Setiap wanita pasti ingin tampil mempesona di hari pernikahannya. Mulai dari riasan yang sempurna, busana yang pas di badan, aksesoris cantik sebagai pelengkap, hingga tambahan lainnya yang mampu menunjang penampilan. Dan henna pengantin cantik menjadi salah satu riasan yang banyak digunakan wanita di hari pernikahannya.
Lalu, apa saja sih yang perlu dilakukan agar lukisan henna bisa semakin indah dan menawan di hari pernikahan? Yuk, ikuti beberapa tips mulai dari sebelum, selama, hingga setelah pelukisan henna di kulit agar hasilnya cantik dan tahan lama di sini!
Pemakaian Henna/Inai di Pernikahan Adat Indonesia
Sebelum membahas lebih dalam mengenai tips memakai henna pengantin cantik, alangkah lebih baiknya jika kita memahami terlebih dahulu penggunaan henna dalam pernikahan. Mungkin kamu sudah membayangkan bahwa penggunaan henna identik dengan pernikahan Asia Tengah. Namun sesungguhnya, masyarakat Melayu, Aceh, dan Bugis-Makassar sendiri juga sudah menggunakan henna untuk mempercantik tampilan mempelai wanita, loh.

Contohnya di Aceh, ada tradisi bernama Malam Boh Gaca, yaitu prosesi penumbukan daun inai (daun pacar) secara tradisional dengan menggunakan batu giling. Prosesi ini disertai tokoh adat/agama yang turut mendoakan kelancaran pernikahan. Kemudian inai diukir pada kuku dan telapak tangan/kaki pengantin wanita dengan motif khas seperti rumpun biluluk, limpen, atau keris. Upacara ini dilakukan pada 3-7 malam sebelum akad dilangsungkan dan menjadi simbol pembersihan diri, tolak bala, dan menambah keindahan.
Ada juga Malam Bainai yang masih dilakukan di adat Melayu dan Minangkabau. dengan mengoleskan inai pada kuku tangan dan kaki calon pengantin. Upacara ini melambangkan pelepasan masa lajang dan perlindungan diri untuk calon pengantin.

Selanjutnya ada Mappacci di Bugis-Makassar. Salah satu hal yang unik dari tradisi ini adalah mapacci tidak hanya dilakukan oleh calon pengantin wanita saja, namun juga dilakukan oleh calon pengantin pria. Pacci sendiri merujuk pada daun pacar yang digunakan untuk menghias tangan pengantin. Tradisi ini menjadi simbol untuk menyucikan dan membersihkan kedua calon pengantin dari hambatan dan hal-hal buruk yang bisa melanda pernikahan mereka.
Nah, jadi penggunaan henna pengantin cantik atau inai sendiri bukan sesuatu yang baru atau asing pada tradisi kita, ya. Sekarang, yuk kepoin cara biar lukisan henna di tubuh kita memiliki warna yang tajam dan tahan lama!
Tips Mendapatkan Hasil Henna Pengantin Cantik
Pemakaian daun pacar atau inai umumnya digunakan pada kuku dan telapak tangan saja. Namun tidak sedikit yang menggunakannya hingga ke punggung tangan dan punggung kaki. Agar pemakaian henna lebih mudah dan hasilnya stand out, kamu perlu melakukan beberapa hal ini:
Sebelum Pemakaian:

1. Tes Awal
Sebelum memutuskan untuk menggunakan henna pada kulit, kamu perlu melakukan tes awal terlebih dahulu untuk memastikan bahwa kamu tidak memiliki alergi terhadap kandungan pada henna. Caranya adalah dengan melakukan patch test dengan memilih area tubuh yang tersembunyi untuk mencoba sedikit henna. Area yang bisa dipilih di antara di bagian dalam lengan atau belakang siku.
Oleskan henna pengantin cantik secara tipis dan merata, kemudian diamkan hingga mengering. Jika kamu ingin melihat hasilnya secara optimal, diamkan selama 2-3 jam. Namun jika hanya ingin melihat apakah henna akan menimbulkan reaksi pada kulit, cukup diamkan selama 15-20 menit saja. Kemudian bersihkan kulit dengan tisu atau kapas yang dibasahi air.
Tahap selanjutnya adalah amati reaksi pada kulit selama 24 jam ke depan. Jika ternyata muncul rasa gatal, kemerahan, panas, hingga bengkak, itu artinya ada kandungan dalam henna yang tidak cocok dengan kulitmu. Maka, sebaiknya segera hentikan pemakaian dan cuci area kulit yang terkena hena dengan sabun hingga bersih.
Meskipun tidak ada reaksi yang berarti, perhatikan juga dengan warna henna. Biasanya henna memiliki hasil akhir warna cokelat kemerahan dalam 24-48 jam. Namun jika henna yang kamu gunakan langsung menunjukkan warna hitam pekat, sebaiknya ganti menggunakan henna lain karena henna jenis ini biasanya mengandung bahan kimia berbahaya.
2. Makan
Percaya gak kalau salah satu hal yang membuat hasil henna pengantin cantik adalah dengan makan dan minum yang cukup? Hal ini karena proses pelukisan henna di tubuh membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Kamu bahkan bisa duduk selama 2 hingga 6 jam! Tentu durasi pelukisan henna bergantung dari kerumitan desain, ukuran tangan, dan apakah pelukisan akan dilakukan di kaki juga. Semakin rumit desain henna dan luas area yang perlu dilukis, maka akan semakin lama juga waktu yang dibutuhkan.
Untuk itu, pastikan kamu sudah makan dengan cukup agar tidak merasa kelaparan selama proses pelukisan. Ruang gerak tangan kamu pun akan sangat terbatas, sehingga kamu juga akan kesulitan untuk sekedar ngemil saja selama proses pelukisan.
3. Bersihkan Kulit
Tahapan selanjutnya sebelum menggunakan henna pengantin cantik adalah memastikan area kulit yang akan dilukis sudah bersih. Selain dibilas dengan sabun, kamu juga bisa waxing atau cukur terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar tangan dan kaki lebih mudah dilukis dan memudahkan henna untuk meresap ke kulit. Jika kamu butuh waxing atau cukur, pastikan melakukan hal ini setidaknya 24 jam sebelum jadwal pelukisan henna agar kulit terhindar dari iritasi, ya.
Selain itu, pastikan juga kulitmu bebas dari produk kecantikan seperti lotion, minyak, atau krim yang bisa menghambat proses penyerapan henna ke kulit. Kondisi kulit kamu harus benar-benar bersih dan kering agar henna bisa menyerap sempurna.
4. Pakai Baju Longgar dan Nyaman
Agar tetap merasa nyaman selama proses pelukisan henna, kamu harus memilih pakaian yang tepat. Mengingat kamu perlu duduk atau rebahan dalam jangka waktu yang cukup lama, kamu mungkin akan mudah merasa pegal atau kegerahan. Untuk itu, kami sarankan agar kamu memakai pakaian longgar dan mudah menyerap keringat. Dengan begitu, kamu bisa duduk nyaman selama tangan dan kaki dilukis.
Selama Pemasangan
Seperti yang sudah disinggung sedikit di atas, proses pengukiran henna bisa memakan waktu hingga 6 jam. Tangan kamu harus berada di posisi tertentu selama proses ini dan bahkan kamu belum tentu bisa memegang ponsel. Kebayang gak sih kamu harus duduk diam menunggu proses pengukiran selesai?
Untuk itu, penting sekali mempersiapkan amunisi agar kamu tidak merasa bosan selama proses ini berlangsung. Kamu bisa memasang film favorit di TV atau laptop untuk menemanimu menunggu proses pelukisan henna. Atau kamu juga bisa menyalakan lagu-lagu favoritmu agar suasana tidak terasa canggung atau sepi.
Kamu juga bisa mengajak sahabat dekat atau saudara yang bisa kamu ajak ngobrol berbagai hal. Jangan lupa untuk mengajak tim pelukis henna untuk mengobrol juga agar mereka merasa dilibatkan dan membuat pekerjaan mereka terasa lebih menyenangkan, ya.
Sesudah Dilukis

1. Diam
Setelah henna pengantin cantik selesai dilukis, tugas-tugas kamu cukup mudah, kok, yaitu hindari banyak bergerak. Terutama di area kulit yang dilukis. Kamu perlu berhati-hati ketika berpindah tempat atau beraktivitas mengingat pasta henna yang masih menempel bisa bergeser atau tergores jika kamu bergerak sembarangan. Jadi, hati-hati jika ingin melakukan sesuatu, ya.
2. Keringkan secara Alami
Langkah selanjutnya adalah dengan mengeringkan henna secara alami. Kira-kira berapa lama waktu yang dibutuhkan agar henna bisa kering? 1 jam? 2 jam? Kamu harus siap-siap ditempeli pasta henna selama setidaknya 4 jam untuk bisa mendapatkan hasil memuaskan. Bahkan, sangat disarankan untuk membiarkannya semalaman.
Kamu bisa membiarkan pasta henna menempel bahkan selama kamu tidur. Agar pastanya tidak berubah tempat, kamu bisa membungkus area kulit dengan tisu toilet, kemudian bungkus dengan plastic wrap agar pasta tidak tergeser selama tidur.
3. Berada di Suhu Hangat
Suhu hangat adalah sahabat terbaik henna, yang artinya, pastikan kamu berada dalam suhu ruangan yang hangat agar bisa mendapatkan warna yang pekat dan tahan lama. Warna henna sendiri akan sulit menyerap ke area kulit yang dingin.
Namun, ini bukan berarti kamu bisa menghangatkan kulit dengan cara ekstrem seperti menggunakan hair dryer, ya. Perlu diingat bahwa henna perlu dikeringkan dengan cara alami. Pemakaian pengering rambut justru akan membuat pasta henna jadi rusak dan retak. Jadi, cukup nyalakan heater portable aja di kamarmu.
4. Gunakan Ramuan Pengikat
Agar hasil henna pengantin cantik dan tajam, kamu juga bisa mengoleskan campuran air lemon dan gula ke atas pasta henna. Cukup celupkan kapas ke campuran cairan tadi, kemudian tap-tap secara merata ke permukaan pasta henna. Hal ini bertujuan agar pasta henna tetap menempel di kulit dan meningkatkan kepekatan warna.
5. Hindari Air
Setelah membiarkan tubuhmu ditempeli pasta henna selama semalaman, tentu kamu langsung ingin mandi dan membasuhnya dengan air, bukan? Eits, no, no, ya! Kontak air akan membuat warna henna jadi memudar, bahkan tidak berbentuk lagi, loh.
Setelah henna mengering, kamu pun tidak boleh langsung membasuhnya dengan air. Cara melepas pastanya adalah dengan mengikisnya secara lembut menggunakan minyak zaitun atau minyak kelapa. Kamu tetap boleh membasuh area kulit lain yang tidak terkena henna dengan air, kok. Tapi pastikan kamu sudah membalut area kulit yang sudah dilukis henna agar tidak terkena air, ya.
Nah, itu dia tahapan lengkap untuk mendapatkan henna pengantin cantik yang tajam dan tahan lama. Pastikan kamu memiliki waktu luang setidaknya 2×24 jam agar bisa mendapatkan hasil yang optimal, ya.
Di tengah semua detail penampilan yang kamu siapkan, jangan lupa bahwa perhiasan juga memegang peran penting untuk menyempurnakan keseluruhan look di hari pernikahanmu. Bersama V&Co Jewellery, kamu bisa menemukan koleksi perhiasan yang elegan, timeless, dan dirancang untuk melengkapi setiap momen spesialmu. Mulai dari cincin nikah hingga aksesoris pelengkap, pilihlah yang tidak hanya indah secara visual, tapi juga punya makna yang akan kamu kenang sepanjang hidup.
Cover | Foto via Pinterest
