Foto: Anting GWH0052 V&Co Jewellery
Pernahkah kamu panik saat meraba telinga dan menyadari sebelah anting kesayanganmu hilang entah ke mana? Rasanya pasti menyebalkan, apalagi jika perhiasan tersebut bernilai tinggi atau menyimpan kenangan spesial.
Salah satu hal yang kerap luput dari perhatian saat membeli anting adalah jenis penguncinya atau backing. Padahal, mekanisme kecil ini ikut memengaruhi keamanan dan kenyamanan saat perhiasan dikenakan.
Ada pengunci yang cukup didorong, ada yang perlu diputar mengikuti ulir, dan ada pula yang menggunakan mekanisme berengsel. Perbedaan ini bukan sekadar soal desain, tetapi juga memengaruhi kepraktisan dan keamanan saat anting dikenakan.
Yuk, kenali karakteristik masing-masing pengunci anting agar kamu bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan.
Sebelum menentukan mana yang paling aman, ada baiknya mengenali cara kerja setiap jenis pengunci terlebih dahulu. Tiga tipe berikut cukup umum dijumpai, terutama pada anting stud dan anting menjuntai.
Pernah melihat bagian belakang anting berbentuk kecil menyerupai kupu-kupu? Itulah yang dikenal sebagai push back atau butterfly back. Pengunci ini memiliki bagian yang mencengkeram batang anting melalui tekanan, sehingga bisa dipasang hanya dengan mendorongnya ke belakang telinga.
Jenis ini mudah digunakan dan umum ditemukan pada anting stud atau giwang. Keunggulannya terletak pada kepraktisan saat memasang dan melepas anting. Namun, daya cengkeramnya bisa melemah seiring pemakaian. Karena itu, pastikan pengunci masih mencengkeram batang dengan baik dan tidak mudah bergeser.
Berbeda dari push back, pengunci screw back memiliki mekanisme ulir yang perlu diputar agar pengunci terpasang pada batang anting. Sistem ini dapat membantu mengurangi risiko anting terlepas secara tidak sengaja jika dipasang dengan benar.
Pengunci ini bisa dipertimbangkan untuk anting stud, terutama jika kamu mengutamakan mekanisme penguncian yang lebih kuat. Meski begitu, pemasangannya membutuhkan waktu lebih lama. Pastikan ulir tidak rusak dan jangan memaksakan pengunci yang macet.
Untuk anting menjuntai atau drop earrings, ada pengunci leverback yang menggunakan batang melengkung dan mekanisme berengsel. Setelah anting dikenakan, bagian pengunci ditutup untuk membentuk kait di belakang telinga.
Mekanisme ini membantu menahan anting agar tidak mudah terlepas. Namun, engsel dan bagian penutupnya tetap perlu diperiksa agar dapat mengunci dengan baik. Jika mekanisme mulai longgar atau tidak bisa tertutup sempurna, kemampuan pengunci untuk menahan anting tentu dapat berkurang.
Jika digunakan pada anting stud, kedua jenis pengunci ini memiliki keunggulan masing-masing. Screw back menawarkan mekanisme ulir, sedangkan push back lebih unggul dari segi kepraktisan.
| Aspek | Push Back | Screw Back |
| Mekanisme | Mencengkeram batang melalui tekanan | Diputar mengikuti ulir |
| Keunggulan | Cepat dipasang dan dilepas | Membantu mengurangi risiko terlepas jika terpasang dengan benar |
| Hal yang perlu diperhatikan | Cengkeraman bisa melemah | Ulir harus terpasang dengan tepat dan tidak rusak |
| Cocok untuk | Anting stud yang mengutamakan kepraktisan | Anting stud yang membutuhkan mekanisme ulir |
Jadi, jika keamanan terhadap risiko terlepas menjadi prioritas, screw back layak dipertimbangkan. Sementara itu, push back tetap cocok untuk pemakaian sehari-hari selama kondisinya baik dan penguncinya terpasang dengan benar.
Namun, tidak ada jenis pengunci yang menjamin anting pasti tidak akan hilang. Kondisi komponen, kecocokan desain, dan cara pemasangan tetap memengaruhi keamanannya.
Selain jenis penguncinya, pertimbangkan juga model anting dan kebiasaan pemakaianmu. Berikut beberapa rekomendasinya.
Jika kamu sering melepas dan memasang anting stud, push back bisa menjadi pilihan praktis. Pengunci ini mudah digunakan tanpa perlu diputar. Pastikan daya cengkeramnya masih baik agar tidak mudah bergeser saat dikenakan.
Jika kamu mengutamakan mekanisme penguncian berulir untuk anting stud bernilai tinggi, screw back layak dipertimbangkan. Sistem ulir mengharuskan pengunci diputar sebelum dilepas. Meski begitu, pastikan ulir terpasang dengan benar dan periksa kondisinya secara berkala.
Jika kamu menyukai anting menjuntai, leverback bisa menjadi pilihan selama sesuai dengan desain anting. Pengunci berengsel ini menyatu dengan rangka dan memiliki mekanisme penutup. Perhatikan pula bobot anting agar tetap nyaman dikenakan dalam waktu lama.
Jika kamu sering memakai hijab, kacamata, atau headset, prioritaskan anting dengan bagian belakang yang tidak terlalu menonjol dan permukaan yang halus. Desain seperti ini dapat membantu mengurangi tekanan pada kulit dan risiko tersangkut pada kain atau tangkai kacamata.
Jika senang mengganti anting sesuai pakaian atau suasana, push back bisa menjadi pilihan karena praktis saat dipasang dan dilepas. Namun, jika lebih sering memakai satu pasang anting stud, screw back juga layak dipertimbangkan. Sesuaikan pilihan dengan kenyamananmu dan pastikan penguncinya terpasang dengan benar.
Kamu bisa melihat berbagai model dalam koleksi anting berlian V&Co, lalu menanyakan jenis pengunci yang digunakan pada produk pilihanmu.
Selain memilih jenis pengunci yang sesuai, perhatikan beberapa faktor berikut agar anting tetap nyaman dan aman dikenakan.
1. Kondisi pengunci dan batang anting
Pastikan pengunci tidak longgar, bengkok, atau aus. Untuk push back, periksa daya cengkeramnya, sedangkan pada screw back, pastikan ulir tidak rusak dan dapat diputar dengan baik.
2. Desain dan bobot anting
Sesuaikan pengunci dengan bentuk dan bobot anting. Anting ringan dan anting menjuntai belum tentu membutuhkan mekanisme yang sama.
3. Kemudahan penggunaan
Pilih pengunci yang nyaman dipasang dan dilepas agar kamu bisa memastikan posisinya sudah benar. Mekanisme yang sulit dioperasikan bisa menyulitkan jika tidak terpasang dengan tepat.
4. Aktivitas sehari-hari
Pertimbangkan risiko anting tersangkut pada rambut, pakaian, hijab, atau aksesori lain. Apa pun jenis penguncinya, tetap periksa pemasangannya dan lepaskan anting saat melakukan aktivitas yang berisiko membuatnya tersangkut.
Beberapa kebiasaan sederhana berikut juga bisa membantu menjaga anting kesayanganmu.
Pada akhirnya, pertanyaan tentang pengunci anting paling aman tidak memiliki satu jawaban untuk semua orang. Screw back menawarkan proses buka yang lebih bertahap, push back unggul dalam kepraktisan, sedangkan leverback lebih cocok untuk banyak desain anting menjuntai.
Sebelum memilih, pertimbangkan model anting, kebiasaan memakai, ketangkasan tangan, serta benda lain yang sering berada di sekitar telinga. Kamu juga dapat mengenali lebih banyak bentuk melalui panduan jenis-jenis anting berlian. Bandingkan mekanisme pengunci pada koleksi anting V&Co Jewellery dan pilih yang paling mudah kamu gunakan dengan aman. Karena rasa tenang seharusnya ikut melekat pada setiap kilau yang kamu kenakan.
Dari depan, cincin ini mungkin terlihat seperti model solitaire yang sederhana. Namun, ketika tangan sedikit…
Kamu mungkin pernah melihat berlian oval yang berkilau cantik di bagian ujung, tetapi tampak memiliki…
Perhiasan bukan sekadar peninggalan bernilai materi. Di balik kilau cincin, kalung, atau gelang milikmu, ada…
Kamu mungkin pernah melihat deretan angka kecil pada foto berlian dan diberi tahu bahwa nomor…
Saat membandingkan dua cincin berlian, kamu mungkin menemukan keduanya berlabel 1 carat. Namun, ketika dipasangkan…
Hari kelulusan selalu terasa seperti garis akhir dari sebuah perjalanan panjang. Padahal, setelah toga disimpan…