Jadikan Pertunangan Semakin Mewah dengan Cincin Tunangan Platinum

Jadikan Pertunangan Semakin Mewah dengan Cincin Tunangan Platinum

Cincin tunangan platinum adalah salah satu pilihan terbaik bagi pasangan yang sedang mencari cincin pertunangan. Mengingat pertunangan merupakan proses yang menandai bahwa suatu pasangan sudah siap melangkah menuju tahap hubungan yang lebih serius, yakni pernikahan, memilih cincin tunangan tentu perlu dilakukan dengan serius. Cincin tunangan juga menjadi simbol yang menandakan bahwa kedua belah pihak sudah berkomitmen untuk meneruskan hubungan mereka sampai dengan pernikahan.

 Banyak yang memilih cincin tunangan berbahan platinum karena dapat menjadi alternatif pengganti cincin tunangan dari emas, khususnya untuk menghormati larangan bagi kaum pria beragama Islam untuk mengenakan perhiasan emas. Platinum juga dapat menarik minat pasangan yang lebih menyukai cincin tunangan dengan warna yang menyerupai cincin emas putih, bukan emas seperti kebanyakan cincin tunangan.

Apa itu Platinum?

Platinum merupakan salah satu jenis logam yang memiliki ciri-ciri utama berwarna putih keabu-abuan, lunak, dan antikorosi. Platinum berasal dari Bahasa Spanyol, Platina, yang berarti “perak kecil” jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Daya tahan platinum yang luar biasa terhadap korosi, serta nilainya yang cukup tinggi, membuatnya dikategorikan sebagai logam mulia.

Sebagai sebuah komoditas yang langka, mengingat jumlah platinum yang tidak banyak di dalam lapisan bumi kita tercinta, cincin tunangan yang terbuat dari platinum pun tergolong cincin yang unik dan jarang ditemui. Setiap tahunnya, hanya beberapa ratus ton platinum saja yang dapat diproduksi. Kelangkaan ini juga yang membuat harga cincin tunangan platinum terbilang tinggi, bahkan sering kali lebih tinggi dibanding harga cincin emas.

Selain digunakan sebagai salah satu bahan baku untuk perhiasan, platinum sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk banyak hal lainnya. Logam yang satu ini sering digunakan dalam pembuatan kontak listrik, termometer, alat-alat untuk praktik kedokteran gigi serta laboratorium, dan juga alat kontrol emisi kendaraan. Sifat platinum yang antikorosi dan tidak beracun membuatnya aman dijadikan bahan baku alat kedokteran. Beberapa kandungan senyawa yang terkandung dalam platinum, seperti sisplatin, oksaliplatin, dan karboplatin, juga digunakan dalam obat kemoterapi untuk jenis kanker tertentu.

Sejarah Platinum

Logam platinum sebenarnya sudah lama sekali ditemukan, mulai sejak zaman Mesir Kuno. Kandungan platinum ditemukan pada emas yang terdapat dalam makam yang diperkirakan berasal dari masa Mesir Kuno. Namun, keterbatasan pengetahuan pada saat itu mungkin membuat pemanfaatan platinum belum terlalu berkembang seperti di masa kini.

Berlanjut ke tahun 1557, penulis dari Italia, Julius Caesar Scaliger, membuat beberapa tulisan mengenai ditemukannya logam mulia yang tidak diketahui di daerah Darien dan Meksiko. Pada saat itu, bangsa Spanyol menganggap platinum hanyalah residu atau “pengotor” pada emas, sehingga platinum justru sering dibuang. Bahkan, ada peraturan yang melarang penggunaan platinum karena dianggap sebagai upaya pemalsuan emas. Di era yang sama, teknologi yang ada masih belum mampu mengolah dan platinum. Barulah pada tahun 1772, Carl von Sickingen berhasil menemukan cara untuk melenturkan platinum dengan cara mencairkannya dan memadukannya dengan emas sehingga lebih menyatu.

Penelitian terhadap platinum terus dilakukan dari masa ke masa, hingga akhirnya pada tahun 2007, Gerhard Ertl berhasil mendapatkan nobel kimia dengan hasil penemuannya terhadap detail mekanisme molekular oksidasi katalik karbon monoksida menggunakan platinum. Temuan ini juga dikenal sebagai pemanfaatan platinum untuk pengubah katalitik. Istilah pengubah katalitik atau konverter katalitik bukanlah istilah yang asing di bidang otomotif. Istilah ini digunakan dalam menjelaskan proses untuk mengurangi zat-zat beracun yang dapat mencemari udara.

Campuran dalam Cincin Tunangan Platinum

Dari sejarah yang sangat panjang di atas, didapati bahwa platinum merupakan salah satu alternatif utama untuk menggantikan emas karena sifatnya yang kurang lebih serupa, termasuk sebagai bahan untuk membuat cincin tunangan. Alasan utama dalam memanfaatkan platinum untuk cincin adalah daya tahan platinum yang sangat kuat terhadap korosi, sehingga membuatnya tahan terhadap panas, benturan, dan goresan. Selain itu, platinum juga memiliki sifat hypoallergenic, sehingga tidak akan memberikan efek alergi ketika dikenakan.

Untuk membuat cincin platinum, kadar yang dibutuhkan bisa bervariasi mulai dari 25%, 50%, 75%, hingga 95%. Akan tetapi, kadar yang dibutuhkan untuk membuat cincin tunangan platinum dengan kualitas baik adalah 90%-95%. Karena banyaknya platinum yang dibutuhkan untuk membuat cincin yang bagus, harga cincin tunangan dari platinum umumnya lebih tinggi jika dibandingkan dengan cincin tunangan dari emas. Cincin emas dengan kualitas tinggi sendiri umumnya hanya membutuhkan 70-80% emas.

Perbedaan Cincin Tunangan dari Platinum dan Emas

  • Ketahanan

Salah satu kelebihan utama cincin tunangan platinum dibanding emas adalah sifatnya yang lebih kuat dibanding emas. Struktur platinum membuat cincin sangat tahan terhadap korosi, sehingga dapat digunakan dalam berbagai situasi seperti panas, benturan, atau goresan. Ini juga yang membuat cincin dari platinum cocok digunakan oleh laki-laki, mengingat banyak laki-laki yang bekerja di luar ruangan atau memiliki aktivitas harian yang berat. Kamu tak perlu khawatir, kandungan platinum pada cincin tidak akan berkurang sekalipun tergores. Berbeda dengan emas putih yang lapisan rhodiumnya dapat terkikis saat mengalami benturan, platinum tidak akan memudar.

  • Harga

Meski tidak sepopuler cincin tunangan dari emas, harga cincin tunangan platinum cenderung lebih tinggi karena platinum merupakan jenis logam mulia yang tergolong langka. Di samping itu, kadar platinum yang digunakan untuk membuat cincin tunangan juga lebih banyak jika dibandingkan dengan kadar emas yang digunakan untuk membuat cincin dengan bentuk yang sama. Tidak heran jika kemudian harga cincin tunangan platinum menjadi lebih mahal jika dibandingkan dengan cincin tunangan yang dibuat menggunakan jenis logam lainnya.

  • Keunikan

Tidak semua toko perhiasan memiliki stok perhiasan yang terbuat dari platinum. Kelangkaan serta tingginya harga cincin tunangan platinum membuatnya sesuatu yang unik dan jarang sekali ada, berbeda dengan cincin emas yang mudah ditemukan di mana saja. Jika kamu tertarik untuk mencari cincin tunangan dari platinum, ada baiknya kamu mencari informasi seputar toko emas yang menyediakan cincin berbahan platinum dahulu melalui internet.

Perbedaan Cincin Tunangan dari Platinum dan Palladium

Meski merupakan jenis logam yang berbeda, platinum dan palladium memiliki sifat dan karakteristik umum yang serupa. Keduanya sama-sama antikorosi, kuat serta tahan lama, antialergi, dan memiliki warna asli yang tidak mudah pudar. Akan tetapi, tentu ada beberapa perbedaan yang cukup signifikan di antara kedua jenis logam ini.

  • Warna

Dari sisi warna, baik cincin tunangan dari platinum maupun palladium sama-sama berwarna putih terang. Bagi orang awam, warna keduanya mungkin agak sulit dibedakan, mana cincin yang terbuat dari platinum dan mana yang dari palladium. Namun, jika diperhatikan dengan saksama, warna putih pada cincin platinum setingkat lebih terang dibanding palladium.

  • Harga

Harga merupakan pembeda yang paling terasa di antara cincin tunangan platinum dan palladium. Harga cincin yang terbuat dari platinum bisa mencapai dua kali lipat cincin palladium. Meski demikian, bukan berarti palladium memiliki kualitas lebih rendah dibandingkan platinum. Alasan terbesar mengapa harga platinum lebih tinggi adalah karena tingkat kepadatan platinum yang sangat tinggi, bisa mencapai dua kali kepadatan palladium. Oleh sebab itu, untuk membuat cincin dengan ukuran yang sama, diperlukan kadar platinum dua kali lipat lebih banyak dibanding palladium.

Selain itu, langkanya ketersediaan platinum membuat harganya menjadi sangat tinggi. Jika budget yang kamu miliki memungkinkan, cincin tunangan berbahan platinum patut kamu pertimbangkan.

  • Berat

Kandungan platinum yang cukup tinggi untuk membuat cincin, tidak hanya menambah harganya saja, tetapi juga membuat cincin tunangan platinum menjadi lebih berat jika dibandingkan dengan cincin palladium. Beberapa orang mungkin tidak menemukan masalah yang berarti saat harus mengenakan cincin yang sedikit lebih berat, tetapi cincin palladium bisa menjadi alternatif bagi beberapa orang yang lebih cocok mengenakan cincin yang ringan.

Selain berat bahan cincinnya sendiri, batu permata juga dapat menambah berat cincin. Jadi, kamu mungkin ingin mempertimbangkan cincin yang sederhana tanpa mata baru permata jika kamu lebih menyukai cincin platinum, tetapi jika kamu menyukai cincin berhias batu permata, cincin palladium yang ringan adalah cincin yang kamu cari.

Cara Merawat Cincin Platinum

Meski kuat dan tahan lama, cincin tunanganmu juga bisa menjadi kotor atau berkurang kilaunya seiring berlalunya waktu. Nah, untuk menjaga agar cincinmu tetap indah dan berkilau, cincin tunangan platinum tetap harus dirawat dan dibersihkan dengan baik. Jika kamu ingin merawat dan membersihkannya  sendiri, berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti:

  1. Siapkan air hangat dalam wadah
  2. Campurkan sabun ke dalam air. Kamu bisa menggunakan sabun detergen atau sabun pencuci piring
  3. Rendam cincin dalam air hangat selama 5-10 menit, lalu gosok dengan sikat berbulu halus
  4. Setelah bersih, keringkan cincin dengan lap serat mikro yang halus secara perlahan hingga kering
  5. Sebagai alternatif lainnya, kamu bisa membersihkan cincin menggunakan alkohol
  6. Perhatikan apakah cincinmu dihiasi dengan batu permata. Jika ada batu permata di cincinmu, hindari bahan kimia keras seperti pemutih karena bisa memengaruhi kilau yang dimilikinya.

Baca juga: Melamar dengan Cincin Platinum, Mengapa Tidak?

Di mana kamu bisa membeli cincin platinum?

Untuk saat ini, mencari cincin tunangan atau cincin kawin berbahan platinum tergolong cukup sulit karena tidak semua toko perhiasan menjual cincin berbahan platinum. Namun, kamu bisa menemukan beragam jenis cincin tunangan atau cincin kawin berbahan platinum di V&Co Jewellery.

Langsung saja periksa website-nya dan pilih model yang kamu suka. Setelahnya, kamu bisa memilih bahan cincin. V&Co Jewellery menyediakan pilihan bahan mulai dari emas kuning, emas putih, emas rose gold, platinum, palladium, dan silver untuk sebagian besar model cincin yang disediakan. Cincin tunangan platinum pilihanmu juga bisa dikirimkan langsung di mana pun kamu berada selama masih di dalam negeri.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.