan Adat Jawa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/","name":"V&amp;CO Jewellery News","description":"V&amp;CO Jewelery Toko Perhiasan dan Cincin Kawin","publisher":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization","name":"V&amp;CO Jewellery News","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png","contentUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png","width":206,"height":40,"caption":"V&amp;CO Jewellery News"},"image":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8","name":"vncoartikeladmin","sameAs":["http:\/\/vncoartikel.local"],"url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/author\/vncoartikeladmin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12631","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12631"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12631\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12648,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12631\/revisions\/12648"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12640"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12631"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12631"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12631"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}