Salah satu hal yang penting dalam menentukan cincin kawin adalah besarnya berat cincin tersebut. Dalam membuat cincin, berat juga menentukan harga. Mungkin kamu bertanya cincin kawin berapa gram yang seharusnya dibeli.

Adakah Aturan Cincin Kawin Berapa Gram?

Sebenarnya tidak ada aturan baku mengenai berat cincin kawin. Tentu saja ini berpengaruh terhadap besarnya berat emas dan bentu dari cincin. Tapi secara umum, cincin pernikahan biasanya memiliki berat 3,5 gram. Ada alasan mengapa berat cincin sekitaran angka tersebut.

Salah satunya karena cincin ini akan dipakai dalam kegiatan sehari-hari. Maka ada baiknya kamu memiluh cincin yang tidak terlalu berat dan jangan terlalu ringan. Apalagi jika kamu dan pasangan bukan tipikal orang yang gemar memakai perhiasan. Maka dari itu, aturan berat cincin kawin sebesar 3,5 gram adalah angka yang tepat.


Lalu, bagaimana dengan membeli cincin di bawah 3,5 gram atau berat yang umumnya dipakai orang? Sebenarnya tidak masalah karena memang tergantung dengan budget dan kemampuan. Saat ini banyak cincin dengan berat sekitar 2 gram karena modelnya yang tipis.

Adakah Hubungannya dengan Kadar Emas Dalam Cincin?

Ring on an open book free image
Foto: Pixy

Mungkin ada orang yang bertanya apakah ada hubungannya kadar emas dengan cincin kawin. Sebaiknya kamu memahami terlebih dahulu kadar emas yang ada di sebuah perhiasan. Kerap kali banyak orang yang tidak memahami hal ini saat membeli perhiasan. Terkadang yang dilihat hanya model dan bentuknya. Utamanya adalah tampak elegan dan glamor.

Padahal yang terpenting adalah kadar emas dalam perhiasan tersebut. Percuma saja memiliki bentuk yang indah namun kadar emasnya tidak sepadan. Kamu dan pasangan juga harus memahami pengukuran kadar emas ini. Jangan sampai ketika kamu ingin membeli kadar emas hingga 75% tapi ternyata tidak sampai segitu.

Kadar emas sendiri merupakan jumlah emas yang terkandung dalam sebuah perhiasan. Misalnya saja ada perhiasan yang mengandung 75% emas. Berarti 75% dari kandungan perhiasan tersebut adalah logam mulia emas. Sementara sisanya sebesar 25% biasanya kandungan bahan lain yang menjadi campuran seperti tembaga dan nikel.

Maka dari itu, kamu harus membeli di tempat penjualan perhiasan yang terpercaya. Bila tidak, kamu bisa hanya mendapatkan cincin yang mungkin tidak sesuai. Banyak pedagang yang tidak jujur yang pastinya bisa merugikan kamu. Apalagi saat kamu ingin membeli emas untuk keperluan investasi. Pastinya akan merugikan kamu di kemudian hari.

Berikutnya adalah pertanyaan mendasar dari calon pengantin. Sebenarnya berapa kadar emas untuk cincin kawin. Biasanya kadar emas yang dipakai dimulai dari 18 karat, 22 karat, 23 karat sampai 24 karat. Pemilihan karat tersebut pastinya dilihat dari budget. Semakin tinggi atau semakin banyak kandungan emasnya pasti semakin mahal harganya. Namun, kamu dan pasangan bisa melihat pertimbangan lain dari menentukan berapa kadar emas untuk cincin kawin. Misalnya emas 24 karat yang pada dasarnya bukan pilihan tepat untuk cincin kawin yang dipakai sehari-hari.

Emas 24 karat merupakan emas murni yang lebih banyak dipakai orang untuk berinvestasi. Bentuk investasi emas ini juga bukan dalam bentuk perhiasan melainkan emas batangan. Banyak orang yang memilih emas 24 karat tapi bukan dalam bentuk perhiasan. Seperti yang sudah diinformasikan bahwa fisik emas murni sebenarnya lunak. Maka ketika campuran emas yang lunak sangat banyak bisa jadi perhiasan tidak akan tahan lama. Apalagi cincin kawin yang akan dipakai terus menerus. Tentu menjadi sayang ketika cincin tersebut tidak awet dan tidak tahan lama.

Sifat emas murni juga mudah tergores. Maka pemakaian sehari-hari memang sebenarnya jangan memakai emas yang terlalu murni. Perhiasan emas yang berkualitas bagus ada di kadar 75% sampai 90% alias 18 sampai 22 karat. Meskipun emas murni bernilai tinggi tetapi bukan berarti cocok dijadikan perhiasan.

Setelah mengetahui nilai terbaik untuk berapa kadar emas untuk cincin kawin, kamu dan pasangan juga harus lebih teliti sebelum membeli cincin. Pastinya kamu harus menanyakan soal kadar emas yang ada di dalam cincin tersebut. Berikut daftar kandungan dan karat dalam emas yang umumnya ada di toko perhiasan.

  • Emas 24 karat adalah emas murni dengan emas 99,99%
  • Emas 22 karat terdiri atas 91.7% emas dan 8,3% dicampur bahan lain
  • Emas 20 karat mengandung 83.3% emas
  • Emas 18 karat mengandung¬† 75% emas
  • Emas 16 karat mengandung 66.6% emas
  • Emas 14 karat mengandung 58.5% emas
  • Emas 9 karat mengandung 37.5% emas

Setelah mengetahui kandungan emansya, kamu harus membeli di toko yang tepat. Tak hanya memastikan toko tersebut jujur dengan kandungan emasnya. Utamanya adalah toko tersebut harus memiliki emas dengan kualitas terbaik. Selain itu, kamu harus memastikan emas yang dijual memiliki tampilan yang bersih.

Emas yang baik adalah yang memiliki tampilan bersih tanpa ada noda hijau di bagian pori-pori. Jika masih ada berarti emas tersebut tidak dicuci dengan benar dan meninggalkan bekas kimia. Kondisi ini bisa menyebabkan alergi. Maka, kamu dan pasangan harus benar-benar memastikan bahwa cincin kawin couple yang dibeli tidak ada sisa noda, goresan atau cacat lainnya.

Berapa Kadar Emas untuk Cincin Kawin?

Berikutnya adalah pertanyaan mendasar dari calon pengantin. Sebenarnya berapa kadar emas untuk cincin kawin. Biasanya kadar emas yang dipakai dimulai dari 18 karat, 22 karat, 23 karat sampai 24 karat. Pemilihan karat tersebut pastinya dilihat dari budget. Semakin tinggi atau semakin banyak kandungan emasnya pasti semakin mahal harganya. Namun, kamu dan pasangan bisa melihat pertimbangan lain dari menentukan berapa kadar emas untuk cincin kawin. Misalnya emas 24 karat yang pada dasarnya bukan pilihan tepat untuk cincin kawin yang dipakai sehari-hari.

Emas 24 karat merupakan emas murni yang lebih banyak dipakai orang untuk berinvestasi. Bentuk investasi emas ini juga bukan dalam bentuk perhiasan melainkan emas batangan. Banyak orang yang memilih emas 24 karat tapi bukan dalam bentuk perhiasan. Seperti yang sudah diinformasikan bahwa fisik emas murni sebenarnya lunak. Maka ketika campuran emas yang lunak sangat banyak bisa jadi perhiasan tidak akan tahan lama. Apalagi cincin kawin yang akan dipakai terus menerus. Tentu menjadi sayang ketika cincin tersebut tidak awet dan tidak tahan lama.

Sifat emas murni juga mudah tergores. Maka pemakaian sehari-hari memang sebenarnya jangan memakai emas yang terlalu murni. Perhiasan emas yang berkualitas bagus ada di kadar 75% sampai 90% alias 18 sampai 22 karat. Meskipun emas murni bernilai tinggi tetapi bukan berarti cocok dijadikan perhiasan.

Berat hingga kadar emas dalam cincin kawin sebenarnya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing pengantin. Maka bila ada pertanyaan cincin kawin berapa gram tentu saja tidak ada aturan bakunya.

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on pinterest
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin