{"id":12771,"date":"2023-10-26T11:46:56","date_gmt":"2023-10-26T04:46:56","guid":{"rendered":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/?p=12771"},"modified":"2023-10-26T11:46:56","modified_gmt":"2023-10-26T04:46:56","slug":"3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/","title":{"rendered":"3 Jenis Baju Pengantin Bali dan Filosofi di Baliknya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang muncul pertama kali di benak kamu ketika membicarakan tentang pakaian <a href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/prosesi-pernikahan-adat-bali-2023-09-08\/\">adat Bali<\/a>? Riasannya? Kebaya? Atau malah tarian daerahnya? Seperti daerah di Indonesia lainnya, Bali juga memiliki beberapa pakaian adat yang memiliki makna dan filosofi mendalam di baliknya. Untuk itu pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan 3 jenis baju pengantin Bali yang jarang diketahui. Yuk simak ulasan selengkapnya di bawah ini!<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Baju Pengantin Bali<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat Bali masih berkaitan erat dengan sistem kasta yang ada. Hal ini turut mempengaruhi pakaian yang digunakan untuk melangsungkan upacara adat, begitu juga dengan pernikahan. Ada 3 jenis baju adat Bali yang digunakan untuk kalangan tertentu dengan maknanya tersendiri. Semua akan kami bahas lebih rinci di bawah ini.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Payas Agung<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_12772\" aria-describedby=\"caption-attachment-12772\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12772\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/tirta_harum-3.jpg\" alt=\"Baju pengantin Bali Payas Agung\" width=\"1080\" height=\"1350\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/tirta_harum-3.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/tirta_harum-3-384x480.jpg 384w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/tirta_harum-3-819x1024.jpg 819w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/tirta_harum-3-768x960.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12772\" class=\"wp-caption-text\">Foto via instagram\/tirta_harum<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baju adat Bali yang pertama adalah Payas Agung yang memiliki tampilan lebih mewah dan menawan dibandingkan busana adat Bali lainnya. Pakaian Payas Agung ini berasal dari Buleleng pada masa Kerajaan Badung, busana ini digunakan hanya oleh keluarga kerajaan. Pemakaiannya pun hanya untuk acara khusus seperti pada pernikahan,<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> mesangih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (upacara kikir gigi), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">munggah deha<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (upacara kedewasaan), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pitra yadnya <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ngaben<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), dan upacara adat lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk saat ini, Payas Agung dijadikan sebagai baju pengantin Bali. Kombinasi warnanya yang cerah menggambarkan kebahagiaan dan kegembiraan. Tiap daerah juga memiliki ciri khasnya sendiri, namun masih sesuai dengan pakem yang ada. Seperti misalnya Payas Agung adat Medeeng Singaraja yang ada di Buleleng berbeda dengan Payas Agung adat Asak Karangasem.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Detail baju pengantin Bali dan riasan untuk pria dan wanita akan dibahas lebih lanjut di bawah ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h4><span style=\"font-weight: 400;\">Payas Agung untuk wanita<\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_12774\" aria-describedby=\"caption-attachment-12774\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12774\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/tirta_harum-1.jpg\" alt=\"Busana pernikahan bali pengantin wanita\" width=\"1080\" height=\"1350\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/tirta_harum-1.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/tirta_harum-1-384x480.jpg 384w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/tirta_harum-1-819x1024.jpg 819w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/tirta_harum-1-768x960.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12774\" class=\"wp-caption-text\">Foto via instagram\/tirta_harum<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Payas Agung yang dikenakan oleh pengantin wanita berupa atasan dan bawahan dengan corak dan warna khas Bali. Atasan baju pengantin Bali ini disebut dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">angkin prada<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dipakai menyerupai stagen. Atasan ini juga dilengkapi dengan selendang yang disampirkan pada bahu, sedangkan untuk bawahannya sendiri mengenakan kain songket khas Bali sepanjang mata kaki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hiasan rambut untuk Payas Agung berupa sanggul yang dilengkapi dengan mahkota berbahan emas. Di atas sanggul, ditambahkan 3 jenis hiasan bunga, yaitu cempaka kuning, cempaka putih, dan kenanga yang disusun tinggi. Tiga bunga ini melambangkan Tri Mukti. Cempaka kuning melambangkan Dewa Brahma, cempaka putih melambangkan Dewa Siwa, dan kenanga melambangkan Dewa Wisnu. Sedangkan posisinya yang disusun tinggi melambangkan kedudukan Tuhan yang tinggi sesuai dengan kepercayaan Hindu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya itu, pengantin wanita juga menggunakan perhiasan lainnya seperti gelang kana, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">petitis<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (bagian mahkota yang terletak di tengah dahi), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">badong<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (perhiasan yang digunakan di leher untuk menutupi bahu), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">puspa lembo<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">subeng<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (<a href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/tips-memilih-jenis-anting-sesuai-bentuk-wajah-2023-09-22\/\">perhiasan telinga<\/a> dengan ukiran yang detail dan menarik), dan perhiasan lainnya yang berwarna emas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Riasan wajahnya sendiri juga memiliki fungsi dan makna filosofis. Seperti pada bagian dahi yang dibentuk lengkungan atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">srinata<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bertujuan untuk mengoreksi bentuk dahi. Ada juga bulatan kecil dengan warna merah di tengah dahi yang melambangkan keselamatan dan kesejahteraan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h4><span style=\"font-weight: 400;\">Payas Agung untuk pria<\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_12773\" aria-describedby=\"caption-attachment-12773\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12773\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/tirta_harum-2.jpg\" alt=\"Busana pernikahan bali pengantin pria\" width=\"1080\" height=\"1350\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/tirta_harum-2.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/tirta_harum-2-384x480.jpg 384w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/tirta_harum-2-819x1024.jpg 819w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/tirta_harum-2-768x960.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12773\" class=\"wp-caption-text\">Foto via instagram\/tirta_harum<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baju pengantin Bali Payas Agung untuk pria sendiri berupa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kamben, kampuh,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">umpal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan motif keemasan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamben<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kamen<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah kain bawahan yang menyerupai sarung, namun lebih menonjolkan motif persegi. Bahan kainnya sendiri biasanya terbuat dari kain yang halus dan tipis. <\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kampuh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah kain yang digunakan di atas<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> kamen. Kampuh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga disebut dengan kain saput yang digunakan dengan cara melingkar pada pinggang dari sisi kiri ke kanan. Bagian bawahnya sendiri lebih pendek daripada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kamen.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Tujuan pemakaian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kampu<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">h adalah untuk menutupi lekuk tubuh. Sedangkan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> umpal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah selendang kecil yang dikaitkan dengan simpul hidup di sebelah kanan. Ujung selendang ini harus terlihat di bawah baju yang merupakan simbol agar pengantin pria bisa mengendalikan hal buruk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengantin pria juga akan mengenakan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> udeng,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu ikat kepala khas Bali dari kain yang diikat secara manual dan memiliki bentuk asimetris dengan sisi sebelah kanan yang lebih tinggi dibandingkan sisi kiri. Bentuk ini memiliki makna agar setiap orang selalu berusaha melakukan kebajikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya itu, pengantin pria juga akan mengenakan perhiasan untuk melengkapi baju pengantin Bali Payas Agung. Perhiasan yang digunakan tidak jauh berbeda dengan pengantin wanita, yaitu pengantin pria akan <a href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/gelang-serut-emas-2023-07-27\/\">mengenakan gelang<\/a> kana, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">subeng, badong<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan gelang naga satu.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Payas Madya<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_12775\" aria-describedby=\"caption-attachment-12775\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12775\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-madya-sarikayana_wedding.jpg\" alt=\"payas madya adat bali\" width=\"1080\" height=\"703\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-madya-sarikayana_wedding.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-madya-sarikayana_wedding-480x312.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-madya-sarikayana_wedding-1024x667.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-madya-sarikayana_wedding-768x500.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12775\" class=\"wp-caption-text\">Foto via instagram\/sarikayana_wedding<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baju adat Bali berikutnya disebut dengan Payas Madya yang biasanya digunakan untuk melakukan upacara atau sembahyang ke pura. Busana adat bali ini mengemban tapak dara atau Swastika yang memiliki makna sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Leher ke kepala disebut dengan Dewa Angga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pusar ke leher disebut dengan Manusa Angga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bawah pusar hingga ke kaki disebut Butha Angga.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Payas Madya untuk pria dan wanita berbeda dan memiliki maknanya masing-masing. Berikut penjelasan lebih lengkapnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h4><span style=\"font-weight: 400;\">Payas Madya untuk pria<\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_12779\" aria-describedby=\"caption-attachment-12779\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12779\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-madya-vivi_salonwedding-3.jpg\" alt=\"payas madya adat bali\" width=\"1080\" height=\"1349\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-madya-vivi_salonwedding-3.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-madya-vivi_salonwedding-3-384x480.jpg 384w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-madya-vivi_salonwedding-3-820x1024.jpg 820w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-madya-vivi_salonwedding-3-768x959.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12779\" class=\"wp-caption-text\">Foto via instagram\/vivi_salonwedding<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Busana Payas Madya yang digunakan oleh kaum laki-laki Bali biasanya terdiri dari:<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Udeng,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang merupakan penutup kepala dari kain yang dililitkan pada kepala secara manual. Cara mengikatkannya adalah dari sisi kanan dan kiri yang melambangkan sisi positif dan negatif. Kemudian kain tersebut dipertemukan di bagian tengah dan diikat menjadi simpul yang melambangkan suatu kenetralan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak heran jika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">udeng<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sendiri melambangkan suatu pengendalian diri. <\/span><\/p>\n<p>Ada 3 jenis <i style=\"font-weight: inherit;\"><span style=\"font-weight: 400;\">udeng<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Bali yang biasa dipakai, yaitu Udeng Jejateran yang biasa digunakan untuk ke kuil dan kegiatan sosial, Udeng Kepak Dara yang hanya digunakan oleh para raja, dan Udeng Beblatukan yang dikenakan oleh pemuka agama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemeja putih untuk melambangkan kesucian dan biasa digunakan saat sembahyang dan mengunjungi pura. Ada juga kemeja hitam yang digunakan saat berkabung, yaitu pada upacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ngaben<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang merupakan upacara pembakaran jenazah yang dilakukan umat Hindu di Bali.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamben<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, adalah kain panjang yang menutupi dari pinggang hingga satu jengkal di atas telapak kaki. <em>Kamben<\/em> juga dililit dari kiri ke kanan yang melambangkan bahwa laki-laki harus memegang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dharma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau kebenaran. Sedangkan panjang <em>kamben<\/em> sendiri melambangkan agar laki-laki bisa melangkah lebih jauh karena ada tanggung jawab yang harus diemban. <em>Kamben<\/em> juga memiliki ujung kain yang menyentuh tanah dan melambangkan bakti pada ibu pertiwi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h4><span style=\"font-weight: 400;\">Payas Madya untuk wanita<\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_12778\" aria-describedby=\"caption-attachment-12778\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12778\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-madya-vivi_salonwedding-1.jpg\" alt=\"payas madya adat bali\" width=\"1080\" height=\"1349\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-madya-vivi_salonwedding-1.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-madya-vivi_salonwedding-1-384x480.jpg 384w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-madya-vivi_salonwedding-1-820x1024.jpg 820w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-madya-vivi_salonwedding-1-768x959.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12778\" class=\"wp-caption-text\">Foto via instagram\/vivi_salonwedding<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah busana lengkap Payas Madya yang digunakan oleh wanita Bali:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Kamben<\/em> pada wanita dililit dari kanan ke kiri yang menjadi simbol dan penyeimbang laki-laki di mana pihak wanita bisa menjaga pria dalam menjalankan dharmanya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Bulang<\/em> atau stagen, dikenakan setelah mengenakan kamben dan sebelum menggunakan kebaya. Bulang ini menyimbolkan rahim dan memiliki makna bahwa wanita harus bisa mengontrol emosinya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/perhiasan-untuk-kebaya-2020-05-19\/\">Kebaya<\/a>, yang merupakan atasan yang warna dan tujuan pemakaiannya sama seperti pada kemeja pria.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selendang dililitkan pada pinggang sebagai simbl badan yang terbagi menjadi dua, yaittu Manusa Angga dan Butha Angga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya rambut ini berbeda untuk wanita yang belum menikah dan sudah menikah. Untuk wanita yang belum menikah, penataan rambutnya adalah model <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pusung bonjer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berupa rambut yang setengah diikat dan setengahnya dibiarkan terurai di bagian depan. Sedangkan untuk yang sudah menikah akan menggunakan model rambut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sulinggih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang diikat seutuhnya menyerupai kupu-kupu dengan hiasan bunga cempaka kuning, cempaka putih, dan sandat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Payas Alit<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_12776\" aria-describedby=\"caption-attachment-12776\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12776\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-alit-galang.makeup.jpg\" alt=\"payas alit adat bali\" width=\"1080\" height=\"1350\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-alit-galang.makeup.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-alit-galang.makeup-384x480.jpg 384w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-alit-galang.makeup-819x1024.jpg 819w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/payas-alit-galang.makeup-768x960.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12776\" class=\"wp-caption-text\">Foto: instagram\/galang.makeup<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Payas Alit juga dikenal dengan Payas Nista. Kata \u00e2\u20ac\u0153alit\u00e2\u20ac\u009d sendiri memiliki arti kecil yang menunjukkan bahwa busana Payas Alit ini berada pada tingkatan paling rendah dibandingkan dua payas di atas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Payas Alit sendiri digunakan sebagai pakaian sehari-hari untuk kegiatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ngayah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau gotong royong dan sembahyang harian di rumah. Pada zaman dahulu, pakaian ini dikenakan oleh rakyat biasa yang biasanya berprofesi sebagai petani atau nelayan. Meskipun terlihat sederhana, namun pemakainya tetap terlihat anggun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri khas busana Payas Alit adalah warnanya yang putih bersih. Pemakaiannya untuk pria dilengkapi dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">udeng<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kamen<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sedangkan untuk wanita dilengkapi dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kamen<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan selendang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu dia pembahasan lengkap mengenai <a href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/baju-pengantin-betawi-2023-08-24\/\">baju pengantin<\/a> Bali dan busana adat Bali lainnya yang digunakan pada acara tertentu. Mana busana yang ingin kamu coba?<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa yang muncul pertama kali di benak kamu ketika membicarakan tentang pakaian adat Bali? Riasannya? Kebaya? Atau malah tarian daerahnya? Seperti daerah di Indonesia lainnya, Bali juga memiliki beberapa pakaian adat yang memiliki makna dan filosofi mendalam di baliknya. Untuk itu pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan 3 jenis baju pengantin Bali yang jarang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12781,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[160,69,117],"tags":[1924,1926,1925,1923],"class_list":["post-12771","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hiburan","category-umum","category-wedding","tag-adat-bali-pernikahan","tag-pakaian-pengantin-adat-bali","tag-pengantin-adat-bali","tag-pernikahan-adat-bali"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>3 Jenis Baju Pengantin Bali dan Filosofi di Baliknya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Seperti daerah di Indonesia lainnya, Bali juga memiliki baju pengantin yang memiliki makna dan filosofi mendalam di baliknya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"3 Jenis Baju Pengantin Bali dan Filosofi di Baliknya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Seperti daerah di Indonesia lainnya, Bali juga memiliki baju pengantin yang memiliki makna dan filosofi mendalam di baliknya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"V&amp;CO Jewellery News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-26T04:46:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Payas-Agung-ikaa_makeup.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1344\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"vncoartikeladmin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"vncoartikeladmin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/\"},\"author\":{\"name\":\"vncoartikeladmin\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8\"},\"headline\":\"3 Jenis Baju Pengantin Bali dan Filosofi di Baliknya\",\"datePublished\":\"2023-10-26T04:46:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/\"},\"wordCount\":1288,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Payas-Agung-ikaa_makeup.jpg\",\"keywords\":[\"adat bali pernikahan\",\"pakaian pengantin adat bali\",\"pengantin adat bali\",\"pernikahan adat bali\"],\"articleSection\":[\"Hiburan\",\"Umum\",\"Wedding\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/\",\"name\":\"3 Jenis Baju Pengantin Bali dan Filosofi di Baliknya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Payas-Agung-ikaa_makeup.jpg\",\"datePublished\":\"2023-10-26T04:46:56+00:00\",\"description\":\"Seperti daerah di Indonesia lainnya, Bali juga memiliki baju pengantin yang memiliki makna dan filosofi mendalam di baliknya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Payas-Agung-ikaa_makeup.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Payas-Agung-ikaa_makeup.jpg\",\"width\":1080,\"height\":1344,\"caption\":\"Foto: instagram\/ikaa_makeup\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"3 Jenis Baju Pengantin Bali dan Filosofi di Baliknya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/\",\"name\":\"V&amp;CO Jewellery News\",\"description\":\"V&amp;CO Jewelery Toko Perhiasan dan Cincin Kawin\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization\",\"name\":\"V&amp;CO Jewellery News\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png\",\"width\":206,\"height\":40,\"caption\":\"V&amp;CO Jewellery News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8\",\"name\":\"vncoartikeladmin\",\"sameAs\":[\"http:\/\/vncoartikel.local\"],\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/author\/vncoartikeladmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"3 Jenis Baju Pengantin Bali dan Filosofi di Baliknya","description":"Seperti daerah di Indonesia lainnya, Bali juga memiliki baju pengantin yang memiliki makna dan filosofi mendalam di baliknya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"3 Jenis Baju Pengantin Bali dan Filosofi di Baliknya","og_description":"Seperti daerah di Indonesia lainnya, Bali juga memiliki baju pengantin yang memiliki makna dan filosofi mendalam di baliknya.","og_url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/","og_site_name":"V&amp;CO Jewellery News","article_published_time":"2023-10-26T04:46:56+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":1344,"url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Payas-Agung-ikaa_makeup.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"vncoartikeladmin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"vncoartikeladmin","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/"},"author":{"name":"vncoartikeladmin","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8"},"headline":"3 Jenis Baju Pengantin Bali dan Filosofi di Baliknya","datePublished":"2023-10-26T04:46:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/"},"wordCount":1288,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Payas-Agung-ikaa_makeup.jpg","keywords":["adat bali pernikahan","pakaian pengantin adat bali","pengantin adat bali","pernikahan adat bali"],"articleSection":["Hiburan","Umum","Wedding"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/","name":"3 Jenis Baju Pengantin Bali dan Filosofi di Baliknya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Payas-Agung-ikaa_makeup.jpg","datePublished":"2023-10-26T04:46:56+00:00","description":"Seperti daerah di Indonesia lainnya, Bali juga memiliki baju pengantin yang memiliki makna dan filosofi mendalam di baliknya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/#primaryimage","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Payas-Agung-ikaa_makeup.jpg","contentUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Payas-Agung-ikaa_makeup.jpg","width":1080,"height":1344,"caption":"Foto: instagram\/ikaa_makeup"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/3-jenis-baju-pengantin-bali-dan-filosofi-di-baliknya-2023-10-26\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"3 Jenis Baju Pengantin Bali dan Filosofi di Baliknya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/","name":"V&amp;CO Jewellery News","description":"V&amp;CO Jewelery Toko Perhiasan dan Cincin Kawin","publisher":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization","name":"V&amp;CO Jewellery News","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png","contentUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png","width":206,"height":40,"caption":"V&amp;CO Jewellery News"},"image":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8","name":"vncoartikeladmin","sameAs":["http:\/\/vncoartikel.local"],"url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/author\/vncoartikeladmin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12771","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12771"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12771\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12782,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12771\/revisions\/12782"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12781"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12771"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12771"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12771"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}