{"id":14595,"date":"2024-04-03T08:00:35","date_gmt":"2024-04-03T01:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/?p=14595"},"modified":"2024-04-02T17:46:24","modified_gmt":"2024-04-02T10:46:24","slug":"8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/","title":{"rendered":"Yuk, Mengenal 8 Prosesi Pernikahan Adat Bugis Makassar yang Fenomenal!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan adat dan tradisi yang beragam, salah satunya adalah <\/span><a href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/6-tradisi-pernikahan-di-indonesia-2024-02-06\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">prosesi pernikahan <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">yang berbeda-beda di berbagai daerah di Indonesia. Suku Bugis, yang berasal dari Pulau Sulawesi, memiliki tradisi pernikahan yang menarik untuk diikuti diamati.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernikahan adat Bugis, Makassar, menawarkan rangkaian prosesi yang sarat makna, mulai dari pra-akad, hingga pasca-upacara. Kekayaan budaya Indonesia tercermin dalam keragaman suku, termasuk dalam tata cara pernikahan mereka. Bagi kamu yang berasal dari latar belakang suku di Pulau Jawa atau di pulau lainnya yang ingin menikahi pasangan Bugis, memahami prosesi pernikahan adat Bugis menjadi penting. Berikut ini lah 8 rangkaian prosesi pernikahan adat Suku Bugis Makassar<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mammanu-Manu<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_14599\" aria-describedby=\"caption-attachment-14599\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14599\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/bugis.wedding.jpg\" alt=\"pengantin Bugis makassar\" width=\"1080\" height=\"1350\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/bugis.wedding.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/bugis.wedding-384x480.jpg 384w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/bugis.wedding-819x1024.jpg 819w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/bugis.wedding-768x960.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14599\" class=\"wp-caption-text\">Foto: instagram\/bugis.wedding<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ma&#8217;manu&#8217; manu&#8217;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah langkah dan tahapan pertama di dalam proses pernikahan adat Suku Bugis, di mana seorang pria mendekati keluarga atau gadis yang ingin dilamar. Pada masa sebelum masa teknologi komunikasi modern saat ini, tahap ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi mengenai status gadis yang akan dipinang. Ini dilakukan untuk memastikan apakah gadis tersebut sudah memiliki ikatan dengan pria lain atau belum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, dalam tahap ini juga diperhatikan karakter dan latar belakang gadis tersebut. Biasanya, pada proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ma&#8217;manu&#8217;-manu&#8217;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini\u00c2\u00a0 diwakili oleh wanita dari keluarga calon pengantin pria yang dianggap memiliki kapasitas untuk melaksanakan tugas tersebut. Jika gadis tersebut belum terikat dengan pria lain, proses pernikahan adat dapat dilanjutkan dengan penyampaian lamaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ma&#8217;manu&#8217; manu&#8217; <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">memegang peranan penting dalam menjaga kesucian dan keutuhan proses pernikahan adat. Melalui proses ini, keluarga dan masyarakat dapat memastikan bahwa pernikahan dilakukan dengan memperhatikan norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam budaya Suku Bugis.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Madutta atau Massuro<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah selanjutnya dalam <\/span><a href=\"https:\/\/www.goodnewsfromindonesia.id\/2022\/10\/19\/8-tahapan-pernikahan-dalam-adat-bugis-makassar-adat-pernikahan-termahal\"><span style=\"font-weight: 400;\">prosesi adat pernikahan Suku Bugis<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah penyampaian lamaran yang disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Madduta<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Massuro<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, penyebutan ini tergantung pada budaya setempat. Pada tahapan ini, pria menyampaikan niatnya untuk menikahi wanita kepada keluarganya. Jika lamaran diterima, proses dilanjutkan ke langkah berikutnya yang dikenal sebagai<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Mappetuada.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, dalam prosesi<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Madduta<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pria akan mengunjungi orang tua si calon wanita untuk meminta izin dan membahas berbagai hal terkait pernikahan, termasuk besarnya uang panai atau mahar. Ini merupakan langkah yang penting dalam menjalin hubungan baik antara kedua keluarga dan juga menegaskan keseriusan niat untuk menjalani pernikahan adat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Madduta<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Massuro<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini menjadi momen penting dalam persiapan pernikahan adat ala Suku Bugis dan Makassar, di mana adat dan tradisi turut memegang peranan penting dalam menentukan jalannya pernikahan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mappetuada<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_14598\" aria-describedby=\"caption-attachment-14598\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14598\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/phiutografiastudio.jpg\" alt=\"mappetuada adat bugis\" width=\"1080\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/phiutografiastudio.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/phiutografiastudio-480x480.jpg 480w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/phiutografiastudio-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/phiutografiastudio-300x300.jpg 300w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/phiutografiastudio-768x768.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14598\" class=\"wp-caption-text\">Foto: instagram\/phiutografiastudio<\/figcaption><\/figure>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mappettuada<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang terdapat pada prosesi pernikahan Suku Bugis merupakan tahapan penting selanjutnya dalam meresmikan lamaran atau tunangan. Proses ini mengandung makna penting dalam menetapkan kesepakatan antara kedua belah pihak yang akan menikah. Kata <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;mappettu&#8221; <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mencerminkan keputusan yang diambil, sementara &#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ada<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; merujuk pada pernyataan atau kesepakatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahap ini, salah satu aspek utama yang dibahas adalah uang Panai\u00e2\u20ac\u2122 atau disebut juga &#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mappenre Dui<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; dalam budaya Bugis, atau &#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Appanai Leko Caddi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; dalam budaya Makassar. Hal ini mencerminkan keseriusan dan komitmen kedua belah pihak terhadap pernikahan yang akan dilangsungkan. Selain itu, juga ditetapkan aspek-aspek penting lainnya, seperti penentuan hari baik untuk pernikahan, konsep dekorasi yang akan digunakan, serta hiburan yang akan disediakan dalam acara pesta pernikahan.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mappettuada<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sebagai bagian dari proses pernikahan adat, merupakan wadah bagi kedua keluarga untuk berdiskusi dan merencanakan segala hal yang berkaitan dengan pernikahan. Kesepakatan yang dicapai dalam tahap ini menjadi landasan kuat bagi kelangsungan dan kesuksesan pernikahan yang akan datang. Dengan demikian, mappettuada bukan hanya merupakan seremonial semata, tetapi juga merupakan tahap yang memperkuat hubungan antara kedua keluarga yang akan bersatu dalam sebuah ikatan pernikahan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mappasili\u00e2\u20ac\u2122\/ Cemme Passih dan Mappasau botting<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mappetuada<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, terdapat prosesi yang disebut sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mappasau botting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang merujuk pada proses perawatan calon pengantin. Proses ini melibatkan perawatan intensif selama tiga hari berturut-turut sebelum pernikahan. Calon mempelai wanita akan menjalani serangkaian perawatan tradisional, termasuk mandi uap dan menggunakan bahan-bahan kosmetik alami yang dipercaya memiliki manfaat bagi kecantikan kulit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama proses ini, perawatan tidak hanya secara fisik, tetapi juga memiliki nilai spiritual. Bagian akhir dari ritual ini adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cemme Passih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang merupakan mandi tolak bala untuk memohon perlindungan dari Tuhan sebelum memasuki kehidupan baru sebagai pasangan suami istri. Upacara ini biasanya dilaksanakan pada pagi hari, satu hari sebelum hari pernikahan sebenarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ritual <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mappasau botting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cemme passih <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah bagian dari persiapan pernikahan adat, tidak hanya untuk menjaga kecantikan fisik calon mempelai, tetapi juga sebagai bentuk persiapan spiritual dan perlindungan sebelum memasuki tahap baru dalam kehidupan berumah tangga.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Ma\u00e2\u20ac\u2122panre Temme dan Mappacci<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_14600\" aria-describedby=\"caption-attachment-14600\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14600\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/dygta.ithophotography.jpg\" alt=\"adat bugis makassar mappacci\" width=\"1080\" height=\"1350\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/dygta.ithophotography.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/dygta.ithophotography-384x480.jpg 384w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/dygta.ithophotography-819x1024.jpg 819w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/dygta.ithophotography-768x960.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14600\" class=\"wp-caption-text\">Foto: instagram\/dygta.ithophotography<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai bagian dari upacara pernikahan adat tradisional Bugis dan Makassar, sehari sebelum resepsi pernikahan dilaksanakan, pasangan pengantin akan mengadakan acara yang dikenal sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mappacci<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (dalam bahasa Bugis) atau &#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Akkorontigi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; (dalam bahasa Makassar) atau juga sering disebut sebagai &#8220;malam pacar&#8221;.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahapan ini, calon pengantin, baik pria maupun wanita, mengenakan pakaian adat Baju Bodo, duduk bersila menunggu kedatangan keluarga dan kerabat. Mereka kemudian disambut dengan daun pacar yang dioleskan ke tangan mereka oleh para tamu, sambil diiringi dengan doa-doa untuk kebahagiaan mereka dalam pernikahan yang akan datang. .<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah tahap penting yang memberikan kesempatan bagi pasangan untuk merasakan dukungan dan doa dari orang-orang terdekat menjelang perayaan pernikahan mereka. Acara ini tidak hanya merupakan bagian dari ritual persiapan fisik, tetapi juga memiliki makna simbolis yang dalam dalam budaya Bugis dan Makassar, menandai awal dari perjalanan mereka menuju kehidupan bersama.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mappenre Botting\/ Appanai Leko Lompo<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_14597\" aria-describedby=\"caption-attachment-14597\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14597\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/phiutografiastudio-1.jpg\" alt=\"adat bugis pernikahan\" width=\"1080\" height=\"1350\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/phiutografiastudio-1.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/phiutografiastudio-1-384x480.jpg 384w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/phiutografiastudio-1-819x1024.jpg 819w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/phiutografiastudio-1-768x960.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14597\" class=\"wp-caption-text\">foto: instagram\/phiutografiastudio<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pernikahan adat Bugis dan Makassar, ritual <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mappenre Botting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Appanai Leko Lompo <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menjadi momen penting. Ini adalah saat di mana pengantin pria berangkat dari rumahnya dengan diiringi oleh kerabat membawa seserahan &#8220;erang-erang&#8221; menuju rumah pengantin wanita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika tiba di rumah pengantin wanita, upacara akad nikah dilangsungkan di hadapan penghulu dengan diikuti oleh keluarga dan kerabat. Mempelai pria menyampaikan ijab kabul sebagai tanda persetujuannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah upacara pernikahan selesai, para tamu diundang untuk menikmati hidangan yang telah disiapkan, sering kali diiringi oleh lagu tradisional seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Balo\u00e2\u20ac\u2122 Lipa\u00e2\u20ac\u2122<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Ini menjadi momen hangat di mana keluarga dan kerabat bisa berkumpul dan merayakan ikatan suci antara kedua pengantin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, prosesi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mappenre Botting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Appanai Leko Lompo<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan Akad Nikah menjadi bagian tak terpisahkan dari pernikahan adat Bugis dan Makassar, menandai awal dari perjalanan hidup bersama yang dihormati dan dirayakan oleh komunitas mereka.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mappasikarawa<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah ijab Kabul disepakati, langkah selanjutnya adalah memperkenalkan mempelai pria kepada istrinya secara resmi. Prosesi ini sering kali dimulai dengan ketukan pintu sebagai tanda meminta izin kepada keluarga mempelai wanita untuk memasuki kamar pengantin. Begitu masuk ke dalam kamar, proses penting yang dilakukan ini disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mappasikarawa<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang merupakan sentuhan pertama yang diberikan oleh suami kepada istrinya.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sentuhan ini dianggap penting karena melambangkan pengenalan dan penghormatan dalam hubungan baru mereka sebagai suami dan istri. Biasanya, sentuhan ini ditujukan ke arah pundak, yang simbolisnya mewakili kesetaraan dalam hubungan rumah tangga. Pada umumnya, Mappasikarawa menjadi momen intim yang ditunggu-tunggu, memperkuat ikatan antara pasangan yang baru menikah dalam tradisi pernikahan adat.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mapparola<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_14596\" aria-describedby=\"caption-attachment-14596\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14596\" src=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/phiutografiastudio-2.jpg\" alt=\"pengantin bugis\" width=\"1080\" height=\"1350\" srcset=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/phiutografiastudio-2.jpg 1080w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/phiutografiastudio-2-384x480.jpg 384w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/phiutografiastudio-2-819x1024.jpg 819w, https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/phiutografiastudio-2-768x960.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14596\" class=\"wp-caption-text\">Foto: instagram\/phiutografiastudio<\/figcaption><\/figure>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mapparola<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sebuah elemen penting dalam pernikahan adat Suku Bugis. Pada tahapan ini pihak wanita melakukan kunjungan ke rumah mempelai pria dengan penuh kegembiraan dan kehormatan. Tradisi ini sering diperlengkapi dengan perayaan resepsi yang meriah di rumah mempelai pria, mengundang kerabat, tetangga, dan teman-teman untuk bersukacita bersama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun dalam perkembangannya, beberapa tahapan tradisional seperti yang dijelaskan di atas mulai ditinggalkan. Alasannya beragam, termasuk pertimbangan efisiensi ekonomi yang menghambat pelaksanaannya. Selain itu, beberapa aspek ritual dianggap tidak lagi sesuai dengan prinsip syariat Islam dan dianggap tidak relevan dengan zaman saat ini. Contohnya adalah tradisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pakkio\u00e2\u20ac\u2122 Bunting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang melibatkan penyambutan pengantin pria dengan syair-syair khas Makassar, kini semakin jarang dijumpai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun demikian, pernikahan adat tetap mempertahankan esensi kebersamaan dan kegembiraan dalam menyatukan dua keluarga. Meskipun beberapa elemen tradisional telah dihilangkan, perayaan pernikahan dengan tradisi adat Bugis masih merupakan momen yang sakral dan berarti bagi pasangan dari komunitas masyarakat adat Suku Bugis.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah 8 rangkaian prosesi <a href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/pesona-tradisi-leluhur-menjelajahi-12-langkah-prosesi-pernikahan-adat-betawi-2024-02-12\/\">pernikahan adat<\/a> ala Suku Bugis penuh makna yang perlu kamu ketahui. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun banyak orang lebih memilih pernikahan yang modern saat ini, tetapi penting untuk mendukung serta menjaga tradisi adat pernikahan Suku Bugis.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan adat dan tradisi yang beragam, salah satunya adalah prosesi pernikahan yang berbeda-beda di berbagai daerah di Indonesia. Suku Bugis, yang berasal dari Pulau Sulawesi, memiliki tradisi pernikahan yang menarik untuk diikuti diamati.\u00c2\u00a0 Pernikahan adat Bugis, Makassar, menawarkan rangkaian prosesi yang sarat makna, mulai dari pra-akad, hingga pasca-upacara. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14601,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[69,117],"tags":[2180,2181,197,2179],"class_list":["post-14595","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","category-wedding","tag-adat-bugis","tag-adat-bugis-makassar","tag-pernikahan-adat","tag-pernikahan-adat-bugis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal 8 Prosesi Pernikahan Adat Bugis Makassar<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pernikahan adat Bugis, Makassar, menawarkan rangkaian prosesi yang sarat makna, mulai dari pra-akad, hingga pasca-upacara.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal 8 Prosesi Pernikahan Adat Bugis Makassar\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pernikahan adat Bugis, Makassar, menawarkan rangkaian prosesi yang sarat makna, mulai dari pra-akad, hingga pasca-upacara.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"V&amp;CO Jewellery News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-03T01:00:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/kinantykarina.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"vncoartikeladmin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"vncoartikeladmin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/\"},\"author\":{\"name\":\"vncoartikeladmin\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8\"},\"headline\":\"Yuk, Mengenal 8 Prosesi Pernikahan Adat Bugis Makassar yang Fenomenal!\",\"datePublished\":\"2024-04-03T01:00:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/\"},\"wordCount\":1345,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/kinantykarina.jpg\",\"keywords\":[\"adat bugis\",\"adat bugis makassar\",\"Pernikahan Adat\",\"pernikahan adat bugis\"],\"articleSection\":[\"Umum\",\"Wedding\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/\",\"name\":\"Mengenal 8 Prosesi Pernikahan Adat Bugis Makassar\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/kinantykarina.jpg\",\"datePublished\":\"2024-04-03T01:00:35+00:00\",\"description\":\"Pernikahan adat Bugis, Makassar, menawarkan rangkaian prosesi yang sarat makna, mulai dari pra-akad, hingga pasca-upacara.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/kinantykarina.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/kinantykarina.jpg\",\"width\":1080,\"height\":720,\"caption\":\"Foto: instagram\/kinantykarina\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Yuk, Mengenal 8 Prosesi Pernikahan Adat Bugis Makassar yang Fenomenal!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/\",\"name\":\"V&amp;CO Jewellery News\",\"description\":\"V&amp;CO Jewelery Toko Perhiasan dan Cincin Kawin\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization\",\"name\":\"V&amp;CO Jewellery News\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png\",\"width\":206,\"height\":40,\"caption\":\"V&amp;CO Jewellery News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8\",\"name\":\"vncoartikeladmin\",\"sameAs\":[\"http:\/\/vncoartikel.local\"],\"url\":\"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/author\/vncoartikeladmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal 8 Prosesi Pernikahan Adat Bugis Makassar","description":"Pernikahan adat Bugis, Makassar, menawarkan rangkaian prosesi yang sarat makna, mulai dari pra-akad, hingga pasca-upacara.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal 8 Prosesi Pernikahan Adat Bugis Makassar","og_description":"Pernikahan adat Bugis, Makassar, menawarkan rangkaian prosesi yang sarat makna, mulai dari pra-akad, hingga pasca-upacara.","og_url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/","og_site_name":"V&amp;CO Jewellery News","article_published_time":"2024-04-03T01:00:35+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":720,"url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/kinantykarina.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"vncoartikeladmin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"vncoartikeladmin","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/"},"author":{"name":"vncoartikeladmin","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8"},"headline":"Yuk, Mengenal 8 Prosesi Pernikahan Adat Bugis Makassar yang Fenomenal!","datePublished":"2024-04-03T01:00:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/"},"wordCount":1345,"publisher":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/kinantykarina.jpg","keywords":["adat bugis","adat bugis makassar","Pernikahan Adat","pernikahan adat bugis"],"articleSection":["Umum","Wedding"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/","name":"Mengenal 8 Prosesi Pernikahan Adat Bugis Makassar","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/kinantykarina.jpg","datePublished":"2024-04-03T01:00:35+00:00","description":"Pernikahan adat Bugis, Makassar, menawarkan rangkaian prosesi yang sarat makna, mulai dari pra-akad, hingga pasca-upacara.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/#primaryimage","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/kinantykarina.jpg","contentUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/kinantykarina.jpg","width":1080,"height":720,"caption":"Foto: instagram\/kinantykarina"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/8-prosesi-pernikahan-adat-bugis-makassar-2024-04-03\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Yuk, Mengenal 8 Prosesi Pernikahan Adat Bugis Makassar yang Fenomenal!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#website","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/","name":"V&amp;CO Jewellery News","description":"V&amp;CO Jewelery Toko Perhiasan dan Cincin Kawin","publisher":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#organization","name":"V&amp;CO Jewellery News","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png","contentUrl":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cropped-cropped-logo-vnco.png","width":206,"height":40,"caption":"V&amp;CO Jewellery News"},"image":{"@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/#\/schema\/person\/6e522328de7fbca39ea926fde2ee32c8","name":"vncoartikeladmin","sameAs":["http:\/\/vncoartikel.local"],"url":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/author\/vncoartikeladmin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14595","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14595"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14595\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14602,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14595\/revisions\/14602"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14601"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14595"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14595"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vncojewellery.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14595"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}