{"id":13562,"date":"2024-01-04T07:38:33","date_gmt":"2024-01-04T00:38:33","guid":{"rendered":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/?p=13562"},"modified":"2024-01-04T07:38:33","modified_gmt":"2024-01-04T00:38:33","slug":"serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/","title":{"rendered":"Serunya Tradisi Ngunduh Mantu Adat Jawa! Ini Dia Susunan Acaranya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika membicarakan upacara<a href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/pernikahan-adat-jawa-jogjakarta-2023-08-19\/\"> pernikahan adat Jawa<\/a>, hal yang paling banyak dibahas adalah mengenai paes, kebaya, acara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">midodareni<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan susunan acara pernikahan adat Jawa lainnya. Tentu prosesi ini adalah rangkaian upacara yang paling dikenal. Namun ada juga, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">loh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, prosesi pernikahan adat Jawa lanjutan yang tidak kalah penting yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ngunduh mantu.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ngunduh mantu ini adalah prosesi pasca pernikahan yang dilakukan oleh keluarga<a href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/7-aksesoris-pada-busana-pengantin-pria-jawa-dan-maknanya-2023-10-24\/\"> pengantin pria<\/a>. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang kita ketahui, rangkaian upacara pernikahan adat Jawa dilakukan sepenuhnya di kediaman pengantin wanita untuk mempersatukan dua sejoli. Mulai dari akad hingga resepsinya, semua dilakukan di rumah pengantin wanita. <\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, untuk keluarga pria sendiri juga bisa melakukan upacara adat dalam menyambut kedatangan pengantin wanita sebagai bagian dari keluarga. Inilah yang disebut dengan <em>ngunduh mantu<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, bagaimanakah susunan acara ngunduh mantu adat Jawa sesuai dengan tradisi yang ada? Semua akan kami bahas secara lengkap hanya di sini!<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Ngunduh Mantu<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_13569\" aria-describedby=\"caption-attachment-13569\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13569\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/ngunduhmantu.co_.jpg\" alt=\"pengertian ngunduh mantu\" width=\"1080\" height=\"1350\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/ngunduhmantu.co_.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/ngunduhmantu.co_-384x480.jpg 384w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/ngunduhmantu.co_-819x1024.jpg 819w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/ngunduhmantu.co_-768x960.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13569\" class=\"wp-caption-text\">Foto: ngunduhmantu.co<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernikahan adat Jawa terkenal panjang mulai dari pra pernikahan hingga acara resepsinya. Tentunya setiap prosesi ini memiliki makna mendalam dibaliknya. Namun tidak cukup pada acara resepsi saja, prosesi pernikahan adat Jawa masih dilanjutkan dengan acara pasca nikahnya, yaitu ngunduh mantu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah dibahas sedikit di atas, prosesi ngunduh mantu adalah prosesi terakhir dari upacara pernikahan adat Jawa dan dilakukan oleh keluarga pihak pengantin pria. \u00e2\u20ac\u02dcNgunduh\u00e2\u20ac\u2122 sendiri secara harfiah diartikan sebagai memetik. Jadi acara ngunduh mantu sendiri dapat diartikan sebagai mengambil menantu. Dalam hal ini, ngunduh mantu memiliki makna bahwa keluarga pria menyambut kedatangan anggota keluarga baru dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, susunan acara ngunduh mantu adat Jawa ini sendiri merupakan salah satu bentuk perayaan dan menunjukkan rasa syukur bahwa keluarga pihak pria berhasil menemukan menantu yang tepat.\u00c2\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Acara ini biasanya dilakukan 5 hari setelah resepsi pernikahan dilangsungkan. Itulah mengapa prosesi ini juga disebut sebagai <em>sepasaran<\/em> atau <em>sepekenan<\/em> dalam bahasa Jawa. Pasaran atau pekenan sendiri adalah jumlah hari dalam perhitungan kalender Jawa yang disebut juga dengan Pancawara yang terdiri dari Pahing, Pon, Wage, Kliwon, dan Legi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prosesi ini sendiri dihadiri oleh pengantin wanita beserta keluarga dan tetangga yang menyambangi kediaman keluarga pengantin pria. Untuk susunan acara ngunduh mantu adat Jawa sendiri akan dibahas lebih rinci di bawah ini.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Susunan Acara Ngunduh Mantu Adat Jawa<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat Jawa terkenal dengan filosofi mendalam pada setiap upacara adat dan tradisi yang dilangsungkan. Begitu pula dengan susunan acara ngunduh mantu yang tidak hanya berisi keluarga pihak wanita menghampiri kediaman keluarga pihak pria saja. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah susunan acara ngunduh mantu adat Jawa yang lengkap beserta maknanya:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Mengirimkan wakil<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_13566\" aria-describedby=\"caption-attachment-13566\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13566\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/thesasongko_weddingorganizer.jpg\" alt=\"acara ngunduh mantu\" width=\"1080\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/thesasongko_weddingorganizer.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/thesasongko_weddingorganizer-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/thesasongko_weddingorganizer-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/thesasongko_weddingorganizer-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13566\" class=\"wp-caption-text\">Foto via The Sasongko Wedding Organizer<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susunan acara ngunduh mantu pada adat Jawa diawali dengan keluarga pengantin pria yang akan mengirimkan wakilnya ke keluarga pengantin wanita. Wakil ini tidak akan membawa tangan kosong, namun akan turut menghantarkan pisang ayu dan suru ayu yang melambangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sedyo rahayu<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berarti kesejahteraan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, sang wakil atau utusan ini juga akan meminta izin untuk membawa pengantin baru ke kediaman keluarga pengantin pria untuk melangsungkan acara ngunduh mantu.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Iring-iringan pangombyong<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_11500\" aria-describedby=\"caption-attachment-11500\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-11500\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/55701612949253064_Photo-shared-by-Wedding-Photography-on-3.jpg\" alt=\"pernikahan adat jawa\" width=\"640\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/55701612949253064_Photo-shared-by-Wedding-Photography-on-3.jpg 640w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/55701612949253064_Photo-shared-by-Wedding-Photography-on-3-480x320.jpg 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-11500\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Fotologue Photo<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susunan acara ngunduh mantu adat Jawa yang berikutnya adalah iring-iringan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pangombyong<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang terdiri dari sepasang pengantin, orang tua mempelai wanita, kerabat dekat, hingga tetangga yang berjalan beriringan untuk mendatangi rumah <a href=\"https:\/\/weddingmarket.com\/artikel\/pemilihan-seragam-pernikahan-keluarga-ternyata-sarat-akan-makna\">keluarga pengantin<\/a> pria. Setibanya rombongan ke kediaman pengantin pria, mereka akan disambut dengan iringan Gendhing Boyong yang dilakukan oleh pihak pengantin pria.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada prosesi ini, pengantin akan mengenakan riasan dan busana pengantin. Begitu juga dengan rombongan <em>pangombyong<\/em> atau iring-iringan yang juga akan mengenakan busana dan riasan sebagaimana mereka menghadiri acara dan resepsi pernikahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu hal yang unik dari prosesi iring-iringan pangombyong ini adalah jika rombongan melewati jembatan. Jadi jika rombongan melintasi jembatan, maka mereka wajib melemparkan sajian yang diberikan kepada wakil sebelumnya ke bawah jembatan.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Wijik pupuk<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_13570\" aria-describedby=\"caption-attachment-13570\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13570\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapinsta.app_270830049_454201629690979_4309258054315025824_n_1080.jpg\" alt=\"prosesi pernikahan adat jawa\" width=\"1080\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapinsta.app_270830049_454201629690979_4309258054315025824_n_1080.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapinsta.app_270830049_454201629690979_4309258054315025824_n_1080-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapinsta.app_270830049_454201629690979_4309258054315025824_n_1080-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapinsta.app_270830049_454201629690979_4309258054315025824_n_1080-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13570\" class=\"wp-caption-text\">Foto via Ellelui Projects<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika pasangan pengantin sampai di rumah keluarga pihak pria, maka mereka harus melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wijik pupuk<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terlebih dahulu. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Wijik<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam bahasa Jawa adalah cuci atau bilas. Jadi pada prosesi ini, kedua pengantin akan membersihkan kaki dengan air bunga setaman yang dibantu oleh ibu pengantin pria.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makna di balik prosesi ini adalah untuk membersihkan segala hal buruk yang mungkin sempat hinggap dan terbawa mengingat pasangan pengantin menempuh jarak yang cukup jauh untuk melangsungkan prosesi ngunduh mantu.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Dialog penyerahan imbal wicara<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_13571\" aria-describedby=\"caption-attachment-13571\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13571\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pendhopoayemtentrem.jpg\" alt=\"Susunan acara ngunduh mantu adat jawa\" width=\"1080\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pendhopoayemtentrem.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pendhopoayemtentrem-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pendhopoayemtentrem-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pendhopoayemtentrem-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13571\" class=\"wp-caption-text\">Venue: Pendhopo Ayem Tentrem<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susunan acara ngunduh mantu dilanjutkan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">imbal wicara<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau sambutan balasan. Prosesi ini pada dasarnya adalah serah terima yang dilakukan oleh kedua keluarga untuk menyerahkan pengantin wanita kepala keluarga pihak pria.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada prosesi ini, perwakilan dari keluarga pihak wanita akan memberikan sambutan yang berisi menyerahkan pengantin kepada keluarga pengantin pria. Selanjutnya perwakilan keluarga pihak pria akan memberikan sambutan balasan berupa penerimaan kedua pengantin ke dalam keluarga.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Unjukan tirto wening<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_13572\" aria-describedby=\"caption-attachment-13572\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13572\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapinsta.app_333324639_2662705467204365_7134365088999388197_n_1080.jpg\" alt=\"unjukan tirto wening adat jawa pernikahan\" width=\"1080\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapinsta.app_333324639_2662705467204365_7134365088999388197_n_1080.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapinsta.app_333324639_2662705467204365_7134365088999388197_n_1080-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapinsta.app_333324639_2662705467204365_7134365088999388197_n_1080-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Snapinsta.app_333324639_2662705467204365_7134365088999388197_n_1080-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13572\" class=\"wp-caption-text\">Foto via Instagram\/Pendhopo Ayem Tentrem<\/figcaption><\/figure>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Unjukan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berarti minuman, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tirto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berarti air, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wening<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berarti bening atau putih. Jadi pada prosesi ini, pasangan pengantin akan meminum dua gelas air putih yang diminumkan oleh orang tua pengantin pria. Prosesi ini memiliki makna dan harapan agar rumah tangga pengantin baru ini akan selalu diberi ketenangan dalam bertukar pikiran, menyelesaikan masalah, dan memutuskan sesuatu bersama.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">6. Sindur binayang<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_13567\" aria-describedby=\"caption-attachment-13567\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13567\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/tosuka.jpg\" alt=\"Sinduran\" width=\"1080\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/tosuka.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/tosuka-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/tosuka-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/tosuka-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13567\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Tosuka Project<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susunan acara ngunduh mantu berikutnya adalah keluarga pihak pria yang akan menyambut kedatangan rombongan pengantin wanita sambil menyerahkan seserahan. Ayah pengantin pria juga akan mengambil keris yang dibawa oleh pengantin pria yang kemudian akan diganti dengan pusaka lainnya yang sudah disiapkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prosesi dilanjutkan dengan ibu pengantin pria yang akan menyampirkan<a href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/sinduran-adat-jawa-2023-12-05\/\"> kain sindur<\/a> ke pundak pengantin pria dan wanita. Kemudian ayah pengantin pria akan menarik kedua ujung kain sambil berjalan di depan kedua pengantin dan menuntun mereka menuju pelaminan. Sedangkan ibu pengantin pria sendiri akan memegang bahu kedua pengantin dan turut mendorongnya dari belakang hingga ke pelaminan. Prosesi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sindur binayang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini biasanya diiringi dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Gendhing Manten Boyong Basuki<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pelog Barang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">7. Sungkeman<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_12633\" aria-describedby=\"caption-attachment-12633\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12633\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35928098_478756419228134_4256609634569158656_n.jpg\" alt=\"Prosesi sungkeman pernikahan adat Jawa\" width=\"1080\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35928098_478756419228134_4256609634569158656_n.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35928098_478756419228134_4256609634569158656_n-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35928098_478756419228134_4256609634569158656_n-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/35928098_478756419228134_4256609634569158656_n-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12633\" class=\"wp-caption-text\">Foto: Faralljibrill Photo &amp; Film<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesampainya di <a href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/pesta-pernikahan-tanpa-kursi-pelaminan-2020-07-02\/\">pelaminan<\/a>, kedua pengantin akan melakukan prosesi sungkeman kepada orang tua. Acara ini merupakan bentuk rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada orang tua yang sudah merawat dan memberikan bimbingan hingga mereka bisa membangun rumah tangga sendiri.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">8. Ramah tamah dan doa bersama<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_13564\" aria-describedby=\"caption-attachment-13564\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13564\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/elleluiprojects-3.jpg\" alt=\"prosesi nikahan jawa\" width=\"1080\" height=\"719\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/elleluiprojects-3.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/elleluiprojects-3-480x320.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/elleluiprojects-3-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/elleluiprojects-3-768x511.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13564\" class=\"wp-caption-text\">Foto via Ellelui Projects<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rangkaian acara ngunduh mantu ini diakhiri dengan ramah tamah dan doa bersama. Acara ini biasanya dipandu oleh pemuka agama atau orang yang dituakan di area setempat. Tidak lupa acara ini juga dilanjutkan dengan pemberian jamuan serta pengambilan foto bersama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu dia 8 susunan acara ngunduh mantu adat Jawa yang lengkap. Perlu diingat bahwa upacara ini bukan sesuatu yang wajib, ya. Jadi jika kamu dan pasangan menghendaki upacara pernikahan adat Jawa yang sederhana, kamu tidak perlu melangsungkan acara pasca pernikahan ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dilihat dari susunan acaranya, kamu juga perlu mempersiapkan banyak hal sebagaimana mempersiapkan <a href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/acara-resepsi-pernikahan-2019-09-07\/\">resepsi pernikahan<\/a>. Jadi jika anggaranmu terbatas, kamu bisa melangsungkan acara ngunduh mantu secara sederhana atau bahkan tidak melangsungkannya sama sekali. Tidak apa-apa, <em>kok<\/em>! <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, kamu ingin melangsungkan acara ngunduh mantu atau tidak, nih?<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika membicarakan upacara pernikahan adat Jawa, hal yang paling banyak dibahas adalah mengenai paes, kebaya, acara midodareni, dan susunan acara pernikahan adat Jawa lainnya. Tentu prosesi ini adalah rangkaian upacara yang paling dikenal. Namun ada juga, loh, prosesi pernikahan adat Jawa lanjutan yang tidak kalah penting yaitu ngunduh mantu. Ngunduh mantu ini adalah prosesi pasca [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13568,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[69,117],"tags":[1898,361,2067],"class_list":["post-13562","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","category-wedding","tag-ngunduh-mantu","tag-pernikahan-adat-jawa","tag-unduh-mantu"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Serunya Tradisi Ngunduh Mantu Adat Jawa! Ini Dia Susunan Acaranya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Prosesi ngunduh mantu adalah prosesi terakhir dari upacara pernikahan adat Jawa dan dilakukan oleh keluarga pihak pengantin pria\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Serunya Tradisi Ngunduh Mantu Adat Jawa! Ini Dia Susunan Acaranya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Prosesi ngunduh mantu adalah prosesi terakhir dari upacara pernikahan adat Jawa dan dilakukan oleh keluarga pihak pengantin pria\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"V&amp;CO Jewellery News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-04T00:38:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/The-Balai-Sarwono.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"vncoartikeladmin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"vncoartikeladmin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/\"},\"author\":{\"name\":\"vncoartikeladmin\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8\"},\"headline\":\"Serunya Tradisi Ngunduh Mantu Adat Jawa! Ini Dia Susunan Acaranya\",\"datePublished\":\"2024-01-04T00:38:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/\"},\"wordCount\":1188,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/The-Balai-Sarwono.jpg\",\"keywords\":[\"ngunduh mantu\",\"pernikahan adat jawa\",\"unduh mantu\"],\"articleSection\":[\"Umum\",\"Wedding\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/\",\"name\":\"Serunya Tradisi Ngunduh Mantu Adat Jawa! Ini Dia Susunan Acaranya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/The-Balai-Sarwono.jpg\",\"datePublished\":\"2024-01-04T00:38:33+00:00\",\"description\":\"Prosesi ngunduh mantu adalah prosesi terakhir dari upacara pernikahan adat Jawa dan dilakukan oleh keluarga pihak pengantin pria\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/The-Balai-Sarwono.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/The-Balai-Sarwono.jpg\",\"width\":1080,\"height\":720,\"caption\":\"Venue: The Balai Sarwono\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Serunya Tradisi Ngunduh Mantu Adat Jawa! Ini Dia Susunan Acaranya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/\",\"name\":\"V&amp;CO Jewellery News\",\"description\":\"V&amp;CO Jewelery Toko Perhiasan dan Cincin Kawin\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization\",\"name\":\"V&amp;CO Jewellery News\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png\",\"width\":206,\"height\":40,\"caption\":\"V&amp;CO Jewellery News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8\",\"name\":\"vncoartikeladmin\",\"sameAs\":[\"http:\/\/vncoartikel.local\"],\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/author\/vncoartikeladmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Serunya Tradisi Ngunduh Mantu Adat Jawa! Ini Dia Susunan Acaranya","description":"Prosesi ngunduh mantu adalah prosesi terakhir dari upacara pernikahan adat Jawa dan dilakukan oleh keluarga pihak pengantin pria","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Serunya Tradisi Ngunduh Mantu Adat Jawa! Ini Dia Susunan Acaranya","og_description":"Prosesi ngunduh mantu adalah prosesi terakhir dari upacara pernikahan adat Jawa dan dilakukan oleh keluarga pihak pengantin pria","og_url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/","og_site_name":"V&amp;CO Jewellery News","article_published_time":"2024-01-04T00:38:33+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":720,"url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/The-Balai-Sarwono.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"vncoartikeladmin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"vncoartikeladmin","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/"},"author":{"name":"vncoartikeladmin","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8"},"headline":"Serunya Tradisi Ngunduh Mantu Adat Jawa! Ini Dia Susunan Acaranya","datePublished":"2024-01-04T00:38:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/"},"wordCount":1188,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/The-Balai-Sarwono.jpg","keywords":["ngunduh mantu","pernikahan adat jawa","unduh mantu"],"articleSection":["Umum","Wedding"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/","name":"Serunya Tradisi Ngunduh Mantu Adat Jawa! Ini Dia Susunan Acaranya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/The-Balai-Sarwono.jpg","datePublished":"2024-01-04T00:38:33+00:00","description":"Prosesi ngunduh mantu adalah prosesi terakhir dari upacara pernikahan adat Jawa dan dilakukan oleh keluarga pihak pengantin pria","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/#primaryimage","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/The-Balai-Sarwono.jpg","contentUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/The-Balai-Sarwono.jpg","width":1080,"height":720,"caption":"Venue: The Balai Sarwono"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/serunya-tradisi-ngunduh-mantu-adat-jawa-ini-dia-susunan-acaranya-2024-01-04\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Serunya Tradisi Ngunduh Mantu Adat Jawa! Ini Dia Susunan Acaranya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/","name":"V&amp;CO Jewellery News","description":"V&amp;CO Jewelery Toko Perhiasan dan Cincin Kawin","publisher":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization","name":"V&amp;CO Jewellery News","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png","contentUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png","width":206,"height":40,"caption":"V&amp;CO Jewellery News"},"image":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8","name":"vncoartikeladmin","sameAs":["http:\/\/vncoartikel.local"],"url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/author\/vncoartikeladmin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13562","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13562"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13562\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13573,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13562\/revisions\/13573"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13568"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13562"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13562"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13562"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}