Berapa Harga Cincin Tunangan Berdasarkan Bahannya?

Banyak orang yang ingin mencari harga cincin tunangan sesuai budget. Salah satu caranya adalah menyesuaikan dengan bahan cincin yang digunakan. Jika kamu ingin menghemat budget, ketahuilah harga cincin tunangan berdasarkan harganya serta faktor lain yang mempengaruhi harga cincin.

Tentu saja ada banyak faktor yang mempengaruhi harga cincin tunangan. Salah satu yang cukup signifikan adalah bahannya. Maka, kamu bisa memilih satu dari sederet bahan cincin tunangan selain emas berikut ini sebagai rekomendasi. Apa saja bahannya?

Harga Cincin Tunangan Berdasarkan Bahannya

  1. Perak (Silver)

    Cincin dengan bahan logam mulia perak adalah yang paling mudah ditemui di pasaran karena harganya yang paling terjangkau dan penampilannya yang putih berkilau. Logam jenis perak sangat lunak sehingga pilihan model cincin yang disediakan juga sangat bervariasi dan ringan saat dipakai.

    Akan tetapi, kelemahan dari cincin berbahan perak adalah perawatannya yang harus dilakukan secara terus-menerus untuk menjaga keawetannya agar tidak mudah tergores atau pudar warnanya. Perak adalah solusi bagi kamu yang ingin membeli cincin tunangan dengan budget terbatas namun dengan penampilan yang tak kalah menarik. Harga cincin tunangan perak dijual di pasaran mulai dari Rp100.000,00.

  2. Titanium

    Walaupun titanium bukanlah sebuah logam mulia, namun cincin berbahan titanium cukup diminati di kalangan masyarakat. Titanium memiliki daya tahan yang kuat sehingga tidak mudah rusak jika sering berinteraksi dengan zat-zat yang mengandung unsur kimia seperti klorin dan air laut yang asin.

    Logam titanium tidak mudah mengalami karat sehingga tidak akan menyebabkan alergi pada kulit jika dipakai. Salah satu kelebihan cincin berbahan titanium adalah modelnya yang polos dan sederhana sehingga kamu tidak bisa menambahkan permata atau batu lainnya sebagai variasi model. Harga cincin tunangan jenis titanium cukup terjangkau di pasaran, yaitu sekitar Rp100.000,00.

  3. Platinum

    Platinum adalah bahan logam selain emas yang paling sering digunakan untuk cincin pertunangan karena keindahan dan kualitasnya yang tinggi. Platinum secara alami berwarna putih, beda dengan emas yang murninya berwarna kuning. Jika kamu dan pasangan menginginkan cincin yang berwarna putih, tentunya kamu bisa memakai bahan logam platinum daripada emas putih. Emas putih akan pudar warnanya dan berbalik menjadi kuning lagi jika tidak dipoles ulang, sedangkan platinum murni berwarna putih sehingga tidak perlu polesan berulang kali.

    Salah satu kelebihannya karena bahannya yang sangat kuat. Selain itu, cincin ini tidak akan mudah bengkok jika terkena benturan yang sangat keras. Bahan yang keras dan kuat melambangkan ikatan cinta yang tetap kokoh walaupun dihadang berbagai ujian dan masalah yang datang menghampiri. Platinum sangat padat dan mengandung 95% platinum murni, sehingga harganya lebih mahal dan agak berat dipakai jika dibandingkan yang lain. Harga umum cincin tunangan platinum adalah Rp 500.000 sampai dengan Rp1.000.000,00 di pasaran.

  4. Palladium

    Cincin berbahan palladium merupakan logam perak putih yang langka dan akhir-akhir ini menjadi tren di kalangan masyarakat. Warnanya yang murni putih dan elegan membuat cincin ini banyak disukai untuk momen pertunangan. Penampilannya mirip dengan platinum dan emas putih, bedanya cincin berbahan palladium sama sekali tidak mengandung kadar emas di dalamnya dan jauh lebih padat dari platinum.

    Harga cincin tunangan dengan bahan ini juga lebih terjangkau dibanding emas putih dan platinum. Palladium merupakan bahan yang anti gores, warna yang tidak mudah pudar, ringan dan nyaman saat digunakan, serta tidak menimbulkan alergi kulit. Bahannya relatif lebih awet dan tidak memerlukan perawatan jangka panjang serta harganya lebih murah dibandingkan emas.

    Palladium melambangkan ikatan cinta yang kuat dan tidak pernah kusam selama bertahun-tahun. Palladium sangat direkomendasikan untuk kamu yang ingin membeli cincin tunangan berwarna putih dengan harga terjangkau namun tidak mengorbankan kualitas dan estetika. Kelemahan dari cincin palladium adalah pilihan modelnya yang terbatas, dan apabila anda ingin merubah model maka akan menimbulkan bekas tanda pada permukaan cincin. Harga cincin tunangan palladium dijual dengan harga mulai dari Rp350.000,00.

Baca juga:  Kata-kata di Undangan Pernikahan Bahasa Inggris

Apa Saja yang Mempengaruhi Harga Cincin Tunangan?

Apa Saja yang Mempengaruhi Harga Cincin Tunangan?

Salah satu cara untuk menekan harga cincin tunangan adalah memahami faktor yang mempengaruhi harga cincin tersebut. Pertama adalah model cincin. Pastinya model cincin tunangan yang memiliki banyak aksen akan jauh lebih mahal ketimbang yang polos. Maka kamu lebih baik menyesuaikan dulu budgetnya. Jika memang kamu punya banyak budget, tak masalah jika kamu memberikan permintaan khusus terhadap model cincin. 

Semakin tinggi tingkat kesulitan model cincin yang diinginkan pastinya akan semakin tinggi harga jualnya. Begitu pula dengan desainnya. Semakin indah akan semakin mahal. Jika ingin mendapatkan cincin tunangan lucu harga terjangkau, kamu bisa membeli model cincin yang memang sudah disiapkan oleh toko cincin tunangan tersebut.

Berikutnya adalah berat cincin. Logika dasarnya memang semakin berat cincin maka harganya semakin mahal. Rata-rata berat cincin kawin sekitar 3 sampai 8 gram. Namun, banyak yang mengambil cincin dengan berat 5 gram. Untuk memilih berat cincin, ada banyak faktor yang harus kamu perhatikan. Salah satunya adalah pemakaian cincin yang akan dipakai sehari-hari. Jadi, jangan sampai cincin tersebut malah memberatkan kamu dalam aktivitas sehari-hari. Justru cincin tersebut harus nyaman kamu pakai. Begitu pula saat menentukan faktor lain seperti model cincin.

Jika kamu dan pasangan menyematkan berlian juga turut mempengaruhi harga cincin tunangan. Berlian juga dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satunya adalah warna. Bila dilihat dari standar yang dibuat oleh Gemological Institute of America atau GIA, warna berlian dibagi skalanya mulai dari D sampai Z. Lembaga internasional yang dipercaya untuk menganalisis kualitas berlian ini menggolongkan berlian yang paling sedikit jejak warnanya ke dalam skala D.

Baca juga:  Persiapkan Pernikahan dengan Wedding Timeline Checklist!

Sementara berlian yang masih tampak banyak warnanya akan masuk ke dalam Z. Dengan kata lain semakin banyak warna yang ikut ke dalam berlian maka kualitasnya akan semakin menurun. Tentu hal ini wajib diperhatikan sebagai tips memilih berlian untuk cincin. Faktor lainnya dalah potongan berlian. Potongan berlian ternyata bisa menentukan bagaimana batu tersebut bisa memantulkan cahaya sehingga dapat menghasilkan sebuah tingkat kecemerlangan tertentu. Berlian yang sudah dipotong dengan tepat akan menghasilkan pantulan cahaya yang cemerlang.

Meskipun warna atau kejernihannya tidak begitu bagus, tetapi potongan yang bagus akan membuatnya bagus. Sebaliknya percuma jika warna dan kejernihannya bagus jika potongannya buruk. Maka hal ini membuat banyak orang berhati-hati dalam melakukan pemotongan berlian. GIA sendiri juga menentukan standar untuk tingkat pemotongan berlian.

Itulah faktor-faktor yang mempengaruhi harga cincin tunangan. Semoga artikel ini bisa membantu kamu lebih lanjut dalam menentukan budget untuk memilih cincin tunangan yang tepat.

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on pinterest
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin