Mengenal Lebih Dekat Cincin Nikah Emas 24 Karat

Mengenal Lebih Dekat Cincin Nikah Emas 24 Karat

Pastinya kamu pernah mendengar bahwa cincin terbaik adalah cincin emas 24 karat. Apalagi jika kamu sedang memilih cincin nikah, pastinya memikirkan apa itu cincin nikah emas 24 karat? Maka dari itu, kenali terlebih dulu arti dari 24 karat serta cara memilihnya yang tepat.

Mengenal Arti Kadar Emas

Sebenarnya dalam sebuah perhiasan bahkan emas sekalipun, bukan berarti semuanya terbuat dari emas. Maka, jika kamu melihat cincin nikah emas 24 karat juga bukan berari 100% terbuat dari emas. Contohnya saja emas mengandung 75% kadar emas. Maka sisanya sebesar 25% mengandung bahan lain misalnya nikel dan tembaga.

Maka dari itu, sebagai pembeli kamu wajib mewaspadai tertipu soal kadar emas. Biasanya di toko emas akan memiliki alat khusus mendeteksi dan mengecek kadar emas. Biasanya untuk memakai layanan ini, kamu akan dikenai biaya tertentu.

Jika tidak teliti, maka membeli cincin nikah emas 24 karat tanpa mengecek kadar emasnya bisa membawa kerugian. Bisa jadi mereka mengaku kandungan emasnya 75% tapi ternyata tidak sesuai kenyataan. Di luar negeri seperti di Cina bahkan sudah ada hukuman bila menjual emas tidak sesuai dengan kandungannya.

Cara Menghitung karat Emas

Karat menjadi satuan pengukuran untuk menentukan tingkat kemurnian dari emas tersebut. Seperti yang diungkapkan di atas bahwa pengukuran kemurnian emas akan didapatkan dari presentase emas murni dan campuran logam. Sebagai informasi, fisik emas murni sendiri teksturnya lembek.

Maka, agar emas bisa menjadi sebuah perhiasan ditambahkan penambahan unsur logam. Berbagai logam seperti perak dan tembaga akan membuat emas bisa dipakai sebagai perhiasan sehar-hari. Sifat emas yang lembek inilah justru membuat kemurnian emas bisa dilihat.

Semakin lunak emas maka akan semakin tinggi kemurnian yang terkandung dalam emas. Inilah cara untuk mendapatkan karat di dalam emas. Sementara apakah cincin nikah emas 24 karat dianggap sebagai emas murni? Bisa dibilang begitu.

Jadi untuk mengukurnya dengan membandingkan emas 24 karat. Misalnya seseorang membeli emas 23 karat. Berarti bila dihitung 23/24 x 100% berarti kadarnya sekitar 95,8%. Bila emas dengan 22 karat memiliki berat 15 gram, maka kandungan emasnya bisa dihitung.

Caranya juga membagi dengan 24 karat. 22/24 x 15 = 13,75 karat. Kamu juga tak perlu khawatir jika bingung untuk menghitung kandungan karat ini. Sebab, Indonesia sudah menetapkan standar karat berdasarkan SNI 13-3487-2005. Kadar karat dalam emas bisa dilihat sebagai berikut:

  • 24 Karat berarti memiliki kandungan emas murni sekitar 99,00% s.d. 99,99%
  • 23 Karat memiliki kandungan emas murni 94,80% s.d. 98,89%
  • 22 Karat memiliki kandungan emas murni 90,60% s.d. 94,79%
  • 21 Karat memiliki kandungan emas murni 86,50% s.d. 90,59%
  • 20 Karat memiliki kandungan emas murni 82,30% s.d. 86,49%
  • 19 Karat memiliki kandungan emas murni 78,20% s.d. 82,29%
  • 18 Karat memiliki kandungan emas murni 75,40% s.d. 78,19%
  • 14 Karat memiliki kandungan emas murni 58,3% s.d. 41,7%
  • 10 Karat memiliki ┬ákandungan emas murni 41,7% s.d. 58,3%

Haruskah Membeli Emas 24 Karat untuk Cincin Nikah?

Haruskah Membeli Emas 24 Karat untuk Cincin Nikah?

Setelah memahami perhitungan kandungan emas dalam satuan karat, pastinya kamu bertanya-tanya. Apakah artinya kamu harus membeli cincin nikah emas 24 karat? Apakah artinya semakin tinggi karat emas berarti semakin bagus perhiasan tersebut?

Jawabannya tidak sepenuhnya benar. Kadar tinggi dari karat tersebut bukanlah jaminan emas semakin murni. Perhiasan yang terbuat dari emas murni bila ditambah elemen lain justru akan memiliki efek samping lainnya. Misalnya bila ditambahkan dengan berlian. Maka risiko berlian menghilang semakin tinggi.

Bahkan, tingginya kadar emas bisa memberikan efek buruk bagi perhiasan. Mengapa demikian? Sebab, perhiasan dengan emas murni akan menjadi lunak. Emas tidak cukup kuat untuk menahan elemen lain yang disematkan pada perhiasan. Hal ini akan membuat elemen lain misalnya berlian menjadi berubah bentuk saat terkena panas.

Berapa kadar emas yang cocok untuk perhiasan?


Berbagai ahli perhiasan biasanya merekomendasikan emas dengan kadar 75% alias dengan karat 18 sampai 22 karat. Jadi, kamu dan pasangan jangan hanya tergiur dengan perhiasan yang mahal karena melihat fungsi dan keawetan lainnya.

Kamu juga perlu mengetahui istilah lain dalam perhiasan emas yaitu emas muda dan emas tua. Emas muda dipakai untuk perhiasan yang punya kadar emas di bawah 70%. Sementara emas tua dipakai untuk perhiasan yang punya kadar emas di atas 70%.

Kamu dan pasangan jangan bingung bila di toko perhiasan ada istilah ini. Emas muda akan memakai campuran emas yang lebih sedikit dibandingkan dengan campuran logam lainnya. Sementara emas tua tentu memiliki kandungan emas yang lebih banyak. Untuk membedakannya kamu juga bisa melihat dari segi harga.

Pastinya emas muda akan lebih murah karena kadar emasnya lebih sedikit. Namun jika melihat anjuran dari banyak orang, emas muda memang lebih cocok dijadikan cincin nikah. Tak hanya soal harga saja tetapi soal keawetan dari perhiasan tersebut.

Tips Memilih Cincin Nikah Emas

Bila sudah memahami perhitungan cincin nikah emas 24 karat, saatnya kamu memahami cara memilih cincin yang tepat. Ingat bahwa yang harus diperhatikan bukan hanya soal harga mahal saja. Bisa saja mahal tapi malah tidak cocok dijadikan cincin nikah.

Pertama kenali logam yang akan kamu pakai. Misalnya apakah emas kuning atau emas putih. Perhiasan emas kuning misalnya cocok untuk kamu yang mungkin alergi dan juga malas untuk melakukan perawatan. Namun, bila ingin lebih kekinian kamu bisa memilih emas putih. Hanya saja pastikan soal perawatannya.

Berikutnya adalah model berlian yang akan kamu pakai. Ada berbagai pilihan misalnya prong. Bentuk ini meletakkan berlian di dudukan atau cengkraman cakar logam. Bentuk cincin ini termasuk yang sering dipakai terutama yang memiliki cincin dengan model satu batu berlian dengan ukuran besar.

Model lainnya adalah pave. Bentuk ini membuat berlian kecil ditanam dalam logam. Gaya diamon ini membuat cincin terlihat seolah-olah dari batuan kecil berlian. Ini akan memberikan kesal simple tapi begitu menawan.

Terakhir, kamu harus memastika K2WP dalam berlian. Ini merupakan karat, kemurnian, warna dan potongan. Jadi kamu harus memastikan model dan warna berlian yang akan dipakai sesuai keinginan. Jadi, jangan hanya kandungan dan model cincin saja yang kamu perhatikan.

Bagaimana? Apakah kamu sudah memahami seputar cincin nikah emas 24 karat? Bila kamu masih kebingungan seputar pembuatan cincin nikah, kamu bisa berkonsultasi dengan Jewellery Consultant V&Co

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.