Benarkah Persiapan Pernikahan Makan Waktu yang Cukup Banyak?

Benarkah Persiapan Pernikahan Makan Waktu yang Cukup Banyak?

Many people spend more time in planning the wedding than they do in planning the marriage” – Zig Ziglar – Apa Anda termasuk salah satu yang tidak dapat menyangkal pernyataan ini? Nyatanya orang-orang memang lebih banyak menghabiskan waktu untuk persiapan pernikahan, mereka bahkan lupa mempersiapkan diri untuk memulai jenjang kehidupan mereka yang baru. Kenapa hal ini bisa terjadi? Jawabannya adalah karena setiap orang ingin acara pernikahan mereka sempurna, terlebih lagi bagi para kaum hawa.

Bagi setiap wanita, pernikahan adalah hal yang paling diidam-idamkan. Banyak wanita yang malah sudah membayangkan akan seperti apa acara pernikahannya kelak bahkan sebelum mereka punya kekasih. Angan-angan tentang pernikahan memang begitu indah; gaun pengantin, dekorasi pernikahan, ucapan selamat, kebahagian, segalanya begitu indah. Namun, kenyataan memang tak pernah seindah angan-angan. Bagaimana, tidak? Karena melakukan persiapan pernikahan bukan hal yang mudah.

Bukan hanya tidak mudah, persiapkan pernikahan juga butuh banyak waktu, tenaga, dan tentu saja—biaya. Hal pertama yang harus Anda lakukan saat mempersiapkan pesta pernikahan Anda adalah memikirkan konsep. Pikirkan konsep pernikahan seperti apa yang Anda inginkan, kemudian sesuaikan dengan budget yang Anda miliki. Sebelum pergi ke pameran wedding atau menghubungi wedding vendor, Anda bisa memulai dengan bertanya-tanya pada kerabat atau teman yang sudah punya pengalaman menyelenggarakan pesta pernikahan. Hal itu akan sangat membantu Anda karena—selain Anda jadi punya gambaran—biasanya, kerabat atau teman akan memberi tahu Anda kendala-kendala dan masalah-masalah yang mereka hadapi saat mempersiapkan pernikahaan mereka dulunya. Itu bisa Anda masukan dalam list hal-hal yang harus Anda antisipasi.

Setelah Mendapatkan Gambaran Persiapan Pernikahan, Whats Next?

Image result for wedding

Setelah Anda punya gambaran tentang bagaimana mempersiapkan pesta pernikahan, Anda bisa mulai mencari-cari wedding vendor. Jangan asal memilih  wedding planner atau wedding organizer. Anda harus melakukan research berkali-kali dan bertanya-tanya pada beberapa orang sebelum Anda memilih jasa untuk membantu pernikahan Anda. Salah memilih vendor pernikahansungguh akan membuat Anda menyesal nantinya. Pasalnya, Anda tidak bisa mengulang kembali hari pernikahan Anda.

Jika Anda sudah menetapkan suatu wedding partner, di sinilah persiapan pernikahan Anda akan benar-benar dimulai. Anda perlu menjelaskan sedetail-detailnya tentang konsep pernikahan yang Anda harapkan, ingat, jelaskan dengan detail. Setelah Anda menjelaskan, di situ Anda akan melihat berapa banyak uang yang harus Anda keluarkan nantinya. Bila Anda merasa itu terlalu mahal atau rasanya ada bagian-bagian yang bisa Anda dapatkan dengan harga yang lebih murah, Anda bisa mencabut itu dari list yang Anda berikan ke wedding partner Anda.

Misalnya, Anda tahu tempat membuat undangan atau souvenir yang lebih murah dari pada yang ditawarkan oleh wedding partner Anda, Anda langsung saja katakan pada mereka bahwa undangan dan souvenir akan Anda tangani sendiri. Begitu juga untuk hal-hal lain. Jadi, menyewa jasa untuk membantu acara pernikahan Anda, bukan berarti Anda melepas tangan dan memberikan tanggung jawab sepenuhnya pada mereka. Anda bisa mengambil alih menangani hal-hal yang menurut Anda dapat meminimalisir budget.

Banyak sekali hal-hal yang perlu Anda pikirkan dan persiapkan untuk menyelenggarakan pesta pernikahan. Oleh karena itu, siapkan segalanya jauh-jauh hari. Selain Anda jadi bisa lebih santai, tidak dikejar-kejar waktu, Anda juga jadi bisa mempersiapkan diri Anda untuk menempuh kehidupan Anda yang baru. Menikah bukan hanya tentang persiapan pernikahan dan hari pernikahan, tetapi tentang hari-hari setelah pernikahan. Prepare your wedding day well, but prepare yourself more.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.