Perhiasan

Benarkah Beli Perhiasan Emas Muda Selalu Rugi Saat Dijual Kembali?

Pernah membeli cincin emas bertahtakan berlian karena jatuh cinta pada desainnya, tetapi kemudian khawatir harganya akan turun saat dijual kembali? Kekhawatiran ini cukup wajar, terutama jika kamu terbiasa menganggap emas sebagai aset yang bisa dicairkan sewaktu-waktu.

Namun, perhiasan emas muda tidak otomatis merugikan saat dijual kembali. Harga yang diterima memang bisa lebih rendah daripada harga pembelian, tetapi selisihnya tidak semata-mata disebabkan oleh kadar emas yang lebih rendah. Biaya pembuatan, desain, komponen berlian, pergerakan harga emas, dan kebijakan buyback juga dapat memengaruhi hasil transaksi.

Supaya tidak salah menilai, mari pahami bagaimana harga jual kembali perhiasan emas muda ditentukan dan apa yang perlu dipertimbangkan sebelum membelinya.

Apa Itu Emas Muda?

Emas muda adalah istilah yang umum digunakan untuk menyebut perhiasan dengan kadar emas relatif rendah dibandingkan kategori emas yang lebih tinggi. Istilah ini tidak memiliki batas kadar yang selalu seragam di semua toko, sehingga penting untuk memeriksa kadar atau karat yang tercantum pada produk.

Sebagai gambaran, emas 9 karat mengandung sekitar 37,5% emas, sedangkan emas 18 karat mengandung 75% emas. Sisanya merupakan campuran logam lain yang membantu membentuk karakteristik material perhiasan.

Kadar emas yang lebih rendah biasanya membuat harga bahan emas per gram lebih rendah dibandingkan perhiasan dengan berat yang sama dan kadar lebih tinggi. Meski demikian, kadar emas bukan satu-satunya faktor yang menentukan harga sebuah perhiasan. Desain, pengerjaan, dan batu permata yang digunakan juga menjadi bagian dari nilai produk saat dibeli.

Untuk memahami perbedaannya lebih lanjut, kamu bisa membaca artikel Apa Perbedaan Emas Tua dan Emas Muda?.

Mengapa Harga Jual Kembali Emas Muda Bisa Lebih Rendah?

Foto: Cincin WR628 WR629 V&Co Jewellery

Ketika menjual perhiasan, wajar jika kamu berharap mendapatkan harga yang mendekati biaya pembelian awal. Namun, harga beli dan harga jual kembali biasanya dihitung dengan pertimbangan yang berbeda.

Berikut beberapa faktor yang perlu kamu pahami.

1. Ongkos Pembuatan dan Desain Tidak Selalu Kembali

Saat membeli perhiasan, kamu tidak hanya membayar bahan emasnya. Ada pula ongkos pembuatan, pengerjaan detail, desain, dan biaya lain yang termasuk dalam harga ritel.

Ketika perhiasan dijual kembali, komponen tersebut belum tentu dihargai dengan cara yang sama. Sebagian pembeli lebih berfokus pada berat dan kadar emas, sedangkan desain atau ongkos pengerjaan bisa tidak diperhitungkan secara penuh.

Inilah salah satu alasan harga jual kembali dapat lebih rendah daripada harga beli, bahkan ketika kondisi perhiasan masih baik.

2. Kadar Emas Memengaruhi Nilai Logamnya

Kadar emas menunjukkan proporsi emas dalam material perhiasan. Karena itu, perhiasan dengan berat dan kondisi serupa bisa memperoleh penilaian berbeda jika kadar emasnya berbeda.

Emas muda bukan berarti emasnya berkualitas buruk. Kadar yang lebih rendah hanya menunjukkan bahwa proporsi emas dalam campuran logamnya lebih sedikit. Kesesuaian material dengan desain dan tujuan pemakaian tetap perlu dipertimbangkan.

Untuk mengetahui bagaimana kadar memengaruhi harga, simak juga artikel Cara Menghitung Harga Emas Perhiasan.

3. Harga Emas dan Kebijakan Buyback Berubah

Harga emas dapat berubah mengikuti kondisi pasar. Jika harga saat kamu menjual lebih rendah daripada ketika membeli, nilai logam yang diperhitungkan juga dapat lebih rendah.

Selain itu, setiap toko memiliki ketentuan pembelian kembali masing-masing. Ada yang mempertimbangkan berat bersih dan kadar emas, sementara faktor lain seperti kondisi produk, kelengkapan dokumen, dan ketentuan khusus merek juga bisa berpengaruh.

Karena itu, jangan hanya membandingkan harga pembelian lama dengan harga emas hari ini. Periksa pula dasar penilaian dan potongan yang berlaku pada transaksi buyback.

4. Berlian tidak Selalu Dihitung Sama dengan Emas

Bagaimana jika perhiasan emas muda dilengkapi berlian? 

Dalam kondisi ini, penilaian dapat menjadi lebih kompleks karena produk terdiri dari logam dan batu permata. Sebagian pembeli mungkin lebih berfokus pada nilai logamnya, sedangkan pihak lain dapat mempertimbangkan berlian berdasarkan spesifikasi, kondisi, dan kebijakan penilaian mereka.

Akibatnya, berat total perhiasan tidak bisa langsung dikalikan dengan harga emas per gram untuk memperkirakan hasil penjualan. Berat batu dan komponen non emas perlu diperhitungkan sesuai metode yang digunakan pembeli.

Hal ini juga menjelaskan mengapa berlian yang terlihat indah dan memiliki nilai saat pembelian belum tentu meningkatkan penawaran buyback sebesar biaya awalnya.

Apakah Emas Muda Bertatahkan Berlian Layak Dibeli?

Foto: V&Co Jewellery

Jawabannya bergantung pada tujuan pembelianmu.  Jika tujuan utamamu adalah menyimpan kekayaan dalam bentuk aset yang mudah dinilai berdasarkan berat dan kadar logam, perhiasan bukan satu-satunya pilihan. Emas batangan, misalnya, memiliki mekanisme penilaian yang berbeda dari perhiasan karena tidak melibatkan komponen desain dan pengerjaan yang sama.

Namun, jika kamu mencari perhiasan untuk dikenakan sehari-hari, melengkapi penampilan, atau menandai momen istimewa, pertimbangannya tentu lebih luas daripada harga jual kembali.

Perhiasan emas muda bertatahkan berlian menawarkan kesempatan untuk memilih desain dan karakter visual yang sesuai dengan preferensi. Nilainya juga bisa terletak pada fungsi, kenyamanan, detail pengerjaan, serta makna personal yang melekat padanya.

Bukan berarti aspek finansial perlu diabaikan. Kamu tetap perlu memahami kadar emas, kualitas berlian, dan ketentuan penjualan kembali agar tidak memiliki ekspektasi yang keliru.

Cara Lebih Bijak Membeli Perhiasan Emas Muda

Agar pembelian terasa lebih terukur, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan sebelum memutuskan.

  • Periksa kadar emas. Pastikan kamu memahami karat atau kadar yang tercantum, bukan hanya mengandalkan istilah emas muda atau emas tua.
  • Pahami komponen harga. Tanyakan apakah harga mencakup ongkos pembuatan, berlian, dan biaya lainnya.
  • Tanyakan ketentuan buyback. Cari tahu bagaimana produk dinilai kembali, apakah ada potongan, dan dokumen apa yang perlu disimpan.
  • Sesuaikan dengan anggaran. Pilih perhiasan yang bisa kamu beli tanpa bergantung pada asumsi bahwa harganya akan naik atau seluruh biaya awal akan kembali.
  • Pertimbangkan tujuan pemakaian. Jika akan sering digunakan, perhatikan desain, kenyamanan, konstruksi rangka, dan kebutuhan perawatannya.

Langkah sederhana ini membantumu memahami apa yang dibeli sekaligus menetapkan ekspektasi yang lebih realistis jika suatu hari ingin menjualnya.

Jadi, Benarkah Beli Emas Muda Selalu Rugi Saat Dijual Kembali?

Tidak selalu. Harga jual kembali yang lebih rendah dari harga pembelian bukan otomatis berarti emas muda memiliki kualitas buruk. Selisih tersebut dapat berasal dari ongkos pembuatan, desain, perbedaan kadar, pergerakan harga emas, hingga cara pembeli menilai berlian dan komponen lainnya.

Karena itu, penting untuk membedakan tujuan membeli perhiasan dan tujuan membeli emas sebagai aset. Jika mengharapkan keuntungan finansial, kamu perlu mempertimbangkan harga beli, biaya transaksi, dan kemungkinan harga jual pada masa mendatang. Sebaliknya, jika memilih perhiasan untuk dikenakan dan menemani momen berharga, fungsi estetika serta makna personalnya juga layak menjadi pertimbangan.

Jika kamu sedang mencari perhiasan untuk melengkapi gaya atau mengabadikan momen spesial, jelajahi koleksi perhiasan V&Co Jewellery. Temukan desain yang sesuai dengan preferensimu, sambil memastikan kadar, material, dan ketentuan pembelian dipahami sejak awal.

Sebab, perhiasan yang paling berharga bukan hanya yang bisa dijual kembali, tetapi juga yang punya alasan untuk terus kamu kenakan.

Ade Mutia

Recent Posts

Panduan Lengkap Cikini Gold Center: Rute, Jam Buka, dan Tips Belanja Perhiasan Bebas Stres

Berkunjung ke pusat perhiasan untuk pertama kalinya memang bisa terasa cukup overwhelmed. Apalagi jika kamu…

6 hari ago

Awas Alergi! Kenali Campuran Logam Emas Muda yang Sering Bikin Kulit Gatal

Pernah mengalami kulit gatal, kemerahan, atau muncul ruam setelah memakai cincin favorit? Kalau keluhan tersebut…

1 minggu ago

Jenis Pengait Kalung dan Gelang: 8 Pilihan dan Cara Memilih yang Aman dan Nyaman

Saat memilih kalung atau gelang, perhatian biasanya tertuju pada liontin, batu, atau desain rantainya. Padahal,…

2 minggu ago

Apakah Berlian Memiliki Nilai Jual Kembali? Pahami Hal yang Memengaruhinya

Banyak orang mengira membeli berlian itu seperti menabung emas batangan: nilainya pelan-pelan naik seiring waktu.…

2 minggu ago

Mitos Warna Perhiasan: Benarkah Emas Muda Cepat Menghitam dan Pudar?

Baru beberapa bulan memakai cincin emas, tetapi warnanya mulai kusam atau muncul noda kehitaman? Wajar…

2 minggu ago

Apakah Semua Cincin Bisa Diubah Ukurannya? Kenali Batasan Berdasarkan Desain dan Material

Punya cincin yang terasa terlalu sempit atau longgar? Mengubah ukurannya atau resize bisa menjadi salah…

2 minggu ago