Artikel Terbaru

Ternyata Berlian punya Banyak Warna, loh! Apa Saja, ya?

Berlian sering dikenal sebagai batu permata bening yang berkilau, tapi sebenarnya berlian punya banyak warna yang cantik dan unik, loh! Mulai dari kuning, biru, hingga merah muda, setiap warna hadir dengan karakter dan daya tariknya sendiri. Banyak orang belum tahu kalau warna-warna ini terbentuk secara alami dari proses panjang di dalam bumi.

Dalam artikel ini, kita akan mengenal lebih dekat berbagai warna berlian dan apa yang membuatnya begitu istimewa. Dengan memahami ragam warnanya, kamu bisa menemukan berlian yang paling cocok dengan gaya dan kepribadianmu. Yuk, mulai kenali keindahan warna-warni dari berlian!

Tentang Colored Diamond, si Berlian Berwarna

Berlian berwarna atau colored diamond punya banyak sekali pilihan warna, seperti merah, pink, biru, hijau, kuning, oranye, cokelat, abu-abu, hitam, sampai putih. Setiap warna masih punya banyak variasi lainnya, jadi jumlah kemungkinannya sangat banyak. Tidak seperti berlian bening yang dinilai dari seberapa tidak berwarnanya, berlian berwarna justru dinilai dari seberapa jelas dan merata warnanya. Semakin cantik warnanya, maka semakin tinggi harganya.

Warna-warna ini muncul karena proses alam yang terjadi jauh di dalam bumi. Meski semuanya berasal dari karbon, adanya unsur lain atau perubahan kecil pada struktur berlian membuat warnanya bisa bermacam-macam. Itulah sebabnya setiap berlian berwarna punya karakter dan cerita terbentuknya sendiri.

Cara menilai berlian berwarna juga berbeda dari berlian putih. Berlian putih memakai skala D–Z, sementara berlian berwarna dilihat dari seberapa kuat dan jelas warna yang tampak. Tiga hal utama yang dinilai adalah hue, yaitu warna utamanya, seperti merah atau biru, tone, atau seberapa terang atau gelap warnanya, dan juga saturation, yaitu seberapa kuat atau hidup warnanya. Semakin tinggi saturasinya, warna berlian akan terlihat semakin mencolok.

Intensitas warna ini juga dibagi menjadi beberapa tingkat, mulai dari Faint, Very Light, Light, Fancy Light, Fancy, Fancy Intense, sampai Fancy Vivid, yang merupakan tingkat paling langka dan paling mahal.

Jadi, berlian berwarna atau colored diamond bukan hanya indah, tapi juga punya keunikan yang membuatnya berbeda dari berlian biasa. Kombinasi warna yang beragam dan proses terbentuknya yang istimewa membuat berlian berwarna menjadi pilihan menarik bagi siapa pun yang ingin memiliki perhiasan dengan karakter yang lebih personal dan menonjol.

Warna-warni dari Berlian Berwarna

Foto via Goodstone

Berlian tidak hanya hadir dalam warna bening yang biasa kita lihat. Ada banyak jenis berlian berwarna dengan karakter dan asal warna yang berbeda-beda. Setiap warna terbentuk karena proses alami tertentu di dalam bumi, sehingga setiap batu punya cerita unik. Berikut beberapa warna berlian berwarna dan bagaimana masing-masing warnanya bisa muncul.

  • Berlian Merah Muda

Berlian merah muda memiliki warna lembut yang muncul bukan karena unsur kimia tambahan, tapi akibat perubahan kecil pada struktur kristalnya. Perubahan ini terjadi selama pembentukan berlian jauh di dalam bumi, saat tekanan dan suhu ekstrem mempengaruhi bentuk kristal. Distorsi halus inilah yang membuat cahaya memantul berbeda dan menghasilkan warna merah muda yang menawan. Karena prosesnya langka, berlian merah muda pun menjadi salah satu jenis yang banyak diburu.

  • Berlian Kuning

Warna kuning pada berlian berasal dari kandungan nitrogen dalam strukturnya. Nitrogen ini menyaring cahaya tertentu sehingga menghasilkan rona kuning. Semakin banyak nitrogen, semakin kuat warna kuningnya. Jika intensitas warnanya sudah berada di luar skala D–Z, maka berlian ini termasuk kategori “mewah” atau “fancy”. Keindahan warnanya membuat berlian kuning menjadi pilihan populer bagi yang menginginkan tampilan cerah dan ceria.

  • Berlian Merah

Berlian merah adalah salah satu permata paling langka di dunia. Jumlahnya sangat sedikit, terutama untuk yang berukuran besar. Warna merahnya berasal dari distorsi struktur kristal yang mirip dengan yang terjadi pada berlian merah muda, tapi tingkat deformasinya jauh lebih kuat sehingga warnanya tampak lebih intens. Kelangkaannya membuat berlian merah memiliki nilai yang sangat tinggi dan menjadi koleksi istimewa.

Foto via The Jewellery Editor
  • Berlian Biru

Berlian biru mendapatkan warnanya dari keberadaan unsur boron di dalam batu. Boron membantu menyerap panjang gelombang cahaya tertentu sehingga menghasilkan warna biru yang khas dan elegan. Ada juga berlian biru yang mendapat warna dari radiasi alami atau hidrogen, meski lebih jarang. Karena jumlahnya terbatas, berlian biru dianggap sangat istimewa dan sering dikaitkan dengan simbol ketenangan, kejujuran, serta spiritualitas.

  • Berlian Hijau

Warna hijau pada berlian muncul setelah batu tersebut terkena radiasi alami selama jutaan tahun. Radiasi ini memengaruhi struktur atom karbon dan memberi rona hijau yang lembut hingga hijau kekuningan. Berlian hijau termasuk warna yang sangat jarang ditemukan. Selain tampil unik, warnanya sering dikaitkan dengan simbol alam, pertumbuhan, dan kemakmuran.

  • Berlian Oranye

Berlian oranye tergolong langka karena membutuhkan susunan atom nitrogen yang sangat khusus. Susunan ini membuat cahaya biru dan kuning terserap, sehingga warna oranye terlihat jelas dan bersih. Banyak berlian oranye lain yang memiliki warna sekunder, sehingga berlian oranye murni justru menjadi lebih bernilai. Batu ini sering dianggap mewakili energi, semangat, dan keberanian.

  • Berlian Coklat

Berlian coklat dulunya kurang diminati dan lebih banyak digunakan untuk industri. Tapi sejak tahun 1980-an, pemasar mulai memberi nama seperti “champagne” atau “cognac”, yang membuatnya lebih menarik di pasaran. Warna coklat yang hangat berasal dari distorsi pada kisi kristal berlian. Selain cantik, berlian coklat juga lebih terjangkau sehingga populer bagi pemilik gaya yang ingin tampil elegan tanpa harga selangit.

  • Berlian Hitam

Berlian hitam alami mendapatkan warnanya dari banyak inklusi mineral kecil, seperti grafit atau pirit, yang tersebar di dalam batu. Kadang warnanya muncul dari retakan kecil yang menghitam. Meskipun disebut “hitam”, warna dasarnya bisa bervariasi dari hampir bening hingga coklat atau hijau zaitun. Keunikan tekstur dan warnanya membuat berlian hitam tampil beda, memberi kesan kuat dan misterius.

Tips Memilih Berlian Berwarna

Foto via Astteria

Berlian berwarna atau colored diamond punya daya tarik yang berbeda dari berlian bening biasa. Tapi, karena setiap warna punya karakteristik dan nilai yang berbeda, penting untuk tahu apa saja yang harus diperhatikan sebelum memilih berlian berwarna. Berikut panduan sederhana yang bisa membantu kamu memilihnya dengan lebih mudah.

  • Perhatikan Intensitas Warna (Color Intensity)

Dalam berlian berwarna, hal yang paling menentukan adalah tingkat intensitas warnanya. Semakin kuat, pekat, dan jelas warna yang terlihat, semakin tinggi pula nilai berlian tersebut. Skala intensitas biasanya terdiri dari Faint, Light, Fancy, Fancy Intense, hingga Fancy Vivid.

Kalau kamu mau tampilan colored diamond yang benar-benar mencuri perhatian, kategori Fancy Intense dan Fancy Vivid bisa jadi pilihan terbaik. Tapi, kalau kamu lebih suka kesan berlian yang lebih lembut dan tidak terlalu mencolok, kategori Light atau tingkatan yang lebih halus bisa memberikan hasil yang manis dan elegan.

  • Pilih Hue, Tone dan Saturation yang Diinginkan

Berlian berwarna memiliki hue atau warna utama, seperti pink, blue, yellow, dan green. Ada juga berlian dengan kombinasi hue, misalnya “pinkish purple” atau “brownish yellow”. Biasanya, semakin murni satu warna tanpa campuran, harganya cenderung lebih tinggi.

Selain hue, kenali juga tone dan saturation. Tone menunjukkan apakah warna terlihat terang atau gelap, sedangkan saturation menggambarkan kekuatan warnanya. Tone yang terlalu gelap bisa membuat berlian tampak kurang bercahaya, sementara tone terlalu terang bisa membuat warnanya terlihat samar. Pilih kombinasi hue favoritmu dengan tone yang seimbang dan saturation yang kuat supaya warna berlian terlihat segar, hidup, dan lebih berkilau.

  • Cek Kejernihannya (Clarity) dan Bentuk (Cut) yang Sesuai

Pada berlian berwarna, kejernihan tidak sepenting pada berlian putih karena warna yang kuat biasanya mampu menyamarkan inklusi kecil. Meski begitu, tetap pastikan tidak ada cacat besar yang mengganggu penampilan, ya, terutama untuk berlian berwarna lembut seperti soft pink atau soft yellow.

Selain itu, pilih bentuk potongan yang mampu menguatkan warna, seperti cushion, radiant, pear, atau oval. Bentuk-bentuk ini bisa memantulkan cahaya dengan baik sehingga warna terlihat lebih kaya dan intens. Kombinasi cut yang tepat dengan clarity yang tidak mengganggu akan membuat keseluruhan tampilan berlian berwarna jauh lebih menarik.

foto via Grown Brilliance
  • Pilih Setting Logam yang Tepat

Jenis logam pada cincin atau perhiasan juga berpengaruh pada tampilan warna berlian. Emas kuning, misalnya, membuat berlian kuning terasa lebih hangat dan cerah. Sementara itu, emas putih atau platinum cocok untuk warna berlian yang ingin terlihat lebih bersih dan kontras. Pastikan pilihan logam benar-benar mendukung karakter warna berlian, bukan justru membuat warnanya berubah atau tampak redup.

  • Pertimbangkan Ukuran Berlian

Ukuran dan bentuk berlian juga bisa mempengaruhi bagaimana warna terlihat. Berlian yang lebih besar biasanya menampilkan warna lebih jelas, karena permukaan yang luas memberi ruang bagi warna untuk lebih menonjol. Selain itu, beberapa bentuk, seperti cushion, radiant, atau pear, bisa membuat warna tampak lebih intens. Pilih ukuran dan bentuk yang paling mendukung tampilan warna yang kamu inginkan.

  • Sesuaikan dengan Budget

Harga berlian berwarna sangat beragam. Beberapa warna langka seperti merah, biru, atau pink cenderung jauh lebih mahal. Tapi, warna seperti kuning atau cokelat (champagne dan chocolate) biasanya lebih terjangkau dan tetap menarik. Tentukan budget sejak awal supaya proses memilih lebih terarah, kemudian sesuaikan intensitas, ukuran, dan bentuk berlian sesuai budget tersebut.

  • Pastikan ada Sertifikat Resmi

Sebelum membeli, mintalah sertifikat dari lembaga terpercaya seperti GIA. Sertifikat ini memberikan detail lengkap mengenai hue, tone, saturation, intensitas warna, serta kualitas lain dari berlian tersebut. Dokumen ini sangat penting, terutama jika kamu membeli berlian langka atau ingin memastikan nilai investasinya.

Memilih berlian berwarna memang membutuhkan sedikit lebih banyak perhatian dibanding berlian putih, karena warna dan intensitasnya sangat menentukan keindahan dan nilainya. Dengan memahami tips di atas, kamu bisa menemukan berlian berwarna yang benar-benar sesuai dengan pribadi kamu!

Beragamnya warna pada berlian menunjukkan bahwa setiap batu memiliki karakter dan pesonanya sendiri. Dari yang lembut hingga yang paling mencolok, masing-masing menawarkan keindahan unik yang bisa disesuaikan dengan selera dan kepribadian pemiliknya. Dengan memahami bagaimana warna terbentuk dan apa saja variasinya, kamu bisa lebih mudah memilih berlian yang benar-benar cocok untukmu!

Nah, kalau kamu ingin melihat pilihan berlian yang berkualitas dan penuh karakter, kamu bisa intip koleksi V&Co Jewellery — siapa tahu kamu menemukan warna berlian yang langsung terasa “ini banget gue”.

***

Cover | Foto via Do Amore

vncoartikeladmin

Recent Posts

Level up Penampilanmu dengan Berbagai Statement Jewelry Berikut

Tampil beda sebenarnya tidak harus repot, loh. Kamu bisa terlihat lebih stylish hanya dengan memakai…

2 jam ago

Suka Benda Langit? Celestial Jewelry ini Sangat Cocok untukmu!

Berhiaskan kilau yang terinspirasi dari langit malam, celestial jewelry kini menjadi salah satu tren yang…

2 hari ago

Tentang Ethical Jewelry, Perhiasan yang Ramah Lingkungan

Beberapa tahun terakhir, banyak orang mulai penasaran dari mana perhiasan mereka berasal. Bukan cuma soal…

1 minggu ago

Tips Memilih Signet Ring, Cincin Trendy untuk Kaum Adam

Perhiasan cincin bukan cuma sekadar aksesori, tapi juga bisa menjadi simbol gaya dan kepribadian. Salah…

1 minggu ago

Kenapa Harga Beli dan Harga Jual Kembali Perhiasan Bisa Berbeda?

Pernah nggak sih kamu mengalami momen begini: kamu datang ke toko emas dengan membawa cincin…

2 minggu ago

Mengenal Komponen Utama Liontin Permata

Pernah nggak, saat melihat liontin permata, tiba-tiba ada rasa aneh yang bikin kamu terpaku? Seolah…

2 minggu ago