Pilihan Berlian untuk Cincin Berlian Solitaire

Salah satu faktor menentukan cincin adalah dari jenis bentuk dan tampilannya secara keseluruhan. Bila menginginkan cincin yang mewah tetapi tidak berlebihan, kamu bisa memakai cincin berlian solitaire. Banyak orang yang mengagumi cincin ini karena tampak anggun saat dipakai di berbagai kesempatan.

Banyak orang yang memakai cincin ini untuk berbagai kesempatan misalnya cincin tunangan hingga cincin kawin. Meskipun sekarang banyak jenis dan model cincin berlian yang kekinian tetapi cincin berlian solitaire sendiri tidak termakan zaman. Siapa sangka malah semakin banyak orang yang senang dengan cincin ini.

Lingkaran berlian yang sempurna akan membuat cincin menjadi klasik dan juga mewah. Nah, jika kamu termasuk orang yang penasaran dan tertarik dengan cincin ini, ada baiknya kamu mengetahui cara tepat untuk memilih cincin berlian solitaire. Pastinya ada banyak faktor yang menentukan pemilihan cincin yang satu ini.

Apa Saja Bentuk Berlian?


Bagaimana Cara Memilih Cincin Berlian Solitaire yang Baik dan Benar?
Ada beberapa jenis bentuk berlian yang bisa kamu pilih sebagai rekomendasi bentuk. Ingat berlian tidak hanya berbentuk bulat saja loh. Setidaknya ada 5 jenis bentuk yang bisa kamu gunakan. Berikut list-nya!

1. Round Diamond
Potongan round diamond merupakan salah satu potongan berlian yang paling umum ditemui. Siapa sangka ternyata potongan berlian ini sudah terkenal sejak tahun 1919. Ada banyak faktor mengapa bentuk ini begitu disukai. Salah satunya adalah potongan berlian yang tampak simple dan bulat. Meski bentuknya sederhana justru perhiasan ini memiliki harga yang lebih tinggi daripada potongan berlian yang lain.

2. Princess diamond
Bentuk berlian untuk cincin berlian solitaire berikutnya cocok untuk kamu yang ingin mempersembahkan cincin tunangan kepada pasangan. Bisa dibilang incin berlian dengan potongan princess ini adalah yang paling tepat. Mengapa demikian? Bentuknya yang seperti persegi akan menimbulkan tampak mewah nan elegan apabila digunakan oleh wanita manapun..

3. Cushion diamond
Bentuk berlian ini ternyata sudah ada sejak 200 tahun lalu. Potongan berlian tipe ini tampak seperti gabungan antara berlian berbentuk kotak dengan berlian lingkaran pada ujungnya sehingga berbentuk seperti bantal. Meskipun sering dibilang model lama tetapi masih banyak orang yang memilih bentuk ini sebagai pemanis di cincin berlian solitaire.

4. Oval diamond
Selain round diamond, oval diamond adalah potongan berlian kedua yang cukup sering ditemukan. Dengan berlian oval ini, jemari akan tampak indah dan berkesan lebih lentik dan panjang. Pastinya tak heran jika bentuk ini sangat disukai oleh perempuan.

5. Heart diamond
Apakah kamu adalah sosok orang yang unik dan ingin memiliki potongan berlian yang tak biasa pada cincin? Mungkin kamu bisa memilih cincin dengan berlian berbentuk hati. Cincin berlian solitaire dengan bentuk hati akan sangat romantis diberikan sebagai hadiah untuk orang terkasih.

Baca juga:  Tips Mendapatkan Cincin Berlian Bersertifikat GIA dengan Harga Bersahabat

Tak hanya yang sudah disebutkan di atas, ternyata ada banyak bentuk cincin berlian solitaire lain yang bisa kamu miliki. Pastinya bentuknya juga mewah dan memberikan kesan elegan. Bentuk berlian lainnya seperti pear diamond, marquise diamond dan radiant diamond.

Apa Saja Pertimbangan Memilih Cincin Berlian Solitaire

Tak hanya bentuk berlian saja yang harus kamu perhatikan, tentunya ada beberapa faktor penting sebagai pertimbangan sebelum memilih cincin berlian solitaire yang tepat. Pertimbangan ini pastinya harus disesuaikan dengan selera dari masing-masing orang.

Pertama adalah dari bahan cincin yang akan kamu pakai. Cincin bisa terbuat dari berbagai pilihan logam seperti emas, palladium, rose gold, silver, atau berbagai jenis logam lainnya. Dalam pemilihan bahan ini, kamu harus berhati-hati. Misalnya kamu memiliki kulit yang sensitif. Maka sebaiknya pilih cincin yang tidak menimbulkan alergi seperti palladium.

Selain memilih perihal logam yang dipakai, cincin juga memiliki beragam spesifikasi, seperti lingkaran tipis atau lingkaran tebal serta bentuk dari cincin itu sendiri. Ada yang simpel dengan lingkaran sempurna atau dengan hiasan lainnya. Sekali lagi itu tergantung dari selera masing-masing.

Jangan lupa untuk memperhatikan kualitas dari logam cincin yang kamu pesan. Misalnya berapa karat emas di dalamnya. Jangan hanya fokus kepada berliannya saja tetapi juga logam yang akan dipakai. Minta kejelasan tentang garansi perhiasan dan tanyakan bagaimana cara merawat dan membersihkan cincin berlian solitaire tersebut.

Nah, tapi ada hal lain yang perlu diperhatikan saat memilih cincin berlian solitaire. Sesuai namanya, cincin ini akan berpusat pada berlian. Maka, pemilihan berlian akan menjadi hal yang paling penting. Kamu perlu mengetahui cara memilih berlian yang baik itu memiliki cara jitu, yaitu dengan 4 C cut, color, clarity, and carat.

Baca juga:  Model Simple yang Menjadi Tren Perhiasan di 2020

Cut atau potongan berlian menurut GIA (Gemological Institute of America) mempunyai beberapa standar potongan berlian yaitu Excellent pada tingkat paling tinggi. Kemudian Very Good, Good, Fair, dan Poor untuk tingkat berikutnya. Jika kamu menginginkan cincin berlian solitaire yang berkualitas tinggi, maka sudah pasti harus memilih berlian dengan potongan Excellent hingga Good.

Berikutnya adalah untuk Color maupun warna. Bila mengacu pada GIA, warna berlian D-F yaitu putih; G-J yaitu hampir tidak memiliki warna; K-M yaitu kekuning-kuningan ; N-R adalah kuning sangat terang; dan S-Z yaitu kuning terang. Pastinya semakin bening warna sebuah berlian, biasanya berlian tersebut akan memiliki harga yang tinggi.

Selain dari warna, clarity atau kejelasan dalam berlian juga merupakan sebuah tolak ukur cacat dalam berlian tersebut. Clarity sendiri juga terbagi dalam beberapa tingkatan yaitu Flawless, Internal Flawless, VVS1, VVS2, VS1, dan VS2. Flawless sampai ke level internal flawless adalah berlian yang tidak memiliki cacat di dalamnya. Jenis berlian dengan tingkat tersebut adalah berlian yang langka untuk ditemukan.

Sementara VVS1 sampai VVS2 adalah berlian yang nyaris tidak memiliki cacat dan untuk melihat kecacatannya perlu menggunakan microscope. Kemudian berlian dengan grade VS1 – VS2 adalah berlian yang untuk melihat kecacatannya perlu menggunakan alat bantu. Berlian dengan clarity VS1 – VS2 memiliki harga yang lebih murah daripada VVS.

Terakhir adalah dari segi carat. Ini adalah tolak ukur dari berat berlian yang terdapat dalam sebuah cincin berlian solitaire. Masih banyak yang mengira bahwa berlian dijual berdasarkan besar atau volumenya, padahal berlian dinilai menurut beratnya. Berlian dengan volume yang besar bukan berarti berlian tersebut memiliki massa yang berat juga.

Baca juga:  Mengenal Berlian Cut untuk Cincin Solitaire

Ternyata ada banyak bukan hal-hal penting sebelum menentukan cincin berlian. Kamu sebaiknya memastikan bahwa berlian yang dipesan sudah lulus standar GIA dan memiliki sertifikat. Meskipun benda tersebut bukan untuk investasi tetapi pastinya masuk ke dalam benda berharga karena harganya mahal.

Melihat begitu banyak keindahan dari cincin berlian solitaire tentu tak heran jika banyak orang yang menjadikan cincin ini sebagai simbol pertunangan maupun untuk pernikahan. Cincin berlian solitaire tidak hanya menampilkan keindahan , tapi juga sangat cocok digunakan dalam berbagai kesempatan.

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on pinterest
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin