Cara Menghitung Harga Emas Perhiasan

Cara Menghitung Harga Emas Perhiasan

Emas perhiasan sedikitnya memiliki dua fungsi utama. Pertama, untuk mempercantik diri karena keindahannya. Kedua, berfungsi sebagai investasi dikarenakan nilainya yang tinggi. Terutama untuk alasan nomor dua, penting sekali agar kamu memahami bagaimana cara menghitung harga emas perhiasan yang akan dimiliki.

Emas merupakan salah satu benda tertua yang digunakan sebagai pilihan investasi. Setelah berabad-abad emas tetap menjadi pilihan investasi yang laris karena mudah diperjualbelikan serta harganya stabil bahkan cenderung terus meningkat.

Beberapa pihak menilai investasi yang baik adalah emas logam mulia atau emas murni. Akan tetapi, emas perhiasan patut untuk dipertimbangkan. Untuk menilai harga emas perhiasan ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui. Simak ulasan berikut agar kamu dapat melakukan perhitungan yang tepat dalam berinvestasi di bidang emas perhiasan.

Tahukah kamu lebih dari 52% produksi emas digunakan sebagi perhiasan? Meskipun ada banyak produk emas seperti logam mulia, mata uang, dan alat investasi. Produksi emas terbesar berupa emas perhiasan.

Maka dari itu, kamu tidak perlu khawatir harga emas perhiasan akan anjlok karena ada banyak sekali penggunanya sehingga memiliki nilai yang baik di mata pasar. Kebutuhan akan emas semakin lama semakin besar.

Bagaimana Menghitung Harga Emas Perhiasan?

Pada produk emas perhiasan, tidak sepenuhnya berbahan dasar emas murni. Umumnya ada campuran emas murni dan bahan lainnya dengan perbandingan 75% emas murni, dan 25% bahan lain. Bahan lain ini berfungsi agar tampilan memiliki emas semakin memikat.

Oleh karena hal tersebut, tentu saja harga emas perhiasan dengan harga emas murni berbeda. Dalam emas perhiasan, juga harus ditambah biaya ongkos pengrajin. Lalu, bagaimana mengukur harga emas perhiasan? berikut tahapannya yang perlu kamu ketahui.

  • Jenis-jenis perhiasan

Sebelum kamu mulai menghitung harga emas perhiasan. Ada baiknya kamu berkenalan dengan beberapa jenis kadar perhiasan emas. Secara umum ada tiga jenis perhiasan emas yang dijual di pasaran. Pertama, emas perhiasan dengan kadar 24 karat (99% kandungan emas), 18 karat (70%-75%kandungan emas), dan 9 karat (37%-42% persen kandungan emas).

Publik mengenal emas 24 karat dengan sebutan emas murni. Lalu emas 18 karat sebagai emas tua, dan emas 9 karat adalah emas muda. Harga emas perhiasan sangat bergantung pada nilai kadar emas yang dikandungnya. Semakin tinggi jumlah kadarnya, semakin mahal juga harga dari emas perhiasan tersebut.

  • Emas buatan pabrik

Selain jenis emas beradasarkan karat. Produk emas perhiasan beragam dari segi pembuatan. Ada yang murni buatan pabrik dan ada pula yang produk buatan sendiri alias homemade.

Salah satu produk buatan pabrik yang terpandang di Indonesia biasanya bertanda 999, 750, 700, 420, 375. Angka ini menjadi tanda bahwa perhiasan tersebut dapat dipastikan memiliki kandungan emas sekitar 99%, 75%, 70%, 42%, dan 37%.

Selain ditandai dengan angka seperti sebelumnya, biasanya kamu juga akan menjumpai emas perhiasan yang ditambahi kode UBS, KH, bunga lotus, atau tanda lainnya. Ini adalah kode bahwa produk tersebut merupakan hasil produksi dari Pabrik Untung Bersama Sejahtera (UBS), King Halim (KH), dan Lotus.

Sedangkan, emas dengan kadar 24 karat atau emas murni, pasti kamu sudah tahu kalau ini ditandai dengan simbol LM atau Logam Mulia milik PT Aneka Tambang.

  • Emas buatan pengrajin

Sebelum ada produk-produk emas perhiasan pabrikan tadi muncul. Awal mulanya emas perhiasan dibuat secara tradisional oleh para pengrajin emas. Begini proses pembuatannya. Pertama kamu atau melalui pemilik toko emas akan meminta tolong kepada para pengrajin emas perhiasan untuk memproduksi perhiasan sesuai desain yang kamu inginkan.

Perlu diingat dalam proses pembuatan ini ada keterlibatan para pengrajin, maka susunlah anggaran ongkos untuk pengrajin. Jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk para pengrajin ini bervariasi, biasanya bergantung pada berat perhiasan dan tingkat kerumitan modelnya. Semakin berat dan rumit model emas perhiasan yang diminta, biayanya pun akan semakin mahal.

Cara menghitung harga emas perhiasan
File:Shop window Pelikaanstraat jewelry store (1).jpg

  1. Rumus utama

    Rumusnya adalah harga emas X jumlah kadar emas di dalam perhiasan. Harga emas yang dimaksud ialah harga emas secara global yang dilihat dari jumlah karat. Sedangkan, kadar emas ialah total persentase bahan dasar emas yang digunakan untuk perhiasan.

  2. Simulasi perhitungan harga emas perhiasan

    Kamu ambil contoh dengan menggunakan rumus perhitungan di atas. Pertama diketahui harga emas yang diambil adalah harga emas 24 karat. Sedangkan secara global harga emas saat ini berada di angka Rp 500 ribu per gram. Maka setelah dimasukkan dalam rumus, hasilnya:
    Rp 500.000 X 75% = Rp 375.000 untuk harga per satu gramnya.

  3. Perhatikan penyusutan emas

    Perlu diperhatikan, semisal jika kamu ingin membuat perhiasan emas dengan kadar 70 %. Pastikan kamu telah menentukan takaran bahan dasarnya sekitar 70 persen emas murni dan 30 % lainnya adalah bahan campuran. Setelah selesai proses pengrajinan, biasanya bahan dasar emas yang terkandung di dalam perhiasan tadi akan menyusut.

    Hal ini disebabkan adanya proses pembakaran. Kemungkinan bahan emas yang tersisa biasanya susut hingga 2 %. Artinya kandungan emas yang terkandung saat ini sekitar 68 % saja. Akan tetapi jangan khawatir, kamu sebagaimana toko-toko emas dan para pengrajin tetep memberi nilai kandungan emas sebesar 70% sesuai bahan awal pembuatannya. Di toko-toko biasanya produk ini akan dicap dengan kode 700 yang berarti emas perhiasan dengan kadar 70 persen.

  4. Ongkos perawatan

    Dalam menilai harga emas perhiasan, selain biaya pengrajin dan bahan baku, alangkah baiknya juga memperhitungkan ongkos perawatan. Terutama dalam hal anggaran biaya pencucian dan perawatan perhiasan. Agar kondisi perhiasan tetap baik dan layak jual, emas perhiasan perlu dicuci. Biaya yang harus dikeluarkan untuk mencuci perhiasan biasanya berkisar Rp1.500-Rp2.500 per gramnya.

    Nilai tersebut guna mengganti biaya obat-obatan yang digunakan untuk mencuci perhiasan. Perlu diingat juga, proses pencucian emas perhiasan pun menimbulkan penyusutan. Perhitungan berat perhiasan emas yang susut atau hilang karena proses pencucian per 100 gram adalah 1 sampai 2 gram. Jika jumlah rupiah yang hilang ini dibebankan pada jumlah 100 gram perhiasan yang dicuci, maka kerugian per gram sekitar Rp 5.700 sampai dengan Rp 10.400.

Jika kamu berpikir bahwa biaya perawatan ini cukup mahal sehingga merasa tidak perlu melakukan perawatan, maka kamu perlu mempertimbangkan harga juga emas perhiasan yang kamu miliki nantinya.

Apabila emas perhiasan dalam kondisi rusak, kamu akan menerima dua konsekuensi sulit saat menjual kembali. Pertama, apabila kerusakan belum parah, toko emas akan mengenakan biaya perbaikan kepada pembeli di samping potongan normal.

Kebijakan kedua adalah apabila kondisi emas perhiasan sudah tidak memungkinkan untuk direparasi. Toko emas akan membeli emas perhiasan yang kamu miliki dengan harga emas leburan. Tentu saja harganya jauh lebih murah.

Itu tadi penjelasan lengkap mengenai perhitungan harga emas. Alangkah baiknya kamu tetap mempertimbangkan juga seputar perawatan emas supaya harga emas perhiasan yang kamu miliki tetap bernilai tinggi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.