cincin couple

Cincin adalah perhiasan yang melingkar di jari. Cincin dipakai baik oleh perempuan ataupun laki-laki. Secara tradisional cincin biasanya dibuat dari logam mulia seperti emas, perak, palladium, platina. Logam lainnya seperti baja antikarat, krom, besi, perunggu, kuningan dan tembaga juga lazim digunakan. Cincin dapat berbentuk polos, berukir, atau bertatahkan intan, permata, atau batu akik. Kini cincin couple terbuat dari banyak bahan, seperti plastik, kayu, tulang, giok, kaca, karet dan bahan lainnya.

Apa kamu tahu jika kebiasaan memberi dan menerima cincin sudah dimulai sejak lebih dari 4800 tahun yang lalu? Cincin pernikahan biasanya dipasang di jari manis. Kebiasaan ini berakar dari kepercayaan wangsa Tudor abad ke-16 bahwa jari manis tangan kiri berhubungan dengan pembuluh darah yang berhubungan langsung dengan jantung, maka dari itu, memakainya di jari tersebut menunjukkan bahwa sang pemakai sedang berada dalam sebuah hubungan.

Fungsi Cincin

Tak hanya berfungsi sebagai perhiasan, cincin emas juga berfungsi sebagai simbol upacara pernikahan yang dilakukan secara tradisional dan modern. Cincin tersebut biasanya diberikan ketika acara pernikahan maupun pertunangan.

Fungsi lainnya juga dapat dijadikan sebagai hadiah yang diberikan sebagai ungkapan janji setia dan tanda kasih sayang antar sepasang kekasih. Cincin emas menjadi pilihan para orang tua khususnya ibu sebagai hadiah kepada anaknya yang menunjukkan kasih sayang sang ibu yang melekat pada jari anak perempuan.

Di abad ke-21, cincin beralih fungsi menjadi sebuah perhiasan untuk investasi. Karena seiring berjalannya waktu, harga emas selalu mengalami kenaikan tiap harinya. Fungsi cincin emas kemudian masuk sebagai salah satu bisnis modern yang paling diperhitungkan seiring kemajuan zaman dan berubahnya fungsi emas dalam kehidupan manusia.

Cincin Couple

Cincin couple atau yang sering disebut juga sebagai promise ring, bisa dianggap sebagai salah satu cara dalam menjaga hubungan. Selain sebagai bentuk keseriusan dan cinta di antara pasangan, juga untuk menunjukkan ke orang-orang bahwa kamu dan pasangan sudah serius terikat dan siap melangkah ke jenjang berikutnya.

Banyak orang yang mengatakan bahwa cincin couple diberikan sebelum proses pertunangan, hanya sebagai sebuah bukti akan adanya janji di antara kedua pasangan tanpa melibatkan keluarga. Akan tetapi, pemberian cincin juga bisa diberikan saat lamaran, melibatkan keluarga besar kedua pihak dan cincin couple sebagai cincin pertunangan. Jadi mana yang benar?

Tentang Cincin Couple

Cincin couple berbeda dengan cincin pernikahan, karenanya couple memiliki kriteria, bentuk, warna dan kegunaannya tersendiri. Pada umumnya, cincin diberikan saat hubunganmu dan pasangan telah memiliki rencana jangka panjang walau belum bertunangan. Entah itu karena masih ingin mengejar karir individu atau pun belum mapan secara finansial. Karena itu, saat cincin diberikan, sebaiknya menjelaskan terlebih dahulu maksud dan tujuan kamu memberikan cincin couple tersebut. Sehingga, pasangan tidak salah menyangka bahwa itu cincin tunangan! Jelaskan pula rencana dan harapan kamu pada pasangan, komunikasikan pula hal-hal penting lainnya pada pasangan.

Karena berbeda dengan cincin pernikahan yang selalu dipakai pada jari pasangan, pemakaian cincin couple sendiri biasanya tergantung kesepakatan dan keinginan dari kamu dan pasangan. Ada yang memakainya setiap saat, tapi ada juga hanya saat berkencan atau berpergian bersama, yang terpenting adalah kesepakatan di antara pasangan itu sendiri. Kamu pun tidak harus mengenakannya di jari manis seperti layaknya cincin pertunangan, loh! Hal ini dilakukan, supaya orang lain tidak salah kira tentang makna penggunaan cincin yang dikenakan kamu dan pasangan. Bila kamu tidak menyukai ide ini, alternatif lainnya adalah menggunakan cincin couple sebagai liontin dari kalung. Lain halnya jika kamu berniat menjadikan cincin couple kamu sebagai cincin tunangan. Kalau begitu, kamu bisa menggunakannya sehari-hari di jari manis!

Baca juga:  Hallmark pada Perhiasan, Gunanya Apa?

Cincin couple adalah sebuah tren yang baru ada belakangan ini dan kebanyakan yang menggunakan cincin tersebut adalah anak-anak muda. Selain karena memiliki citra yang cute, cincin juga bukanlah sesuatu yang lazim untuk digunakan pasangan satu dekade lalu. Akan tetapi, bukan berarti kamu harus merasa out of place saat menggunakan cincin couple, ya! Sebab, cincin couple sendiri adalah nama belaka. Selama kamu tidak memberitahukannya pada orang lain mengenai cincin couple ini dan mengenakannya bukan di jari manis, semua orang biasanya berpikir kalau cincin yang kamu kenakan tidak lebih dari sebuah cincin fashion!

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Cincin Couple

Sama seperti cincin lainnya, menemukan satu model cincin couple yang pas memang bukan perkara mudah, karena tidak hanya opini kamu yang dipertimbangkan, melainkan juga opini pasangan. Menyatukan dua pendapat yang berbeda memang sulit, tetapi coba pertimbangkan beberapa hal ini sebelum membeli cincin untuk kamu dan pasangan:

Budget

Hal yang terpenting saat memilih cincin couple adalah menyesuaikan dengan budget yang kamu miliki. Pertimbangan yang cukup klise, bukan? Tidak perlu memaksakan. Bahkan, kalau bisa, diskusikan terlebih dahulu dengan pasangan. Jika kamu dan pasangan sama-sama menyisihkan uang untuk membelinya, cincin ini akan terasa lebih bernilai dan bermakna, karena kamu dan pasangan sama-sama berjuang untuk memilikinya.

Ingatlah selalu untuk mengingat bahwa cincin sendiri bukanlah kebutuhan pokok dalam hidup. Juga dalam pernikahan, cincin bukanlah hal yang wajib ada. Tidak seperti cincin nikah yang harus ada dalam sebuah pernikahan.

Bahan

Bahan yang kamu pilih akan menentukan warna dari cincin yang kamu punya. Suka dengan kilau emas kuning yang klasik? Belilah cincin dari emas kuning. Akan tetapi, bagaimana dengan kamu yang memiliki lini pekerjaan yang mengharuskan kamu untuk beraktivitas fisik dengan berat? Kalau begitu, kamu bisa mempertimbangkan cincin-cincin dari bahan lain, mulai dari emas yang kadarnya rendah, sampai ke bahan-bahan seperti titanium, palladium, perak, dan sebagainya.

Memang, tidak semua toko perhiasan menjual cincin dengan bahan-bahan di luar emas dan perak. Bahan seperti titanium yang tahan klorin dan air laut atau palladium yang tahan gores, begitu pula dengan perak yang diperbolehkan dikenakan pria dalam agama Islam, semuanya bisa jadi pertimbangan. Belum lagi, harga jual kembalinya juga bisa tidak setinggi cincin emas. Jadi, pertimbangkan dahulu sebelum membeli, jangan sampai malah menyalahkan toko perhiasan tempatmu membeli karena harga jualnya yang tidak sesuai ekspektasimu!

Baca juga:  Tips Memilih Cincin Couple

Kualitas

Kualitas yang dimaksud, tentunya adalah kadar dari emas ataupun bahan-bahan lain yang kamu gunakan untuk cincin couple. Begitu juga dengan batu-batu mulia yang akan kamu pilih untuk mata cincin. Tentunya, semakin tinggi kualitas, akan berpengaruh pada harga juga. Cincin dengan kadar emas nyaris 23 karat tentu berharga mahal, apalagi ditambah mata cincin berupa batu berlian ukuran besar. Akan tetapi, apakah itu tidak akan mengganggu hidupmu sehari-hari? Jangan jadikan cincin couple ini sebagai sesuatu yang berat dan terlalu dipikirkan!

Selama bisa menunjukkan bahwa kamu dan pasanganmu sudah mulai menuju ke tahap serius dan tidak mengganggu pekerjaan atau kehidupan sehari-hari, maka itu sudah cukup. Tidak perlu cari yang terlampau mahal, karena masih akan ada berbagai momen sebelum kamu pergi ke jenjang pernikahan yang akan membutuhkan dana dan waktu yang tidak kalah banyak.

Logam untuk Membuat Cincin Couple

Tidak hanya emas, banyak logam lain yang digunakan dalam pembuatan cincin. Selain emas kuning, ada pula emas putih, emas rose, platinum, perak, titanium, tungsten, dan lain-lain. Pemilihan bahan-bahan cincin in tentunya disesuaikan dengan selera kamu dan pasanganmu. Bisa saja antara cincin kamu dengannya berbeda bahan. Antara emas dan palladium, atau emas kuning dan emas putih, dan lain-lain. Banyak yang bisa kamu kombinasikan dalam pembuatan cincin couple-mu. Agar paham, yuk simak masing-masing penjelasan dari bahan cincin di bawah ini.

1. Cincin Emas Kuning

Kalau cincin emas kuning, kamu tentu sudah sangat akrab. Cincin satu ini memang jadi pilihan paling umum untuk cincin pernikahan. Emas kuning dikenal sebagai logam mulai yang tahan terhadap perubahan kimia alias tidak dapat terkorosi. Karena kualitasnya ini, emas kuning pun sangat ideal untuk dijadikan sebagai bahan dasar cincin yang akan mengikat komitmenmu dengannya.

2. Cincin Emas Putih

Seperti emas kuning, sifat emas putih juga anti korosi. Saat ini, emas putih juga cukup populer sebagai cincin untuk pernikahan. Tampilannya cenderung lebih modern ketimbang emas kuning. Sinarnya terbilang lembut dan begitu indah. Cincin emas putih ini juga biasanya lebih kuat karena umumnya menggunakan bahan lapisan rhodium yang awet dan kuat. Emas putih sejatinya adalah emas kuning yang di campur dengan beberapa bahan agar jadi emas putih.

3. Cincin Platinum

Cincin platina jadi pilihan menarik untuk sebuah cincin. Platina hingga 95 murni akan menghasilkan cincin yang sangat kuat. Cincin yang relatif berat ini juga sangat tahan terhadap korosi dan jarang sekali menyebabkan alergi. Namun, kelangkan platina dan permintaannya yang tinggi membuat platina relatif lebih mahal bila dibandingkan dengan emas.

4. Cincin Perak

Perak juga terbilang populer sebagai bahan baku perhiasan. Walaupun perak lebih rentan pudar dan lebih tidak tahan gores dibanding logam lainnya, kilau perak pun terlihat begitu cantik dan menawan. Apalagi, kini perak banyak yang dibuat dengan lapisan rhodium. Lapisan ini membuat cincin perak dapat lebih kuat terhadap noda dan goresan. Menariknya lagi, harga perak relatif lebih murah dibanding emas.

Baca juga:  Buat Cincin Couple Tunangan Custom, Yuk!

5. Cincin Titanium

Titanium adalah logam yang sangat istimewa. Logam ini memang bukan logam mulia. Tapi logam ini terkenal ringan dan kuat. Umumnya, titanium digunakan sebagai bahan pembuat otomotif. Tapi, cincin titanium pun ternyata bisa menghasilkan kilau yang menawan.

6. Cincin Tungsten

Tungsten merupakan jenis logam berat yang menarik. Logam ini dikenal paling tahan gores dibanding logam lain. Banyak yang menyukai sifat anti gores tungsten, tapi bagi kamu yang senang menggunakan cincin sepanjang waktu tanpa sesekali dilepas, cincin ini tidak disarankan. Pasalnya saking kerasnya logam ini tidak dapat dipotong dengan cara yang sama seperti memotong emas atau perak. Logam ini harus dipotong dengan teknologi laser.

7. Cincin Zirconium Hitam

Dari segi kekuaran dan berat, zirkonium sangat mirip dengan titanium. Logam ini juga memiliki kilau yang cantik. Kini zirkonium hitam sangat popular di industri perhiasan karena perhiasan dari zirkonium hitam sangat kuat, dan resisten terhadap korosi serta goresan.

8. Cincin Palladium

Palladium terkenal memiliki warna yang indah. Cincin dari logam mini pun terbilang awet. Sifatnya hampir mirip dengan platinum. Namun palladium relatif lebih murah ketimbang platinum atau emas.

Contoh Desain Cincin Couple

Tahukah kamu V&Co Jewellery bisa membuat cincin couple custom sesuai dengan yang kamu mau? Jadi, kamu tidak perlu takut jika cincinmu tidak sesuai dengan keinginanmu. Di bawah ini, ada rekomendasi cincin couple custom yang bisa kamu jadikan referensi cincin couple-mu.

Cincin Couple 1

Bagaimana pendapatmu ketika melihat cincin couple di atas? Sangat cute, kan? Tidak ada kesan feminine meskipun cincin di atas dipakai oleh laki-laki, meskipun bahan cincin terbuat dari emas. Kamu akan terlihat serasi saat memakai cincinnya bersama. Juga, cincin dengan desain yang sederhana juga bisa digunakan sehari-hari.

Cincin Couple 2

Cincin couple

Nah, sama halnya dengan cincin couple 1, cincin ini juga memiliki desain yang sederhana dan cenderung timeless. Jadi kamu bisa memakainya di segala situasi. Tidak ada pula kesan feminine yang timbul ketika dipakai oleh laki-laki. Kamu suka dengan desain ini? V&Co Jewellery bisa mewujudkannya, lho!

Cincin Couple 3

Cincin couple satu ini juga bisa kamu jadikan referensi, lho. Bentuknya yang sederhana bisa membuatmu lebih percaya diri saat menggunakannya. Ditambah arti komitmen yang ada pada cincin juga pastinya akan membuat hatimu senang.

Cincin Couple 4

Cincin couple

Band ini berbeda dengan desain band cincin couple yang lain. Karena ujung dari cincin tidak dipertemukan, sehingga membuat perpaduan yang unik. Nah, cocok banget buat kamu yang suka desain out of the box. Jadi, selain menjadikannya cincin couple, cincin ini bisa kamu jadikan cincin fashion. Sangat multifungsi, kan?

Cincin Couple 5

Cincin couple custom dengan desain ini juga menjadi favorit para muda-mudi, lho. Karena ukuran band-nya yang agak besar memberi kesan ‘bold’ saat digunakan. Keren, kan? Kamu bisa menambahkan inisial huruf nama kamu dan pasanganmu, lho, agar cincin kamu memiliki personality yang intim denganmu.

Cincin Couple 6

Cincin couple

Lagi-lagi, desain cincin yang sederhana membuat para muda-mudi tertarik! Lihat saja saat dikenakan, cincin itu akan terlihat mahal dan elegan. Ketika memakainya, rasa bangga dan rasa dicintai tentu ada. Ingin coba? Buat cincin couple custom-mu di V&Co Jewellery, yuk!

Cincin Couple 7

Cincin couple

Cincin couple untuk nge-date sepertinya ide yang bagus! Atau sekadar untuk membuat konten menarik di Instagram-mu, juga boleh, lho! Kamu tentunya ingin memilikinya, kan? Buat cincin couple custom-mu sesuai dengan selera dan kepribadianmu serta pasangan.

Itu tadi merupakan penjelasan mengenai cincin couple yang saat ini sedang tren di kalangan pasangan-pasangan muda yang mulai menganggap serius sebuah hubungan. Jika kamu salah satu dari pasangan-pasangan muda tersebut, kamu bisa mencobanya, lho. Beberapa contoh desain cincin couple di atas bisa menjadi referensimu dalam memilih cincinnya. Namun jika kamu memiliki desain sendiri, kamu bisa mmebuatnya secara custom di V&Co Jewellery. Baca tipsnya di sini, yuk!

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on pinterest
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin