Rekomendasi Model Cincin Simpel dan Tetap Elegan

Rekomendasi Model Cincin Simpel dan Tetap Elegan

Ada banyak faktor penting ketika kamu membuat cincin. Salah satunya adalah modelnya. Tentu ada orang yang suka dengan model mewah dan banyak ukiran misalnya. Namun, adapula yang senang memakai model cincin simple. Jika kamu termasuk orang yang simpel, ada sederet model cincin yang sederhana namun tetap elegan.

Cincin model polos sangat cocok bagi kamu yang tak mau ribet. Biasanya toko perhiasan akan memberikan pilihan tertentu mengenai model cincin yang akan kamu pilih. Bila tak mau repot biasanya banyak pasangan yang memilih cincin polos tanpa ada tambahan aksen atau ukiran.

Selain itu, pemilihan cincin nikah emas polos juga cocok bagi kamu yang ingin menunjukkan model cincin sederhana. Biasanya modelnya hanya melingkar biasa. Beberapa orang mungkin menambahkan sedikit ukiran di bagian depan untuk mempercantik.

Kelebihan lainnya adalah dari segi harga. Biasanya toko perhiasan akan memiliki model umum yang tak membutuhkan proses tambahan untuk membuatnya. Tentu hal ini akan jauh lebih murah ketimbang kamu membeli cincin dengan model sendiri. Harga akan ditentukan dari model yang kamu pilih.

Apa pengaruh desain terhadap harga cincin?

Pastinya model cincin yang memiliki banyak aksen akan jauh lebih mahal ketimbang yang polos. Maka kamu lebih baik menyesuaikan dulu budgetnya. Jika memang kamu punya banyak budget, tak masalah jika kamu memberikan permintaan khusus terhadap model cincin. Semakin tinggi tingkat kesulitan model cincin yang diinginkan pastinya akan semakin tinggi harga jualnya. Begitu pula dengan modelnya. Semakin indah akan semakin mahal. Jika ingin mendapatkan cincin dengan harga terjangkau, kamu bisa membeli model cincin yang memang sudah disiapkan oleh toko perhiasan tersebut.

Selain itu, ada faktor lain yang berpngaruh terhadap harga. Karat merupakan satuan yang dipakai untuk menghitung jumlah kandungan emas di dalam cincin. Ada berbagai varian pilihan karat mulai dari 18 karat sampai 24 karat. Pastinya semakin tinggi karatnya berarti akan semakin banyak kandungan emas di dalam cincin. Harganya tentu akan ikut mahal. Cincin 24 karat sendiri disebut dengan cincin dengan kadar emas murni. Meski emas murni, cincin tersebut sebenarnya harus dibuat dengan hati-hati. Bentuk fisik emas pada dasarnya lunak maka dari itu emas akan berisiko tergores jika kandungannya cukup besar dalam sebuah perhiasan.

Tak selamanya cincin juga dibuat dari emas kuning. Faktor yang menentukan berapa harga cincin kawin adalah bahan yang akan dipakai. Saat ini ada banyak jenis bahan yang kerap dipakai. Mulai dari emas putih, palladium, platinum hingga yang sedang kekinian rose gold. Tentu saja setiap bahan punya kelebihan dan kekurangan serta harga yang berbeda. Misalnya saja ketika kamu membeli cincin dengan bahan emas putih. Cincin ini dari luar akan tampak seperti silver padahal di balik warna silver tersebut ada warna emas kuning.

Lapisan putih pada cincin tersebut biasanya menggunakan bahan titanium. Penambahan lapisan tersebut akhirnya membuat cincin menjadi mahal. Penentuan bahan tak hanya dari segi keindahan atau selera, kamu juga harus melihat ajaran agama dan budaya tertentu. Misalnya pria muslim yang tidak diperkenankan memakai cincin dengan bahan emas.

Rekomendasi Model Cincin Simpel

Jika kamu berminat untuk membeli model cincin simpel, kamu bisa memakai desain berikut ini. Meski simpel, desain cincin ini tetap menimbulkan kesan elegan dan mewah. Seperti apa contoh model cincin tersebut? Ini dia daftarnya.

  • Model Solitaire
Rekomendasi Model Cincin Simpel dan Tetap Elegan

Cincin model solitaire merupakan yang paling sering dipilih sebagai model cincin tunangan maupun cincin nikah. Bentuknya sederhana, di mana lingkar cincin biasanya polos dengan menonjolkan keindahan dan kilau berlian yang menjadi pusat cincin. Cincin ini meski sangat simpel dan sederhana, tetapi tetap terkesan anggun dan manis saat dikenakan.

Cincin model ini sangat cocok dipadukan dengan gaun yang sederhana. Kamu juga bisa menambahkan aksen misalnya sulur atau ukiran daun. Dengan demikian kamu bisa tetap memberikan kesan simpel dan juga elegan.

  • Model Three Stone

Pada model three stone, terdapat tiga buah batu permata. Satu yang berukuran lebih besar berada di bagian tengah, dan dua berlian lain berukuran lebih kecil berada di sisi kiri dan kanan. Harga dan desain untuk model cincin ini bisa bervariasi, tergantung dari seberapa besar dan kecil ukuran berlian yang digunakan.

Jika kamu ingin membeli cincin simpel dengan model ini, gunakanlah ukuran berlian yang tidak terlalu besar dan mencolok. Dijamin cincin tunanganmu akan tetap terlihat sederhana meski berhiaskan tiga berlian.

  • Model Halo

Cincin model Halo biasanya ditandai dengan berlian kecil-kecil yang mengitari berlian utama di bagian tengah. Model cincin Halo ini juga semakin populer karena desainnya yang elegan, meski tetap terlihat sederhana dan manis di tangan. Kamu juga bisa memberikan aksen seperti ukiran untuk mempercantik cincin.

  • Model Chanel

Cincin model chanel biasanya ditandai dengan adanya bagian pengait yang menjadi penopang batu permata pada cincin. Cincin tunangan dengan model ini dikenal lebih kuat karena pengait yang ada dapat menahan batu permata dengan kuat sehingga cocok dikenakan oleh orang yang aktif dan memiliki banyak aktivitas fisik. Cincin model ini sangat cocok untuk jika kamu ingin menggunakan batu permata berukuran agak besar.

Selain itu, batu permata yang ada di tengah akan terlihat sangat jelas dan elegan. Batu permata yang dipasang memang sengaja didesain sebagai pusat perhatian untuk cincin dengan model ini. Meski batu permata yang digunakan agak besar, cincin simpel ini tetap terlihat manis dan sederhana. Pastikan agar menggunakan cincin yang berbahan dasar kuat seperti platinum atau palladium agar pengait pada cincin tidak mudah patah atau bengkok.

  • Model Pave
Rekomendasi Model Cincin Simpel dan Tetap Elegan

Cincin dengan model Pave sebenarnya mirip dengan model cincin Solitaire, yakni sama-sama mengutamakan tampilan berlian atau batu permata yang ada di tengah-tengah cincin tunangan. Yang membedakan, pada model Pave, batu permata berukuran kecil dan terdapat juga pada bagian badan cincin, biasanya mengitari hingga setengah cincin.

Adanya berlian berukuran kecil yang mengitari bagian badan cincin akan membuat cincin dengan model ini terlihat semakin berkilauan. Meski fokus utama cincin tetap pada berlian utama di bagian tengah, berlian kecil di pinggirnya akan menambahkan kesan elegan. Jika kamu ingin tetap membuat tampilan cincin tunangan sederhana, sebaiknya pilih ukuran badan cincin dan ukuran batu permata yang lebih kecil, sehingga tidak akan menimbulkan kesan yang terlalu ramai.

Ternyata cincin simpel juga tetap elegan dan tampak mewah. Asalkan, kamu bisa memilih model yang tepat dan sesuai kepribadian. Jangan lupa untuk memilih aksen atau berlian yang berkualitas sehingga kamu tetap mendapatkan cincin yang terbaik. Tak masalah model simpel bukan?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.