Pilihan Rancangan Gaun Pengantin Modern

Bagi para wanita masa kini, merancang sendiri gaun pengantin modern selalu menjadi hal yang paling rumit dan memakan waktu yang lama.

Semuanya harus terlihat perfect. Mulai dari pemilihan warna gaun, jenis bahan atau kain, bentuk bordir, hingga ke bagian pemilihan aksesoris dan tiara yang tepat. Semuanya harus dilakukan dengan penuh ketelitian dan pertimbangan matang-matang. Intinya, mau sesederhana apapun konsep pernikahan dan dekorasinya, yang terpenting gaun pengantin modern tersebut mampu mencuri perhatian seluruh tamu undangan yang hadir.

Variasi Gaun Pengantin Modern

Model Ball Gown

Pilihan rancangan gaun pengantin dari rumah mode yang terkenal bisa menjadi jalan keluar tepat jika memang calon pengantin dikejar waktu. Namun, bagaimana jika rancangan yang disuguhkan tidak sesuai dengan pilihan? Bagaimana jika ternyata adjustment-nya membutuhkan waktu yang lebih lama lagi? Bagaimana jika ternyata gaun yang sedang available itu berbentuk ball-gown yang viral di tahun 80an, saat jaman Lady Diana menikah dengan Pangeran Charles dimana model potongan gaunnya fluffy di bagian shoulder dan tile bertumpuk di bagian bawah? Pasti sangat ketinggalan jaman bukan?

Perlu kita sepakati bersama ladies, gaun pengantin modern sudah pasti bukan model ball-gown lagi. Budaya pernikahan kita tidaklah lepas dari resepsi dengan jumlah tamu undangan yang sering kali, tidaklah sedikit, meskipun itu hanya dua belah pihak keluarga sekali pun. Untuk melayani tamu-tamu yang sudah datang, tentunya menginginkan gaun pengantin yang tidak membuat pergerakan terbatas. Coba bayangkan, gaun pengantin modern yang dipakai dengan model ball-gown yang berat, panas, dan susah untuk dibawa jalan, lalu pengantin juga harus berdiri sepanjang waktu dan melayani obrolan dari satu tamu ke tamu yang lain. Sanggup untuk tetap gorgeous sampai selesai acara, ladies?

Modernisasi gaun pengantin, dalam artian khususnya bagi para millennial, condong pada potongan yang sederhana tapi harus megah. Gaun pengantin modern yang paling klasik sekali pun ternyata jauh lebih complex rancangannya dibanding model ball-gown karena ada banyak detail yang harus perhatikan.

Seiring jalannya waktu, rancangan gaun pengantin modern memiliki 3 tipe ukuran utama, yaitu panjang, pendek, dan tea–length. Ukuran gaun yang panjang memiliki variasi model gaun yang luas dan memiliki kecenderungan untuk konsep pernikahan yang lebih tradisional, sedangkan ukuran yang pendek sebaliknya. Tea-length memiliki hemline hingga sebatas pertengahan betis kaki, model ini lebih dikenal dengan tipe gantung dan dipergunakan dalam konsep pernikahan yang sedikit tertutup.

  • A-line

Gaun pengantin modern A-line memiliki bentuk pas badan dan kemudian flare-out secara bertahap dari pinggang hingga bagian keliman, membentuk huruf A. Gaun pengantin model ini lebih banyak peminatnya dengan modifikasi mengikuti lekuk tubuh yang lebih ketat.

  • Mermaid

Gaun pengantin modern ini memiliki ciri khas yang pas di tubuh dan menonjolkan lekuk tubuh ideal sang pengantin. Berbeda dengan model A-line yang mekar mulai dari pinggang, model ini mulai dari lutut dan kemudian membentuk ekor yang elegan. Titik detail berada pada ekor ini seperti bentuk yang sangat panjang hingga 2 meter yang bisa menyapu lantai, atau lebih kepada pemberian tekstur berombak, atau lace, atau juga beading.

  • Trumpet

Gaun pengantin bentuk terompet ini agak mirip dengan mermaid. Bentuknya pas di tubuh dan memamerkan lekuk tubuh sang pengantin.

Letak perbedaannya adalah pada bentuk flare-out yang berawal dari pertengahan paha, dan bukan di lutut seperti mermaid. Gaun pengantin jenis ini lebih simple dan memberikan keleluasaan dalam melangkah.

  • Sheath

Sheath wedding dress lebih dikenal dengan sebutan kolom. Gaun pengantin modern ini bisa dimodifikasi, seperti one-off shoulder atau berpotongan pendek dan ditutupi lace, tapi tidak akan meninggalkan bentuk dasarnya yang lurus dari garis leher hingga keliman. Sheath dress menonjolkan kenyamanan dan kesederhanaan bagi yang ingin memamerkan tubuh ramping dan tidak ingin terlalu mewah di hari pernikahan.

  • Empire Waist

Bentuk gaun pengantin modern empire waist memiliki karakteristik utama dimana super pas hanya berada di bagian dada dan selebihnya flare-out. Model gaun ini cocok untuk yang tidak mau gaun yang terlalu terbuka dan bertumpuan sepenuhnya pada keindahan rancangannya. Umumnya, model ini menggunakan dua bahan kain, yaitu lace untuk garden wedding dan chiffon untuk gaya pernikahan tepi pantai.

vncoartikeladmin

Recent Posts

Jenis Pengait Kalung dan Gelang: 8 Pilihan dan Cara Memilih yang Aman dan Nyaman

Saat memilih kalung atau gelang, perhatian biasanya tertuju pada liontin, batu, atau desain rantainya. Padahal,…

1 hari ago

Apakah Berlian Memiliki Nilai Jual Kembali? Pahami Hal yang Memengaruhinya

Banyak orang mengira membeli berlian itu seperti menabung emas batangan: nilainya pelan-pelan naik seiring waktu.…

3 hari ago

Mitos Warna Perhiasan: Benarkah Emas Muda Cepat Menghitam dan Pudar?

Baru beberapa bulan memakai cincin emas, tetapi warnanya mulai kusam atau muncul noda kehitaman? Wajar…

4 hari ago

Apakah Semua Cincin Bisa Diubah Ukurannya? Kenali Batasan Berdasarkan Desain dan Material

Punya cincin yang terasa terlalu sempit atau longgar? Mengubah ukurannya atau resize bisa menjadi salah…

6 hari ago

Punya Perhiasan yang Jarang Dipakai? Begini Cara Menyimpannya agar Tetap Terjaga

Tidak semua perhiasan dibeli untuk dikenakan setiap hari. Ada cincin emas yang disimpan untuk momen…

2 minggu ago

Jenis-jenis Pengunci Anting: Mana yang Paling Aman agar Tidak Mudah Hilang?

Pernahkah kamu panik saat meraba telinga dan menyadari sebelah anting kesayanganmu hilang entah ke mana?…

2 minggu ago