batu berlian imitasi

Mengenal Batu Berlian Lebih Dekat

Batu Berlian menjadi salah satu batu permata yang paling banyak dipilih untuk menghiasi perhiasan maupun pemanis dari cincin kawin. Berlian juga memiliki kilau yang membuat si pemakai tampak elegan.

Tidak ada bentuk perhiasan lain yang dapat menyatakan dengan kuat perasaan cinta selain cincin berlian. Langka, berharga dan tidak dapat hancur; kualitas-kualitas tersebut membuatnya mendapatkan status sebagai simbol dari cinta yang hebat, romantis dan komitmen.

Banyak filosofi berlian yang datang dari seluruh dunia. Mitologi Yunani percaya bahwa api yang terdapat didalamnya membiaskan api abadi dari cinta. Romawi kuno menyatakan bahwa berlian adalah air mata dewa. Bagi Hindu, berlian adalah jimat keberuntungan yang menjaga seseorang dari sakit, kemalingan dan kekuatan jahat.

Bagi sebagian yang lain, berlian adalah batu alam yang bisa menyembuhkan dan memberikan pengetahuan – jimat kekuatan dan kesucian. Sebelumnya hanya sebatas dipakai keluarga kerajaan dan orang-orang kaya, sekarang berlian adalah perhiasan yang dapat diakses siapa pun.

Kebahagiaan, indah dan dicintai adalah perasaan yang wanita rasakan ketika di berikan cincin tunangan. Cincin berlian juga dipakai dengan bangga sebagai simbol komitmen, pengabdian, selebrasi, kemakmuran dan cinta. Tidak ada yang dapat mengalahkan keindahan berlian berada di tangan pemakainya.

Sejarah Batu Berlian

Pada umumnya berlian berusia miliaran tahun lamanya –pada beberapa kasus dapat berumur hingga 3 miliar tahun lamanya. Walaupun terbentuk dari jarak 100 mil di bawah permukaan bumi, berlian dapat ditemukan dengan bantuan letusan gunung berapi.

Karena susunan atom pada berlian yang sangat padat, beberapa senyawa dapat merusak warnanya kecuali boron dan nitrogen. Selain berlian alami, juga terdapat berlian sintetis dan imitasi yang dibentuk dengan bantuan manusia.

Berlian sintetis dapat di bentuk dengan karbon murni tingkat tinggi di bawah tekanan dan temperatur ekstrem atau dari gas hidrokarbon oleh deposisi uap kimia (CVD).

Berlian imitasi juga bisa di bentuk dari materi seperti cubic zirconia dan karbit silikon. Berlian alami, sintetis dan imitasi dapat di bedakan menggunakan teknik optik atau tingkat penyaluran panas.

Apakah berlian termasuk logam?

Berlian mempunyai sifat penerus panas yang baik sama seperti logam, dan hanya ini satu-satunya sifat yang sama dengan logam mulia. Terdiri dari karbon murni, berlian mempunyai bentuk dan sifat yang sangat berbeda dengan grafit dan batu bara.

Dikarenakan tingkat panas yang luar biasa dan tekanan masif di bawah permukaan bumi, atom karbon mengikat dengan jalan yang unik. Hingga berlian terbentuk dengan struktur kristal yang langka. Jadi, berlian bukan termasuk logam.

Sifat berlian yang sangat kuat berkontribusi pada kecocokan berlian sebagai batu hias. Dikarenakan berlian hanya dapat di gores dengan berlian lain maka berlian dapat terjaga permukaannya tetap mulus dengan sangat baik.

Tidak seperti batu hias lainnya, berlian sangat cocok dipakai untuk sehari-hari, karena ketahanannya terhadap goresan. Kemungkinan, sifat kerasnya berkontribusi dalam kepopuleran berlian sebagai perhiasan yang lebih disukai untuk tunangan atau pernikahan.

Apakah berlian termasuk senyawa atau campuran?

Berlian adalah bentuk padat dari karbon yang terbentuk karena tekanan dan suhu ekstrem. Bentuk stabil dari karbon adalah grafit, akan tetapi berlian mempunyai sifat metastabil. berlian dapat dengan cepat berubah menjadi grafit ketika suhu diatas 4500 Kelvin.

Perubahan cepat dari grafit ke berlian dapat dicapai jika tekanan bisa stabil di atas garis kesetimbangan; pada 2000 kelvin dan dengan tekanan 35 GPa. Jadi, berlian bukan senyawa atau campuran, berlian adalah berupa unsur karbon murni. Berlian tidak mempunyai warna apa pun dan terlihat seperti Kristal yang bersih dari warna.

Bagaimanapun juga, terdapat beberapa kecacatan proses yang berakibat pada timbulnya warna pada berlian. Warna pada berlian bisa dikarenakan cacat saat proses atau kotoran yang masuk selama proses.

Cacat pada Kristal dikarenakan unsur yang sangat kuat dan hanya nitrogen, hidrogen dan boron yang dapat hadir saat pembentukan berlian. Logam transisi seperti nikel dan kobalt, yang biasanya di gunaan untuk membuat berlian sintetis dengan temperatur tinggi menjadi atom tersendiri pada berlian.

Nitrogen adalah kotoran yang umumnya menyatu pada berlian. Berlian yang mengandung nitrogen akan mempunyai warna kuning atau coklat, sedangkan Boron, akan memberikan warna biru pada berlian. Warna pada berlian mempunyai 2 sumber tambahan. Pertama, karena radiasi yang menyebabkan warna hijau pada berlian.

Kedua, deformasi plastik dari cacat berlian yang memberi warna coklat, pink bahkan merah pada berlian. Gemological Institute of America (GIA) mengklasifikasikan berlian dengan warna kuning pucat dan berlian coklat. Sebagai berlian dengan rentang warna normal, dan mempunyai grade dari “D” (tidak berwarna) hingga ke grade “Z” (kuning pucat).

Berlian dengan warna berbeda, seperti biru, di sebut dengan berlian dengan warna fantastis dan berada pada skala grade yang berbeda.

Cara Mengidentifikasi Berlian

Awal tes identifikasi berlian termasuk pengujian dengan goresan, bergantung pada kekerasan berlian. Bentuk pengujian ini bersifat merusak, sebagaimana berlian dapat merusak berlian lain, dan bentuk pengujian seperti ini jarang dilakukan.

Untuk itu, identifikasi berlian bergantung pada kemampuannya pada kemampuan menyalurkan panas yang super. Penyelidikan dengan suhu panas elektronik sangat umum di gunakan. Terutama pada pusat pembelajaran ilmu permata untuk membedakan berlian asli dengan imitasi.

Lebih jauh, untuk membedakan berlian sintetis dengan alami membutuhkan teknik optik yang lebih lanjut. Teknik tersebut dapat digunakan untuk beberapa jenis berlian sintetis yang dapat melewati uji panas, seperti silikon karbit.

Walaupun begitu, tidak pernah ditemukan Kristal yang sempurna, yang membuatnya sulit dibedakan antara berlian alami dengan berlian sintetis. Akan tetapi proses pembuatan berlian akan terlihat dari sifat dan ciri berlian alami. Pengujian ini juga bisa memberikan ciri-ciri berlian murni atau tidak dari senyawa pembentuknya.

Cara Membedakan Batu Berlian Asli dan Imitasi

Pada pusat studi GIA, di laboratoriumnya memakai teknik seperti spectroscopy, microscopy dan luminescence di bawah sinar ultraviolet pendek. Dan tentu saja untuk menentukan asal muasal berlian yang di identifikasi.

Metode lain untuk mengetahui berlian sintetis adalah dari pendaran jingga yang dihasilkan berlian. Berlian alami mempunyai sedikit kecacatan dan ketidaksempurnaan pada prosesnya yang tidak ditemukan pada berlian sintetis. Setelah melalui proses identifikasi yang panjang, berlian-berlian alami akan dibentuk sedemikian indah.

Kemudian, nantinya akan menghiasi kalung, cincin, liontin dan berbagai benda lainnya. Berlian yang sudah melalui proses pembentukan, juga akan diberikan surat resmi sebagai bukti keaslian yang di sertifikasi oleh GIA. Sertifikat ini akan memuat informasi tentang kualitas dari berlian dengan akurat. Barulah setelah itu berlian berubah nama menjadi intan.

Beda intan dengan berlian hanya terdapat pada proses yang dilaluinya, pada dasarnya tetap materi yang sama. Sertifikasi oleh GIA mengandung unsur-unsur 4C; cut, color, clarity dan carat adalah patokan penilaian berlian.

Masih ada toko-toko yang menjual berliannya tanpa sertifikat GIA dan keaslian berlian sangat diragukan. Berlian asli tidak hanya bisa di andalkan pada informasi yang di dapat dari konsultan perhiasan, dengan sertifikat resmi GIA, sudah pasti perhiasan di jamin keasliannya.

Dari sertifikat yang di serahkan oleh laboratorium profesional, dapat diketahui keaslian berlian apakah sintetis atau bukan. Berlian juga menjalani proses penjernihan berlian dan juga menghilangkan kotoran yang terdapat pada berlian.

Berlian dan pembagiannya

Tidak semua berlian terbentuk sama di muka bumi. Sehingga dibuatlah penggolongan berdasarkan 4C. Tipe-tipe dari sistem klasifikasi berlian memisahkan batu mulia berdasarkan sifat fisik dan sifat kimia. Dengan mengevaluasi pembentuk atom dari berlian, seorang geologis bisa menganalisis perkembangannya.

Tidak hanya warna, yang lebih penting menentukan apakah berlian tersebut alami, sintetis atau telah mengalami perlakuan khusus.

Macam-Macam Batu Berlian

Macam-macam berlian dapat di bagi menjadi dua sisi; sisi pertama oleh konsumen dan sisi kedua secara teknis.

Berlian Alami

Berlian putih biasa tanpa warna. Tidak banyak hal yang dapat dibicarakan, tetapi bentuk berlian seperti ini yang berada di benak semua orang ketika teringat berlian. Karena ini merupakan warna alami dari berlian itu sendiri.

Berlian Khusus

Merupakan berlian yang di ambil dari alam yang kemudian di tingkatkan dengan cara buatan atau di manipulasi untuk mencapai bentuk yang lebih baik. Perlakuan tersebut termasuk penyertaan pengisian dimana mereka menggunakan materi spesial yang di sembunyikan ditambah dengan peningkatan warna.

Biasanya perlakuan ini di lakukan pada berlian yang tidak bisa dijual dan harga jualnya secara dramatis lebih rendah daripada berlian alami.

Berlian Imitasi

Berlian buatan manusia atau lebih di kenal dengan berlian laboratorium menjadi tren yang mulai berkembang dari tahun ke tahun.

Salah satu alasannya adalah teknologi yang di pakai untuk proses produksi membuat biayanya menjadi lebih murah dan semakin murah seiring berkembangnya teknologi.

Berlian Murni

Ini adalah tipe berlian yang paling indah. Berlian yang mempunyai warna sangat langka keberadaannya, diperkirakan 1 berbanding 10.000 berlian tanpa warna.

Berlian alami berwarna mengalami kenaikan permintaan yang pesat selama beberapa dekade terakhir. Ketika semakin banyak selebriti yang memakainya pada perayaan karpet merah, atau menerimanya sebagai hadiah pernikahan.

Pada dasarnya, terdapat macam berlian yang indah tersebar di muka bumi; berlian dengan warna hanya terdapat sekitar 10% dari keseluruhan berlian yang ada. Karena kelangkaan dan harga yang mahal, berlian-berlian tersebut juga di bagi menjadi beberapa tipe, termasuk berlian buatan laboratorium.

Salah satu warna berlian yang terkenal adalah berlian hitam, dimana berlian hitam sangat langka keberadaannya.

Jika diperkirakan, harga berlian asli yang berwarna hitam jauh lebih malah per karat-nya. Sedangkan, berlian alami yang warnanya hitam hasil campuran jauh lebih murah per karat.

Salah satu alasan kenapa diwarnai hitam adalah karena kecacatan warna alami pada berlian terlalu banyak. Warna pada berlian di urutkan berdasarkan gradenya, dimulai dari tidak berwarna (K-Z) hingga berlian berwarna kuning/coklat. Berlian alami tanpa warna mempunyai harga yang lebih tinggi daripada berlian dengan warna.

Untuk warna berlian terbaik tergantung dari tren saat itu, tetapi warna berlian paling langka berwarna merah.

Berlian GIA (Gemological Institute of America)

Berlian GIA adalah berlian yang telah menjalani identifikasi profesional pada faktor 4C (color, clarity, cut dan carat) dan karakteristik mikroskopis lainnya.

GIA merupakan institusi non-profit yang mendedikasikan diri pada riset dan pendidikan pada bidang gemology dan seni permata.

Didirikan pada tahun 1931, GIA mempunyai misi untuk melindungi pembeli dan penjual dari batu permata. Dengan menetapkan dan menjaga standar yang digunakan untuk mengevaluasi kualitas permata.

Prospek Investasi Berlian

Harga dari berlian sebagai investasi sudah banyak menjadi perhatian publik. Mempunyai harga yang tinggi, sering dipakai oleh banyak selebritas dunia menjadi faktor signifikan kenaikan peminat batu mulia ini.

Sejarah berlian asli termahal di dunia seperti Koh-i-Noor juga ambil bagian dalam pengenalan berlian kepada masyarakat dunia. Di lain hal, belum adanya transparansi harga berlian, masih menjadi halangan untuk masyarakat memilih berlian dibandingkan logam mulia.

Ditambah lagi, sulitnya menjual berlian kembali mengurangi minat masyarakat untuk memilih berlian sebagai alat investasi.

Hal-hal yang perlu diperhatikan jika memilih batu berlian sebagai investasi adalah:

  • Kebutuhan dasar berlian sebagai investasi. Transparansi harga, harga berlian jika diuangkan, akses pasar, sertifikasi kualitas dan bimbingan ahli.
  • Investasi pada berlian biasa. Berlian dengan ukuran yang besar dan berwarna cerah mempunyai harga yang fantastis dan memikat kolektor kaya, berlian seperti ini sangat jarang di perjual-belikan dan tidak mempunyai transparansi harga atau besarnya jika diuangkan.
  • Sertifikasi kualitas berlian. Investasi pada berlian haruslah di sertifikasi oleh GIA dan di konfirmasi oleh ahlinya. Adapun sertifikasi oleh ahli akan menambah kepastian investasi.
  • Biaya transaksi dan tawaran. Transaksi investasi berlian memiliki biaya yang melibatkan pengiriman fisik yang dapat mencapai 2% hingga 5% dari besarnya investasi.
  • Saran ahli dan akses pasar internasional. Salah satu keputusan penting dari investor berlian yang harus lakukan adalah siapa yang harus di percaya. Berlian dan pasar berlian sangatlah kompleks. Memiliki jaringan dan hubungan yang baik dengan konsultan berlian adalah hubungan yang menguntungkan bagi investor berlian.

Harga dari berlian adalah faktor penting yang harus diketahui oleh investor berlian. Peletakan harga berlian didasari 4C yang sebelumnya dijelaskan. Walaupun mempunyai karat yang sama, harga berlian dapat berbeda jauh satu sama lain. Singkatnya, harga sebuah berlian berdasarkan daya tariknya.

Karat (carat)

Berat berlian adalah faktor terbesar dalam menentukan harga sebuah berlian, pertimbangkan untuk memilih 0,90 karat daripada 1 karat atau 1,90 karat daripada 2 karat.

Warna (color)

Warna berlian mengacu pada seberapa jauh berlian mendekati tidak berwarna. Grade-D adalah tingkat yang ideal, sedangkan grade-Z adalah yang paling rendah.

Kejernihan (clarity)

Berlian tidaklah sempurna, kejernihan mengarah pada kecacatan di dalamnya. Banyak macam tipe cacat berlian dari titik hitam hingga retakan.

Potongan (cut)

Potongan berlian adalah harga yang tidak perlu di tawar, ini adalah sebab berlian mempunyai harga yang lebih dari berlian dengan karat yang sama

Bentuk (shape)

Berlian berbentuk bundar jauh lebih mahal daripada bentuk lain seperti oval, cushion bahkan potongan tipe princess.

Pada skala internasional, dikenal daftar harga berlian dengan standar GIA yang bernama “Daftar Harga Rapaport”. Daftar ini menjadi acuan dalam menentukan harga berlian berdasarkan C4. Pada daftar harga berlian terdapat kekurangan, yakni pada hal-hal yang tidak tertera pada daftar. Orang-orang terlalu berpatok pada daftar tersebut dan mengacuhkan unsur estetika pada batu berlian.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.