Foto via She Ray Wedding
Momen merencanakan hari pernikahan selalu dipenuhi antusiasme. Setelah gaun impian atau kebaya sempurna siap, saatnya memikirkan elemen pelengkap yang tak kalah krusial: perhiasan dan aksesori. Jika membayangkan gaya pernikahan satu dekade lalu, yang terlintas mungkin tumpukan perhiasan besar, kalung berlapis mencolok, hingga tiara raksasa berkilau layaknya putri negeri dongeng.
Namun, waktu telah berubah, begitu pula definisi kemewahan. Bagi kamu yang mengapresiasi estetika yang lebih mindful dan elegan, tampilan berlebihan justru terasa membebani dan mengaburkan kecantikan alami. Di sinilah prinsip less is more mengambil peran dalam tren pernikahan masa kini.
Tren perhiasan pengantin kini bergeser dari “memamerkan segalanya” menjadi “mengkurasi dengan cerdas.” Busana pengantin dirancang untuk menonjolkan karakter personal, bukan menyembunyikannya di balik aksesori berlebihan.
Jika kamu ingin tampil memukau, elegan, dan memancarkan quiet luxury di hari bahagiamu, panduan ini layak kamu baca sampai tuntas. Mari selami bagaimana konsep less is more meredefinisi tren aksesori pernikahan, dan bagaimana kamu bisa mengaplikasikannya untuk tampilan yang tak terlupakan.
Filosofi Less is More: Mendefinisikan Ulang Makna Kemewahan Hakiki
Sebelum membahas bentuk dan jenis perhiasan, penting memahami mengapa prinsip less is more begitu digandrungi generasi modern. Dalam gaya pernikahan, less is more bukan berarti tampil polos tanpa perhiasan atau terlihat seadanya. Konsep ini tentang memberi “ruang bernapas” pada penampilan. Saat tidak mengenakan perhiasan bertumpuk, elemen tunggal—seperti anting berdesain kuat—akan menjadi pusat perhatian (focal point).
Filosofi ini erat dengan tren quiet luxury yang mendominasi industri mode global. Kemewahan tidak lagi diukur dari besar permata yang dikenakan, melainkan dari desain, kualitas material, dan bagaimana perhiasan menyatu dengan bentuk wajah, gaya rambut, dan siluet gaun. Perhiasan pengantin modern dirancang untuk melengkapi, bukan mendominasi. Tujuannya, saat orang melihatmu, yang dipuji adalah “Kamu terlihat sangat cantik,” bukan “Tiara kamu sangat besar.”
Mari bicara tentang mahkota atau tiara. Memakai mahkota besar memang memberi kesan kerajaan klasik. Namun secara praktis, tiara besar sering terasa berat, membuat kulit kepala tidak nyaman, menarik rambut terlalu kencang, dan terkadang terlihat kaku untuk konsep resepsi yang intim.
Tren perhiasan pengantin modern mulai meninggalkan mahkota raksasa. Sebagai gantinya, fashion stylist dan hair-do artist lebih memilih aksesori rambut yang menyatu dengan tatanan rambut. Berikut tiga alternatif yang lebih memikat dan bernilai seni tinggi.
Mutiara selalu menjadi simbol keanggunan. Namun, kini tren beralih dari mutiara bulat sempurna ke baroque pearls atau mutiara organik yang bentuknya tidak beraturan dan lebih artistik. Penggunaan jepit kecil atau sirkam dengan mutiara organik di sela sanggul rendah (low bun) atau sepanjang kepangan longgar (messy braid) memberi sentuhan romantis. Kilau mutiara yang lembut juga memantulkan cahaya dengan indah, membuat wajah tampak lebih glowing tanpa terlihat berlebihan.
Bagi kamu yang berkarakter edgy atau mengusung tema bohemian-chic, rantai kepala asimetris bisa jadi pilihan unik. Alih-alih mahkota yang kaku, aksesori tipis ini dibiarkan jatuh menyusuri sisi rambut atau dahi. Biasanya terbuat dari emas putih atau rose gold dengan taburan zirkonia kecil, rantai ini memberi ilusi pergerakan yang dinamis. Hasilnya terlihat ringan dan seolah menyatu dengan rambut. Paling cocok dipadukan dengan tatanan loose waves yang tergerai alami di bahu.
Tidak ada perhiasan yang menandingi kesempurnaan alam. Mengganti mahkota kristal dengan rangkaian bunga hidup menjadi puncak estetika eco-elegance. Tren perhiasan pengantin kini memuja flora segar berukuran mungil—seperti baby’s breath, lily of the valley, anggrek phalaenopsis putih, hingga daun eucalyptus. Bunga-bunga ini diselipkan ke dalam tatanan rambut dengan kawat halus, menciptakan tampilan layaknya dewi alam atau woodland fairy yang chic dan segar. Hasilnya adalah keanggunan yang terasa timeless, bahkan saat kamu melihat foto pernikahanmu bertahun-tahun nanti.
Salah satu tren paling menonjol dalam busana pengantin dan kebaya kini adalah eksplorasi bentuk kerah (neckline). Siluet seperti square neck, sweetheart, off-shoulder, hingga plunging V-neck digemari karena memberi ilusi leher lebih jenjang dan menonjolkan tulang selangka secara elegan.
Namun, kerah terbuka sering menciptakan negative space di area dada dan leher. Dulu, solusi instannya adalah menambahkan kalung besar. Sayangnya, kalung berat justru memotong garis leher, membuatnya terlihat lebih pendek, dan mengalihkan fokus dari wajah.
Sejalan dengan prinsip less is more, tren perhiasan pengantin kini justru menyarankan untuk melepas kalung sepenuhnya. Biarkan area leher dan tulang selangka terekspos dengan bersih dan elegan. Sebagai gantinya, pindahkan fokus ke atas dengan anting statement berukuran besar.
Anting besar dengan desain mencolok memiliki fungsi ganda: membingkai wajah, mengarahkan perhatian ke mata, dan menciptakan keseimbangan visual tanpa mengganggu garis leher (neckline) gaunmu.
Berikut adalah beberapa inspirasi anting statemen yang memikat:
Kuncinya adalah: jika kamu sudah mengenakan anting berukuran besar, pastikan aksesori lain di kepalamu (seperti jepit rambut) dibuat sangat minim atau ditiadakan sama sekali agar tidak terjadi tabrakan visual.
Aksesori pengantin bukan sekadar kilau logam atau batu permata. Kain pelengkap seperti wedding veil kini mendapat perhatian lebih. Di era personalisasi, tudung pengantin beralih dari sekadar penutup kepala menjadi kanvas untuk menceritakan kisah cinta. Contohnya, Hailey Bieber yang membuat dunia gempar dengan tudung panjang bersulam “TILL DEATH DO US PART” di ujungnya. Momen ini memicu tren baru dalam aksesori pengantin dan dunia haute couture.
Daripada mengeluarkan puluhan juta untuk menabur seluruh permukaan tudung dengan payet swarovski secara membabi buta, tren masa kini mendorong kamu untuk membordir pesan rahasia yang intim pada jahitan pinggiran (edge) tudung pengantinmu.
Apa yang bisa kamu sulam di sana?
Bordiran ini umumnya diletakkan di bagian paling ujung dari veil yang menyapu lantai (cathedral length veil), atau di bagian tepi bawah yang jatuh tepat di punggungmu. Ketika fotografer mengambil gambar dari belakang (back shot) saat kamu berjalan menuju altar, pesan rahasia ini akan terekam dengan luar biasa puitis dan mengundang air mata haru dari siapa pun yang melihatnya. Inilah esensi dari kemewahan modern yang sejati: personal, bermakna, dan tak tergantikan.
Menjalankan konsep less is more terdengar sederhana, namun justru paling sulit dieksekusi. Saat aksesori diminimalkan, setiap detail menjadi sorotan. Tidak ada ruang untuk kesalahan padu padan. Agar perhiasan pengantin modern yang kamu kurasi benar-benar memberikan dampak maksimal, perhatikan harmoni visual berikut ini:
Merayakan cinta tidak seharusnya membuatmu merasa terbebani untuk memenuhi standar visual yang usang. Memilih untuk mengadopsi prinsip less is more dalam mengkurasi perhiasan pengantin modern adalah sebuah pernyataan (statement) bahwa kamu sepenuhnya sadar dan bangga akan kecantikan alami dirimu. Kamu tidak membutuhkan tumpukan aksesori untuk merasa berharga, karena kamu sendirilah bintang utamanya.
Dengan mengganti mahkota raksasa yang kaku dengan sentuhan mutiara organik atau bunga segar, membiarkan leher jenjangmu terekspos indah demi memberi panggung pada anting statemen yang artistik, serta menyisipkan romantisme tersembunyi pada lembaran veil, kamu sedang melukis sebuah karya seni yang elegan.
Untuk mewujudkan tampilan yang elegan tanpa berlebihan, pemilihan perhiasan menjadi kunci utama. Bersama V&Co Jewellery, kamu bisa menemukan koleksi perhiasan dengan desain minimalis, refined, dan timeless—sempurna untuk melengkapi konsep less is more di hari pernikahanmu. Karena kemewahan sejati tidak selalu tentang jumlah, tapi tentang bagaimana setiap detail terasa tepat dan bermakna.
Ingatlah, kecantikan di hari pernikahan bukanlah tentang seberapa banyak kilau yang bisa kamu pakai sekaligus, melainkan tentang harmoni, keseimbangan, dan rasa percaya diri yang memancar dari dalam. Kurangi apa yang tidak esensial, pertahankan apa yang bermakna, dan bersiaplah memukau setiap pandangan dengan keanggunan minimalis yang tak terlupakan. Selamat merancang tampilan ikonikmu!
***
Cover | Foto via She Ray Wedding
Membicarakan pernikahan adat di Indonesia sering kali membawa kita pada sebuah persimpangan visual yang cukup…
Hai V&Co Friends! Memasuki pertengahan tahun 2026, kita melihat pergeseran yang sangat menarik dalam dunia…
Pernah menerima bridesmaid box dari sahabat, merasa terharu, lalu tiba-tiba cemas saat melihat kain di…
Setiap wanita pasti ingin tampil mempesona di hari pernikahannya. Mulai dari riasan yang sempurna, busana…
Bayangkan momen ini: prosesi adat yang panjang dan sakral telah usai. Sesi bersalaman, foto keluarga,…
Setiap pengantin wanita ingin tampil cantik dan menawan di hari pernikahan mereka. Salah satu caranya…